UEFA Bakal Rubah Sistem Gol Tandang UCL dan UEL Musim Depan

BabakTambahan – Publik sepak bola dunia boleh bernapas lega pada musim depan. Terutama mereka selaku penikmat Liga Champions dan Liga Europa. Pasalnya UEFA telah memiliki rencana untuk merubah sistem gol tandang sejak babak 16 besar.

Menurut laporan Goal, UEFA telah lama mengidamkan rencana perubahan ini. Akan tetapi hal tersebut masih terhalang oleh beberapa faktor, salah satunya pandemi COVID-19.

Sidang keputusan UEFA akan digelar pada Jumat (16/04/2021) waktu setempat. Nantinya mereka akan membahas potensi dan prospek ke depannya selang beberapa musim. Ada kabar bahwa gol kemenangan akan terhitung selama 90 menit waktu normal.

Dan itu artinya kesempatan bagi tim yang tertinggal angka bisa membalikkan keadaan atau mungkin semakin tampil ganas demi mendapatkan posisi di babak berikutnya.

Disetujui Oleh Sejumlah Pihak

The Sun pun juga mengabarkan bahwa rencana UEFA telah disetujui oleh sejumlah pihak mulai dari beberapa klub papan atas Eropa hingga jajaran direksi sepak bola profesional.

Telah terdengar kabar bahwa belakangan ini, Pimpinan Eksekutif Manchester City, Ferran Soriano dan Wakil Pimpinan Eksekutif Manchester United, Ed Woodward bersedia untuk mengesahkan proposal perubahan sistem gol tandang di pentas UCL dan UEL musim 2021-2022.

Nantinya FIFA pun angkat bicara tentang perubahan tersebut seraya melakukan pengamatan dalam beberapa pertandingan besar. Jika pun efeknya bagus bagi semua peserta, maka hal itu akan tetap berjalan.

Banyak Makan Korban

Perlu diketahui, aturan gol tandang yang berlaku sejak musim 1966 silam telah banyak memakan korban. Dimana beberapa tim yang dipastikan lolos ke fase berikutnya, mereka kehilangan kesempatan untuk maju. Padahal secara statistik, mereka memenangkan laga.

Namun semua itu telah dihitung dari gol tandang berdasarkan leg pertama. Dulunya sempat ada regulasi bahwa kedua tim wajib bermain di stadion netral. Karenanya kondisi tersebut sangat tidak memungkinkan mereka untuk berbuat banyak dalam suatu laga.

Ada pun korban lain yang tak pernah Anda lupakan di musim ini. Dimana Juventus harus tersingkir dari UEFA Liga Champions atas Porto. Pada leg pertama, Bianconeri kalah 1 – 2. Namun leg kedua, Si Nyonya Tua menang 3 – 2. Akan tetapi, mereka gagal melaju ke babak 8 besar lantaran kalah produktivitas gol.