Toni Kroos Tahan Rasa Sakit Demi Real Madrid

BabakTambahan – Sebuah kabar mengejutkan dilontarkan oleh Playmaker Real Madrid, Toni Kroos. Dimana pemain asal Jerman itu rela menahan rasa sakit selama lebih dari 6 bulan hanya untuk memberikan yang terbaik terhadap timnya.

Terlihat bahwa Toni Kroos jarang turun sejak awal musim 2021-2022. Itu karena pemain 31 tahun tersebut harus menjalani masa operasi lantaran cedera parah di pahanya.

Namun baru – baru ini Toni Kroos kembali muncul di camp latihan Real Madrid. Ia mulai menikmati porsi latihan walau sejatinya belum dinyatakan pulih untuk kembali merumput.

Seperti yang diungkapkan Goal International, eks pemain Bayern Munchen itu tampak kesakitan sejak menjalani musim lalu. Namun Ia tetap berjuang untuk kemajuan tim.

Sakit Bukan Alasan

Menurut Toni Kroos, Ia tak ingin membebani timnya dengan memasukkan pemain muda. Terbukti bahwa Ia meminta sang pelatih untuk tetap diturunkan lantaran rasa sakit yang dialaminya bukan alasan untuk menepi.

“Sebenarnya saya menahan rasa sakit itu lebih dari 5 bulan. Jadi bermain dengan kondisi yang kurang meyakinkan sangat tidak wajar. Namun saya bangga bisa melewatinya,” ungkap Kroos.

“Musim lalu boleh jadi penutup bagi saya. Sebab laga terakhir saya sebelum masuk meja operasi adalah membela Timnas Jerman di pentas Euro. Akan tetapi cedera tersebut telah menjadi saksi bahwa saya harus segera kembali merumput,” tambahnya.

Butuh Waktu Istirahat

Toni Kroos menambahkan kalau timnya tengah menjalani laga berat di musim ini. Sebab pentas La Liga dan Liga Champions masih terlalu dini. Ia berharap agar semuanya kembali normal sebelum paruh musim.

“Bukan kebohongan publik jika saya memang butuh waktu istirahat. Akan tetapi saya mampu melawan rasa itu sejak Maret lalu. Dan saya pun tak kan tahu jika tidak memaksakan diri untuk tampil secara reguler,” tegas Kroos.

“Beberapa bulan lalu saya merasa cedera ini akan segera pulih. Namun kenyataannya tidak, walau begitu saya akan tetap berjuang untuk melewati masa – masa ini demi menstabilkan kekuatan tim,” tutupnya.