Raih Sextuple, Bayern Munchen Cetak Rekor Baru Sepanjang Sejarah

BabakTambahan – Bayern Munchen sukses mencetak rekor baru dalam sejarah klub. Dimana Die Roten telah mengemas Sextuple di musim 2020-2021.

Kesuksesan Bayern Munchen tersebut berawal dari laga Final Club World Cup kontra Tigres UANL, Jumat (12/02/2021) dini hari WIB. Pasukan Hans-Dieter Flick menang dengan skor tipis 1 – 0.

Sejatinya, kompetisi tersebut dijadwalkan sebelum awal tahun 2021. Akan tetapi, berbagai agenda pertandingan mengalami perubahan lantaran epidemi COVID-19. Hal itu membuat pentas Piala Dunia Antarklub tertunda.

Pada pertandingan itu, Bayern Munchen langsung tampil menekan dan mengurung UANL di areanya sendiri. Tercatat bahwa mereka telah melepaskan 17 kali tendangan yang 8 di antaranya mengenai sasaran.

Aksi impresif kiper UANL, Nahule Guzman memaksa babak pertama berjalan tanpa gol. Namun di babak kedua, Die Roten telah menemukan titik lemah di barisan belakang lawan. Memanfaatkan keadaan, Benjamin Pavard sukses membuat gol kemenangan di menit ke-58.

Bukan yang Pertama

Bayern Munchen bukan tim pertama yang sukses menyabet Sextuple atau 6 gelar secara berturut – turut dalam satu musim.

Pada tahun 2009, Barcelona merupakan tim Eropa pertama yang mampu memenangkan 6 trofi sekaligus dalam satu tahun. El Barca meraih gelar tersebut saat dilatih Pep Guardiola. Sesuai data yang ada, 6 gelar yang mereka raih antara lain La Liga Santander, UEFA Champions League, Supercopa de Espana, Copa del Rey, Club World Cup dan UEFA Super Cup.

Namun kini, Die Roten tak kan bisa menambah trofi ketujuhnya. Sebab mereka tumbang di tangan Holstein Kiel di pentas DBF Pokal.

Tren Positif Hans-Dieter Flick

Saat menggantikan Niko Kovac di kursi kepelatihan Bayern Munchen. Hans-Dieter Flick telah menjadikan trofi Club World Cup sebagai gelar keenamnya.

Squawka menyebut bahwa Hansi Flick telah mencatatkan tren positif yang sangat baik. Dimana sebelumnya, Ia hanya mampu meraih maksimal 5 gelar sebelum menukangi Die Roten.

Laporan tersebut juga memberitakan, kemungkinan besar pelatih asal Jerman itu akan terus mendapatkan sejumlah prestasi membanggakan. Sebab Ia memiliki komposisi pemain yang kuat di semua lini.