Andriy Shevchenko Ingin Jadi Pelatih AC Milan

Mantan striker andalan AC Milan, Andriy Shevchenko (42 tahun), menyimpan hasrat untuk menangani Rossoneri pada masa mendatang.

Setelah pensiun sebagai pemain pada 2012, Shevchenko kemudian menjajal karier sebagai pelatih. Saat ini, dia sedang menangani tim nasional Ukraina.

Kini, ia mengaku tertarik untuk melatih mantan klubnya tersebut, seperti yang telah dilakukan sejumlah eks rekan setimnya, yakni Clarence Seedorf, Filippo Inzaghi, dan Gennaro Gattuso.

“Milan adalah klub yang sudah menjadi bagian dari hidup saya. Meski demikian, saya kini sedang sibuk dengan timnas Ukraina, dan Gattuso juga sudah melakukan tugasnya (di AC Milan) dengan baik,” ujar Shevchenko kepada DAZN.

“Namun, tentunya saya ingin melatih Milan pada suatu hari nanti karena saya sangat erat dengan mereka, dengan para fans, dan para rekan setim. Mungkin, nanti ada masanya saya melatih Milan,” tutur dia.

Saat masih menjadi pemain AC Milan, Shevchenko tergolong sukses karena sanggup mempersembahkan berbagai prestasi bergengsi.

Ia mampu menyumbangkan 175 gol dari 322 pertandingan di berbagai kompetisi, serta berkontribusi meraih sejumlah gelar juara, di antara Liga Italia dan Liga Champions.

Sementara itu, pelatih AC Milan saat ini, Gattuso, sedang dalam posisi yang kurang meyakinkan. Rossoneri kini berada di posisi kelima dan terancam gagal ikut Liga Champions musim depan.

Mereka harus bekerja keras merebut posisi ke-4 klasemen Liga Italia dari Atalanta untuk dapat mengikuti kualifikasi Liga Champions.

AC Milan masih memiliki peluang tersebut dengan memaksimalkan tiga pertandingan yang tersisa di kancah domestik.

Lampard Cocok Gantikan Sarri di Chelsea

Kesuksesan Frank Lampard mengantarkan Derby County ke zona play off Liga Championship – kasta kedua Liga Inggris – membuat ia diisukan akan menggantikan era kepemimpinan Maurizio Sarri di Chelsea.

Dalam debutnya sebagai pelatih, Lampard mampu membawa Derby County ke posisi keenam Liga Championship dan berhak mengikuti pertandingan play off untuk lolos ke English Premier League (EPL) – kasta tertinggi Liga Inggris – musim depan.

Mantan bek Chelsea, Mario Melchiot, percaya bahwa Lampard adalah sosok yang sempurna untuk menjadi pelatih The Blues selanjutnya.

“Jika Anda ingin membuat identitas untuk tim Anda, Anda harus selalu berpikir tentang orang-orang yang telah klub dari dalam hingga luar,” tegas Melchiot, seperti yang dilansir TalkSport (6/5/2019).

Komentar Melchiot tersebut merujuk ke Lampard yang telah 14 tahun memperkuat Chelsea.

“Ini tidak akan mengejutkan bagi saya jika mereka (Chelsea) melihat Frank (Lampard). Bagi saya, itu akan menjadi pilihan yang normal.”

“Saya pikir akan bagus untuk memiliki pelatih yang mengenal klub,” tambah pemain yang pernah memperkuat Chelsea pada 1999-2004 tersebut.

Lampard masih bisa membawa Derby County ke EPL musim depan. Dalam pertandingan play off, tim asuhannya akan berduel dengan Leeds United.

Jika menang, Derby County akan melawan pemenang antara Aston Villa dan West Brommich Albion untuk merebutkan satu tiket ke EPL.

Keluar dari Rumah Sakit, Casillas Ucapkan Terima Kasih

Kiper FC Porto Iker Casillas telah keluar rumah sakit pada Senin (6/5/2019), setelah mendapat serangan jantung saat berlatih pekan lalu.

Pemain Spanyol berusia 37 tahun itu berterima kasih kepada tim medis di rumah sakit itu di Porto, Portugal, selain kepada ribuan orang yang mendoakannya.

“Saya harus berterima kasih karena saya beruntung sekali. Saya mengucapkan terima kasih kepada banyak orang, mereka telah membuat saya merasa dicintai,” kata Casillas seperti dilaporkan Reuters.

Casillas yang bermain 725 kali untuk Real Madrid dengan menjuarai tiga trofi Liga Champions dan lima juara La Liga selain Piala Dunia bersama Spanyol pada 2010, bergabung dengan Porto pada 2015.

Sang kiper tidak yakin bisa meneruskan karier sepak bolanya.

“Saya harus menunggu beberapa pekan atau bulan, sejujurnya saya tak peduli (berapa lama),” ujar Casillas.

“Saya tak tahu apa yang akan terjadi nanti tetapi yang paling penting adalah berada di sini dan bisa berbicara tenang,” tutur Casillas.

Jadwal Siaran Langsung Liga Spanyol, Real Madrid Vs Barcelona Lagi

Real Madrid akan kembali menjamu Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu pada laga pekan ke-26 Liga Spanyol, Sabtu (02/03/2019). Laga ini akan disiarkan langsung oleh SCTV dan beIN Sports 2, Minggu (03/03/2019) dini hari pukul 02.45 WIB.

Dua hari lalu, kedua tim baru saja bertemu pada ajang Copa del Rey di tempat yang sama. Pada laga itu, Real Madrid dipermalukan Barcelona 0-3 sehingga gagal melangkah ke partai final. Untuk diketahui, laga nanti akan menjadi pertemuan keempat kedua tim musim ini.

Selain dua leg semifinal Copa del Rey, kedua tim sudah bertemu pada paruh pertama Liga Spanyol musim ini.
Pertemuan pertama kedua tim ini terjadi pada pekan ke-10 Liga Spanyol, akhir Oktober 2018 lalu. Real Madrid tentunya masih ingat dengan laga itu karena kalah dengan skor mencolok 1-5.

Tidak hanya itu, laga itu juga menjadi akhir masa jabatan pelatih Julen Lopetegui. Kini, di bawah asuhan Santiago Solari Real Madrid kembali menunjukkan inkonsistensi. Sebelum kalah 0-3 dari Barcelona, Real Madrid tertatih-tatih pada dua laga terakhir di Liga Spanyol. Setelah kalah 1-2 dari Girona, Real Madrid butuh dua penalti untuk bisa mengalahkan Levante 2-1.

Kemenangan wajib diraih Real Madrid untuk memperbaiki mental tanding dan juga menjaga peluang juara Liga Spanyol musim ini. Saat ini, Real Madrid berada di peringkat ketiga klasemen dengan koleksi 48 poin atau tertinggal sembilan angka dari Barcelona di puncak klasemen.

Cagliari Vs Inter Milan, Nerazzurri Gagal Raih Poin

I Nerazzurri alami hasil tidak memuaskan pada pekan ke-26 Liga Italia antara Cagliari vs Inter Milan di Stadion Sardegna Arena, Jumat (1/3/2019) atau Sabtu dini hari WIB. Inter Milan gagal membawa pulang tripoin seusai takluk di tangan Cagliari dengan skor 1-2. Gol Cagliari datang dari Luca Cepitelli dan Leonardo Pavoletti 43, sedangkan Inter membalas sekali via Lautaro Martinez.

Hasil ini membuat pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti, mengakui bahwa timnya bermain sangat buruk.

“Inter sangat mengerikan pada babak pertama. Kami kesulitan dalam mengambil keputusan, kami ragu-ragu, menggerakkan bola dengan lambat, tidak siap mengejar di mana bola jatuh, tidak memenangi banyak duel individu,” kata Luciano Spalleti dilansir dari Football Italia. Dari segi serangan, sebenarnya Inter lebih unggul dengan melepaskan 24 tembakan, sedangkan Cagliari 14. Nerazzurri juga mendominasi aliran bola dengan ball possession sebesar 60 persen.

Namun, gawang mereka justru lebih dulu bobol ketika pertandingan berjalan 31 menit. Gol pembuka tim tuan rumah lahir lewat tandukan Luca Ceppitelli dari hasil umpan tendangan bebas Luca Cigarini. Tertinggal satu gol, Inter langsung merespons. Hanya tujuh menit setelah kebobolan, tim tamu membalas melalui sontekan Lautaro Martinez yang memanfaatkan umpan silang Radja Nainggolan.

Jelang turun minum, tepatnya pada menit ke-43, gawang Inter malah jebol lagi. Gol Cagliari kali ini datang dari sontekan Leonardo Pavoletti. Skor 2-1 bertahan sampai wasit menyudahi babak pertama. Selesai rehat, beberapa peluang didapat Inter untuk memperoleh gol penyama kedudukan, tetapi semuanya nihil hasil.

Tembakan jarak dekat Matteo Politano pada menit ke-56 gagal berbuah gol karena penyelamatan gemilang kiper Alessio Cragno. Alih-alih Inter menyamakan kedudukan, justru Cagliari mendapatkan penalti pada menit ke-90 akibat pelanggaran Milan Skriniar terhadap Kiril Despodov.

Peluang tersebut gagak dikonversi menjadi gol oleh Nicolo Barella selaku eksekutor. Tendangannya melayang di atas mistar. Tak ada gol tambahan sampai terdengar bunyi panjang peluit wasit. Hasil ini membuat Inter gagal merentangkan jarak dengan AC Milan. Skuat asuhan Luciano Spalletti menempati peringkat ketiga dengan koleksi 47 poin, unggul dua angka atas sang tetangga.

Sementara itu, Cagliari menduduki tangga ke-14 dengan 27 poin. (Ade Jayadireja)

Cagliari 2-1 Inter Milan (Luca Cepitelli 31′, Leonardo Pavoletti 43′; Lautaro Martinez 38′)

Cagliari: 28-Alessio Cragno, 33-Darijo Srna, 23-Luca Ceppitelli, 19-Fabio Pisacane, 3-Luca Pellegrini, 24-Pancazrio Farago, 8-Luca Cigarini (6-Filip Bradaric 70′), 21-Arturo Ionita, 18-Nicolo Barella, 10-Joao Pedro (32-Kiril Despodov 81′), 30-Leonardo Pavoletti

Pelatih: Rolando Maran

Inter Milan: 1-Samir Handanovic, 33-Massimo D’Ambrosio,6-Stefan De Vrij, 37-Milan Skriniar, 18-Kwadwo Asamoah (87-Antonio Candreva 83′), 8-Matias Vecino (20-Borja Valero 68′), 77-Marcelo Brozovic (13-Andrea Ranocchia 87′), 16-Matteo Politano, 14-Radja Nainggolan, 10-Lautaro Martinez

Pelatih: Luciano Spalletti.

Man United Vs Liverpool, Berbatov Sebut Laga Akan Berjalan Ketat

Mantan pesepak bola Bulgaria, Dimitar Berbatov, memprediksi laga Liga Inggris antara Manchester United dan Liverpool akan berjalan dengan ketat. Manchester United bakal kedatangan tamu Liverpool di Stadion Old Trafford, Minggu (24/2/2019) pukul 21.05 malam dalam laga pekan ke-27 Liga Inggris.

Menjelang laga tersebut, mantan striker Tottenham Hotspur dan Manchester United, Berbatov, mencoba memberikan prakiraan mengenai jalannya pertandingan. Menurut Berbatov, Paul Pogba bisa menjadi pembeda dalam permainan Manchester United.

“Saya menduga duel ini akan menjadi laga yang ketat, seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya,” ucap Berbatov, dilansir BolaSport.com dari situs web Manchester Evening News.

“Manchester United saat ini tengah memiliki kepercayaan diri dengan Paul Pogba yang berada di puncak kekuatannya.

“Saya pikir, Man United bisa mengatasi Liverpool dan membuat perebutan gelar menjadi semakin terbuka,” ujar Berbatov melanjutkan. Pria berusia 38 tahun tersebut juga menyatakan, Liverpool baru saja menghadapi perlawanan sulit menghadapi Bayern Muenchen dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Selasa (19/2/2019).

Menurut Berbatov, Man United memiliki kans lebih besar untuk menyulitkan The Reds. Man United memang tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir di Liga Inggris.

Delapan laga di antaranya berhasil Setan Merah akhiri dengan kemenangan. Sementara itu, satu kekalahan menghadapi Manchester City (1-2) dan dua hasil imbang 1-1 melawan Leicester City dan West Ham United menghiasi sembilan laga teraktual Liverpool di Premier League.

Vietnam Vs Indonesia, Gol Luthfi Bawa Garuda Muda ke Final

Luthfi Kamal menjadi pahlawan Timnas U-22 Indonesia. Dia memenangkan timnya pada laga semifinal Piala AFF U-22 2019 melawan Vietnam i Stadion National, Minggu (24/2/2019).

Pertandingan ini dimenangkan Indonesia dengan skor akhir 1-0. Gol kemenangan Indonesia ini dicetak oleh Luthfi Kamal pada menit ke-70. Dengan kemenangan ini, Indonesia berhak melaju ke babak final Piala AFF U-22 2019. Pasukan Indra Sjafri bertemu Thailand atau Kamboja.

Pada babak pertama laga ini, Marinus Wanewar yang dipercaya sebagai ujung tombak timnas U-22 Indonesia belum bisa membobol gawang Vietnam. Apalagi dengan adanya lima bek di barisan pertahanan Vietnam membuat serangan Indonesia belum berhasil memecah kebuntuan. Pada menit ke-19, Vietnam hampir saja menjebol gawang Indonesia kalau saja tandukan dari Tran Duc Nam tidak melambung.

Pada menit ke-23, Vietnam kembali membahayakan barisan belakang Indonesia lewat sundulan Tran Duc Nam yang masih bisa diamankan Awan Setho. Ditekan Vietnam, Indonesia berusaha melakukan serangan balik namun selalu gagal. Indonesia memperoleh peluang emas pada menit ke-34, lewat tendangan bebas dari Bagas Adi, tetapi masih bisa diamankan kiper Phan Van Bieu. Timnas U-22 Indonesia mulai menemukan irama permainan pada menit ke-35.

Osvaldo Haay melakukan tendangan keras dari luar kotak penalti, sayang masih bisa digagalkan kiper Vietnam. Pada menit ke-37, kapten Indonesia, Bagas Adi mendapatkan kartu kuning setelah melanggar keras Nguyen Huu Thang. Memasuki menit ke-40, kedua tim saling melakukan jual beli serangan, tetapi tidak ada gol yang tercipta sampai wasit meniupkan peluit akhir babak pertama.

Pada awal babak kedua, Indonesia mendapatkan peluang melalui sundulan Marinus yang memanfaatkan umpan dari Witan. Namun, sundulan itu masih bisa diantisipasi oleh kiper Vietnam.

Menit ke-70, Luthfi Kamal berhasil membobol gawang Vietnam melalui eksekusi tendangan bebas yang gagal diantisipasi oleh kiper. Setelah tertinggal, Vietnam mulai melakukan serangan sporadis namun belum bisa membobol gawang yang dijaga oleh Awan Setho.

Sempat terjadi kemelut di depan gawang timnas Indonesia, namun Vietnam gagal memanfaatkan kesempatan tersebut sehingga kedudukan tetap 1-0. Saat laga tersisa 10 menit, Vietnam terus menggempur pertahanan Indonesia. Namun usaha mereka tak membuahkan hasil sehingga Indonesia menang 1-0.

Susunan Pemain:

Timnas U-22 Indonesia (4-3-3): Awan Setho; Asnawi Mangkualam Bahar, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho (C), Firza Andika; M Luthfi Kamal Baharsyah, Sani Rizki Fauzi, Gian Zola Nasrullah; Osvaldo Haay, Marinus Wanewar, Witan Sulaeman

Pelatih: Indra Sjafri

Timnas U-22 Vietnam (5-4-1): Phan Van Bieu; Nguyen Van Dat, Nguyen Hoang Duy, Nguyen Hung Thien Duc, Dung Quang Nho, Nguyen Van Hanh; Tran Thanh Son (C), Nguyen Huu Thang, Phan Thanh Hau, Le Van Xuan; Tran Duc Nam

Pelatih: Nguyen Quoc Tuan

AC Milan Vs Empoli, Rossoneri Pesta 3 Gol di San Siro

AC Milan sukses mengandaskan Empoli 3-0 pada laga pekan ke-25 Liga Italia di Stadion San Siro, Jumat (22/2/2019) atau Sabtu dini hari WIB. Tiga gol kemenangan AC Milan tercatat atas nama Krzysztof Piatek (49′), Franck Kessie (51′), dan Samu Castillejo (67′).

Kemenangan ini membuat AC Milan dipastikan tetap berada di peringkat keempat klasemen atau zona akhir Liga Champions hingga seluruh tim memainkan laga pekan ke-25.

AC Milan dengan koleksi 45 poin kini unggul empat angka dari AS Roma di peringkat kelima dan tertinggal satu angka dari Inter Milan di urutan ketiga. Sementara itu, Empoli tetap berada di peringkat ke-17 klasemen dengan koleksi 21 poin.

Pada laga ini, Empoli sebenarnya mampu menahan dominasi AC Milan di babak pertama. Hanya punya persentase 40 persen penguasaan bola, Empoli mampu menahan imbang AC Milan tanpa gol.

Berlanjut ke babak kedua, gol cepat AC Milan pada menit ke-49 mengubah segalanya. Pesta gol AC Milan dibuka oleh Krzysztof Piatek yang memanfaatkan umpan silang Hakan Calhanoglu.

Gol ini membuat Piatek menyamai rekor legenda AC Milan, Oliver Bierhoff, yang selalu mencetak gol di empat laga pertama Liga Italia.

Dua menit berselang, AC Milan kembali mencetak gol kali ini lewat gol Franck Kessie. Melalui skema yang hampir mirip dari gol pertama, Kessie menyelesaikan umpan Castllejo dengan mencungkil bola melewati kepala kiper Bartlomiej Dragowski. Pesta gol AC Milan ditutup oleh Castillejo pada menit ke-67. Kemenangan ini membuat AC Milan terus mempertahankan tren positif tidak terkalahkan menjadi tujuh laga beruntun di semua kompetisi. Hebatnya, tiga laga terakhir AC Milan berakhir dengan kemenangan dengan catatan hanya sekali kebobolan.

Real Madrid Pernah Nyaris Menggaet Henry dan Messi

Mantan presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz, mengklaim klub raksasa Liga Spanyol tersebut nyaris menggaet Lionel Messi dan Thierry Henry. Namun, transfer tak terealisasi karena pada menit terakhir tidak ada kata sepakat. Sanz mengungkapkan hal tersebut ketika berbicara dalam program televisi Portugal, Idolos.

Diakuinya, agen Messi saat itu, Horacio Gaggioli, yang sekarang menjadi perwakilan Marco Asensio, merupakan orang pertama yang membawa bintang asal Argentina tersebut yang menyatakan Real Madrid merupakan pilihannya. Namun pada akhirnya, Barcelona yang mendapatkan tanda tangan Messi.

“Perwakilan Asensio saat ini merupakan orang yang membawa Messi ke Spanyol. Orangtua (Messi) mengatakan kepadanya bahwa dia harus ke Spanyol tetapi dia tidak tahu apakah ke Madrid atau Barcelona. Mereka mengatakan kepadanya agar membawa dia ke mana saja, tetapi pada akhirnya dia pergi ke Barcelona,” ujar Sanz.

Ternyata Messi kini sudah menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Si mungil dengan julukan La Pulga ini pun termasuk “pembunuh” Madrid karena dia sudah mencetak 26 gol dalam laga bertajuk el clasico yang mempertemukan dua rival abadi tersebut.

Sanz juga mengklaim nyaris mendatangkan Henry sebelum sang pemain bergabung dengan Arsenal. Namun, orangtua Henry begitu takut kepada presiden Monako saat itu sehingga mereka tak mengizinkan Henry pergi.

“Henry bermain di Monako, kami meyakinkan dia untuk bergabung dengan kami dan dia menandatangani kontrak,” ujar Sanz.

“Ketika kami membawanya ke pesawat untuk datang ke Madrid, ayahnya tiba dan mengatakan bahwa dia (Henry) tak bisa pergi dan dia pun mengakui takut kepada presiden Monako. Saya mengatakan akan mengatasinya, tetapi dia menegaskan menolak hal tersebut.” Tak lama setelah itu, Henry pindah ke Arsenal dan memenangi dua gelar Liga Inggris, dua Piala FA dan menjadi top skor sepanjang masa di klub London tersebut dengan torehan 228 gol.

Dari Arsenal, Henry pindah ke Barcelona dan membantu klub Catalunya itu meraih gelar Liga Champions bersama Messi pada 2009.

Chelsea Vs Malmo, Ujian Berat Konsistensi The Blue

London – Chelsea punya tugas berat dalam laga melawan Malmo FF dalam leg kedua babak 32 besar Liga Europa dinihari WIB nanti. Meski punya modal bagus dalam leg pertama, namun The Blues sedang tak konsisten.

Chelsea baru saja disingkirkan United di putaran kelima FA Cup. Main di Stamford Bridge, pasukan Maurizio Sarri ditekuk Red Devils 0-2.

Eden Hazard dkk tampil mengecewakan. Hanya N’Golo Kante dan Eden Hazard yang bermain bagus, tapi itu tak cukup untuk menghindarkan timnya dari kekalahan. Melawan Malmo, yang notabene levelnya berada di bawah mereka, permainan buruk seperti ketika ditekuk United jelas tak boleh terulang.

Pada leg pertama di Swedia, Chelsea menang 2-1 dan itu membuat mereka semakin diunggulkan untuk lolos ke babak berikutnya. Meladeni Malmo di Stamford Bridge, terutama setelah tersingkir dari FA Cup, Chelsea jelas dituntut menang.

Di kandang Malmo, Ross Barkley bermain impresif dan mencetak gol pembuka Chelsea pada menit 35. Olivier Giroud kemudian menggandakan keunggulan The Blues di menit 58. Anders Christiansen menipiskan selisih skor pada menit 80, tapi itu tak cukup untuk mencegah Chelsea pulang membawa kemenangan.

Giroud sudah mencetak lima gol di Liga Europa musim ini, terpaut satu gol dari Moanes Dabour (Red Bull Salzburg) yang memimpin daftar top scorer sementara.

Malmo telah membangun kepercayaan diri mereka untuk lawatan ke Stamford Bridge dengan kemenangan di kancah piala liga. Anak-anak asuh Uwe Rosler mengalahkan Degerfor 3-2 lewat gol-gol Marcus Antonsson, Lasse Nielsen dan Romain Gall.

Malmo meraih hasil lebih baik daripada Chelsea di laga terakhir mereka. Namun itu tak lantas membuat Malmo diunggulkan menang.

Chelsea (4-3-3): Kepa Arrizabalaga; Emerson, Luiz, Christensen, Azpilicueta; Barkley, Jorginho, Kovacic; Willian, Giroud, Pedro

Pelatih: Maurizio Sarri

Malmo (5-3-2): Dahlin; Rieks, Safari, Bengtsson, Nielsen, Vindheim; Traustason, Bachirou, Christiansen; Rosenberg, Antonsson

Pelatih: Uwe Rosler

Prediksi: 60-40

Persaingan Sengit Antara Liverpool vs Manchester City

Kompetisi sengit masih terjadi di posisi empat besar klasemen Liga Inggris 2018/19, terutama di urutan dua teratas, Liverpool dan Manchester City. Pasalnya, selisih poin antara kedua klub itu dan juga dua tim lain, penghuni empat besar sangat tipis.

Manchester City masih memimpin di puncak klasemen Liga Inggris lantaran unggul selisih gol dari Liverpool, meski kedua tim memiliki nilai sama, 65 poin. Namun, Liverpool unggul satu sisa pertandingan lebih banyak.

Sementara di peringkat ketiga, ada Tottenham Hotspur yang mengoleksi 60 poin. Posisi Spurs di peringkat ketiga relatif aman lantaran unggul sembilan poin dari Manchester United yang berada di peringkat keempat.

Jika Spurs aman, MU justru harus berhati-hati lantaran hanya unggul satu poin dari Arsenal. Kedua tim bersaing dengan Chelsea demi finis di posisi empat besar.

Chelsea dan Arsenal punya peluang menyalip MU pada pekan ini. Pasalnya, MU akan menghadapi lawan sulit, Liverpool. Sementara, Chelsea dan Arsenal hanya akan berhadapan masing-masing dengan Brighton Albion dan Southampton. Berikut klasemen Liga Inggris selengkapnya.

Jadwal Liga Inggris
Sabtu, 23 Februari

02:45 WIB, Cardiff City vs Watford

02:45 WIB, West Ham United vs Fulham

19:30 WIB, Burnley vs Tottenham Hotspur

22:00 WIB, AFC Bournemouth vs Wolverhampton

22:00 WIB, Newcastle United vs Huddersfield

Minggu, 24 Februari

00:30 WIB, Leicester City vs Crystal Palace

21:05 WIB, Arsenal vs Southampton

21:05 WIB, Manchester United vs Liverpool

Sebut Legenda Man United, Sebut Liverpool adalah Rival Terbesar

Mantan pemain Manchester United, Paul Scholes, menilai rivalitas tim yang berjuluk The Red Devils itu dengan Liverpool lebih besar daripada rivalitas dengan Manchester City. Paul Scholes yakin bahwa hal itu disebabkan sejarah rivalitas Manchester United dengan Liverpool memiliki nilai tersendiri walaupun Manchester City kini menjadi tim yang kuat di bawah asuhan Pep Guardiola.

“Saya pikir ini adalah rivalitas terbesar di sepak bola Inggris. Memang beberapa tahun ke belakang Man City telah berubah, mungkin sedikit teralihkan rivalitas itu,” kata Paul Scholes dilansir dari Sky Sports.

“Namun, saya pikir rivalitas Liverpool-Manchester United terbesar, apalagi Liverpool ingin mencoba mengejar rekor gelar Liga Inggris Manchester United. Kami tidak ingin itu terjadi,” ujarnya.

Liverpool dan Manchester United akan melakoni pertemuan keduanya di Liga Inggris pada Minggu (24/2/2019). Pada pertemuan pertama, Liverpool berhasil menang dengan skor meyakinkan 3-1.

Kolarov Bawa Serigala Yang membawa Ibu Kota menjadi Menang

Aleksandar Kolarov turut menyumbang gol pada laga AS Roma vs Bologna pada lanjutan pekan ke-24 Serie A Liga Italia di Stadion Olimpico, Roma, Senin (18/2/2019) atau Selasa (19/2/2019) dini hari WIB. Pada laga itu, AS Roma menang dengan skor 2-1.

Dua gol kemenangan Serigala Ibu Kota, julukan Roma, dicetak melalui penalti Aleksandar Kolarov pada menit ke-55 dan Federico Fazio pada menit ke-73.

Adapun satu-satunya gol balasan Bologna dicetak Nicola Sansone pada menit ke-84. Dikutip dari Opta, gol yang dicetak Kolarov membuatnya jadi bek dengan perolehan gol terbanyak di lima liga top Eropa. Hingga saat ini, Kolarov telah mencetak tujuh gol.

Kemenangan atas Bologna membuat Roma masih aman di peringkat kelima klasemen sementara Serie A dengan raihan 41 poin. Adapun Bologna masih terpuruk di peringkat ke-18 zona degradasi dengan raihan 18 poin.

Susunan Pemain:

Roma: 1-Robin Olsen; 24-Alessandro Florenzi (Davide Santon 83′), 44-Kostas Manolas, 20-Federico Fazio, 11-Alexandar Kolarov; 7-Lorenzo Pellegrini, 42-Setven Nzonzi, 4-Bryan Cristante (Stephan El Shaarawy 46′); 22-Nicolo Zaniolo, 9-Edin Dzeko, 34-Justin Kluivert (Daniele De Rossi 68′)

Pelatih: Eusebio Di Francesco

Bologna: 28-Lukasz Skorupski; 15-Ibrahima Mbaye, 18-Filip Helander, 23-Danilo, 35-Mitchell Dijks; 16-Andrea Poli (Blerim Dzemaili 72′), 5-Erick Pulgar (Diego Falcinelli 75′), 10-Nicola Sansone, 21-Roberto Soriano, 20-Simone Edera (Mattias Svanberg 66′); 9-Federico Santander.

Pelatih: Sinisa Mihajlovic

Prediksi Skor Pertandingan Prancis Vs Jerman

Prancis akan menjamu Jerman di Stade de France dalam lanjutan kompetisi UEFA Nations League A Grup 1, Rabu (17/10). Prancis saat ini memimpin klasemen dengan perolehan empat poin, sedangkan Jerman terdampar di posisi terbawah dari tiga tim dengan satu angka.

Jerman harus menang di kandang sang juara dunia. Itu adalah satu-satunya cara bagi mereka untuk membuka peluang lolos ke putaran final.

Pada pertandingan pertama di Grup 1, Jerman cuma imbang 0-0 melawan Prancis di Allianz Arena. Pada pertandingan kedua melawan Belanda di Amsterdam beberapa waktu lalu, pasukan Joachim Loew tumbang tiga gol tanpa balas.

Sebelumnya, Prancis sudah menang 2-1 atas Belanda. Gol-gol Kylian Mbappe dan Olivier Giroud memberi Les Bleus tiga poin untuk melesat ke pucuk klasemen sementara.

Di jeda internasional kali ini, Prancis dan Jerman sama-sama baru gagal menang. Ketika Jerman ditekuk Belanda di Nations League, pasukan Didier Deschamps cuma imbang 2-2 dalam uji coba melawan Islandia.

Di laga itu, Prancis sempat tertinggal 0-2 di menit 58. Namun Mbappe yang masuk di mampu menciptakan perbedaan. Tembakan Mbappe memaksa Holmar Orn Eyjolfsson mencetak gol bunuh diri di menit 86. Mbappe kemudian menyelamatkan muka Prancis dengan gol yang diciptakannya dari titik putih di penghujung laga.

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN

Prancis (4-2-3-1): Lloris; Pavard, Varane, Kimpembe, Hernandez; Pogba, Kante; Mbappe, Griezmann, Dembele; Giroud. Pelatih: Didier Deschamps.

Jerman (4-2-3-1): Neuer; Ginter, Sule, Hummels, Hector; Kimmich, Kroos; Brandt, Muller, Sane; Werner. Pelatih: Joachim Loew.

PREDIKSI SKOR

Jerman tanpa gol dan tanpa kemenangan dalam tiga laga kompetitif terakhirnya. Jerman tentu tak mau periode negatif ini berkepanjangan. Namun melawan Prancis, yang saat ini bisa dibilang lebih kuat daripada mereka, itu tidak bakal mudah.

Prancis pun pasti akan turun dengan komposisi terbaiknya saat meladeni Jerman di Stade de France.

Prancis lebih difavoritkan menang. Menghadapi Jerman yang ini, Prancis bahkan punya peluang bagus untuk menang tanpa kebobolan.

Prediksi skor akhir: Prancis 2-0 Jerman.

Simak catatan head-to-head kedua tim di bawah ini.

Statistik
HEAD-TO-HEAD

Pertandingan: 30
Prancis menang: 13
Gol Prancis: 47
Imbang: 8
Jerman menang: 9
Gol Jerman: 45.
5 PERTEMUAN TERAKHIR

07-09-2018 Jerman 0-0 Prancis (UNL)
15-11-2017 Jerman 2-2 Prancis (Friendly)
08-07-2016 Jerman 0-2 Prancis (EURO)
14-11-2015 Prancis 2-0 Jerman (Friendly)
04-07-2014 Prancis 0-1 Jerman (Piala Dunia).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR PRANCIS

11-07-2018 Prancis 1-0 Belgia (Piala Dunia)
15-07-2018 Prancis 4-2 Kroasia (Piala Dunia)
07-09-2018 Jerman 0-0 Prancis (UNL)
10-09-2018 Prancis 2-1 Belanda (UNL)
12-10-2018 Prancis 2-2 Islandia (Friendly).
5 PERTANDINGAN TERAKHIR JERMAN

24-06-2018 Jerman 2-1 Swedia (Piala Dunia)
27-06-2018 Korea Selatan 2-0 Jerman (Piala Dunia)
07-09-2018 Jerman 0-0 Prancis (UNL)
10-09-2018 Jerman 2-1 Peru (Friendly)
14-10-2018 Belanda 3-0 Jerman (UNL).

Pertandingan Timnas Indonesia Melawan Hongkong 17 Feb

Timnas Indonesia terus bersiap jelang tampil di Piala AFF 2018 dengan melakoni pertandingan uji coba. Kali ini, Indonesia akan menghadapi Hong Kong di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Selasa (16/10/2018). Dan inilah preview pertandingannya.

Menghadapi Hong Kong dalam laga uji coba internasional ketiga dalam persiapan menuju Piala AFF 2018, pelatih interim Timnas Indonesia, Bima Sakti, mencoba untuk mencoba komposisi pemain baru menyusul ada dua pemain baru yang dipanggil.

Pasca Rezaldi Hehanussa mengalami cedera dan Esteban Vizcarra dikembalikan ke klubnya seusai laga uji coba kontra Myanmar yang digelar di Stadion Wibawa Mukti, Rabu (10/10/2018), Bima Sakti memanggil dua pemain baru, yaitu Abduh Lestaluhu dan Andik Vermansah.

Abduh Lestaluhu kembali dipanggil memperkuat Timnas Indonesia setelah hampir dua tahun tak lagi berseragam Merah-Putih. Laga terakhir Abduh bersama Tim Garuda adalah final Piala AFF 2016 kontra Thailand, di mana sang pemain sempat membuat kontroversi dengan menendang bola ke arah bench pemain Thailand.

Sementara Andik Vermansah kembali dipanggil memperkuat Timnas Indonesia setelah lebih dari satu tahun tidak memperkuat Tim Garuda. Andik tercatat terakhir kali membela Tim Merah-Putih ketika laga persahabatan kontra Fiji di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, 2 September 2018.

Dengan hadirnya wajah lama yang kembali dipanggil itu, Bima Sakti memiliki strategi untuk menjajal komposisi baru dalam timnya. Bima Sakti berharap bisa melihat semua pemain sebelum memutuskan siapa saja yang akan masuk daftar 23 pemain untuk Piala AFF 2018.

“Ini merupakan proses persiapan kami untuk AFF. Kita sama-sama tahu, di Piala AFF bukan hanya satu pertandingan, tetapi ada empat pertandingan yang harus dijalani di babak grup. Kami semua mempersiapkan pemain untuk bisa bermain kapan pun. Dalam setiap turnamen selalu ada masalah seperti pemain cedera, akumulasi kartu, jadi kami harus mempersiapkan semua pemain terbaik untuk masuk skuat,” ujar Bima.

“Saya selalu menekankan kepada semua pemain, setiap pemain itu memiliki pengaruh penting. Tidak ada pemain inti dan tidak ada pemain cadangan. Semua pemain dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan tim saat menghadapi tim lawan tertentu dan ketika dibutuhkan perubahan pemain,” lanjutnya.

Mengantisipasi Hong Kong

Kehadiran Abduh dan Andik membuat Bima Sakti memiliki opsi untuk mencoba komposisi baru di lini belakang dan sisi sayap. Bima Sakti pun menegaskan laga kontra Hong Kong akan sangat penting artinya untuk persiapan terakhir menuju Piala AFF 2018.

“Seperti pertandingan sebelumnya, pertandingan ini adalah persiapan kami menghadapi Piala AFF yang dimulai bulan depan. Kami juga punya beberapa perubahan dengan memanggil Abduh dan Andik yang memang sesuai dengan kebutuhan tim,” tuturnya.

Sementara bek Timnas Indonesia, Hansamu Yama Pranata, mengakui laga kontra Hong Kong akan memberikan pengaruh baik dalam persiapan tim menuju Piala AFF.

Berkaca dari pertemuan dengan Timnas Hong Kong U-23 di Asian Games 2018, Hansamu merasa yakin uji coba ini sangat penting bagi Timnas Indonesia untuk mengantisipasi permainan bola mati dari lawan-lawan yang memiliki postur tubuh yang lebih tinggi.

“Kami sangat siap dan akan berusaha maksimal. Ini merupakan persiapan Piala AFF dan kami akan memberikan yang terbaik. Berkaca dari Asian Games, Hong Kong adalah tim yang bagus. Kami harus fokus untuk mengantisipasi permainan mereka, terutama di bola-bola mati karena kami kalah dalam hal postur tubuh sehingga kami harus mengantisipasi hal tersebut,” ujar kapten Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018 itu.

Hong Kong Bidik Kemenangan

Di sisi lain, Timnas Hong Kong datang ke Indonesia sebagai bagian dari persiapan mengikuti babak penyisihan kedua EAFF E-1 Football Championship, yaitu turnamen seperti Piala AFF yang digelar di Asia Timur. Hong Kong akan memulai kiprah dari penyisihan kedua dan memperebutkan satu tiket menuju babak selanjutnya.

Hong Kong akan menghadapi Korea Utara, Mongolia, dan tim tuan rumah, Chinese Taipei. Laga uji coba kontra Indonesia akan menjadi persiapan kedua bagi Hong Kong setelah kalah 0-1 dari Thailand (11/10/2018).

Pelatih Hong Kong, Gary White, menegaskan timnya sangat antusias menghadapi Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris itu menegaskan pentingnya laga uji coba tersebut sebagai persiapan ke turnamen sepak bola Asia Timur.

“Kami datang ke sini yakin untuk menang. Kami sangat antusias menyambut pertandingan ini. Kami tahu mereka mendapatkan hasil yang bagus menghadapi Myanmar dan saya yakin laga kami menghadapi mereka akan bagus serta kompetitif,” ujar Gary White.

Namun, ia menolak untuk membahas pemain yang harus diantisipasi dari Timnas Indonesia. Gary menegaskan timnya perlu fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen yang sebenarnya.

“Kami fokus terhadap tim kami sendiri. Namun, kami respek terhadap Indonesia, hanya tidak ingin fokus memperhatikan individu pemain mereka. Kami tahu beberapa pemain yang hebat, tapi kami memilih lebih fokus dengan persiapan tim kami sendiri,” ujarnya.

Prakiraan Susunan Pemain

Timnas Indonesia (4-3-3): Andritany Ardhiyasa (kiper); Putu Gede Juni Antara, Hansamu Yama Pranata, Fachruddin Aryanto, Abduh Lestaluhu (belakang); Zulfiandi, Evan Dimas, Stefano Lilipaly (tengah); Febri Hariyadi, Andik Vermansah, Beto Goncalves (depan)

Pelatih: Bima Sakti

Timnas Hong Kong (4-3-3): Yapp Hung Fai (kiper); Dani Cancela, Festus Baise, Lau Hok Ming, Leung Nok Hang (belakang); Huang Yang, Wong Wai, Leung Chun Pong (tengah); Jaimes McKee, Sandro, Alex Akande (depan)

Pelatih: Gary John White.

Los Blancos Menang Telak di Bernabeu Real Madrid Vs Alaves

Real Madrid menang telak 3-0 atas Alaves pada laga pekan ke-22 La Liga Spanyol di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Minggu (3/2/2019) atau Senin (4/2/2019) dini hari WIB. Tiga gol Los Blancos, julukan Madrid pada laga tersebut dicetak Karim Benzema (30′), Vinicius Junior (80′), dan Mariano Diaz (90′).

Dengan hasil tersebut, Madrid tetap kokoh di peringkat ketiga dengan raihan 42 poin. Mereka hanya berjarak dua poin dari Atletico Madrid di posisi kedua yang mengalami kekalahan di kandang Real Betis, sebelum laga Real Madrid vs Alaves.

Pada laga melawan Alaves, Madrid tampil menyerang sejak awal pertandingan. Gol yang ditunggu publik tuan rumah akhirnya datang pada menit ke-30. Menerima umpan terobosan dari Vinicius, Sergio Reguilon menusuk dari sisi kanan pertahanan Alaves. Reguilon kemudian melepaskan umpan silang yang sukses dipotong dan dikonversi Benzema menjadi gol. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Madrid masih dominan. Namun berbagai serangan yang dibangun kerap terhalang kokohnya tembok pertahanan tim tamu. Pelatih Madrid, Santiago Solari, kemudian memasukan Marco Asensio dan Mariano Diaz untuk menggantikan Gareth Bale dan Benzema.

Gol kedua Madrid akhirnya terjadi pada menit ke-81. Diawali tusukan di sisi kiri pertahanan Alaves, Asensio melepas umpan silang yang berhasil melewati barisan pemain belakang Alaves dan mengarah ke Vinicius.

Tanpa kawalan pemain lawan, Vinicus berhasil menaklukan Fernando Pacheco dan membawa timnya unggul 2-0. Pada masa injury time, Diaz membawa timnya unggul 3-0. Diawali umpan jauh Isco, Alvaro Odriozola berlari ke sisi kiri pertahanan Alaves dan melepaskan umpan silang yang berhasil dituntaskan Diaz dengan gol sundulan. Gol tersebut sekaligus menjadi gol penutup dalam laga tersebut.

Susunan pemain Real Madrid vs Alaves:

Real Madrid: 25-Thibaut Courtois; 19-Alvaro Odriozola, 4-Sergio Ramos, 6-Nacho Fernandez, 23-Sergio Reguilon; 24-Dani Ceballos, 14-Casemiro, 10-Luka Modric; 28-Vinicius Junior (22-Isco 87′), 9-Karim Benzema (7-Mariano Diaz 75′), 11-Gareth Bale (23-Marco Asensio 63′)

Pelatih: Santiago Solari

Alaves: 1-Fernando Pacheco; 2-Carlos Vigaray, 6-Guillermo Maripan 5-Laguardia, 3-Ruben Duarte; 22-Mubarak Wakaso, 8-Tomas Pina, 19-Manu Garcia (John Guidetti 81′); 14-Burgui (Diego Rolan 68′), 12-Jonathan Calleri (Alex Blanco 81′), 23-Jony

Pelatih: Abelarado