Eden Hazard Mangkir Lawan Inter Milan, Carlo Ancelotti: Belum Waktunya!

BabakTambahan – Real Madrid sukses memetik kemenangan perdana atas Inter Milan di panggung Liga Champions musim 2021-2022, Kamis (16/09/2021). Dalam duel tersebut terlihat bahwa pelatih El Real, Carlo Ancelotti tidak menurunkan Eden Hazard sebagai juru gedor.

Pasukan Carlo Ancelotti berhasil mengakhiri laga itu dengan skor tipis 1 – 0. Dimana gol semata wayang itu dicetak oleh Super Sub, Rodrygo Goes di menit akhir babak kedua.

Pertandingan tersebut tidak berjalan mulus, sebab Nerazzurri acap kali menebar ancaman yang nyaris berbuntut gol. Sementara Madrid terlihat kesulitan untuk membongkar lini pertahanan tuan rumah sejak babak pertama.

Berbekal pengalaman, Carlo Ancelotti menurunkan Rodrygo untuk menggantikan Lucas Vasquez di pertengahan babak kedua. Dan hasilnya bintang asal Brazil itu sukses menciptakan drama sebelum laga usai.

Substitusi yang Sempurna

Sesuai pertandingan, Carlo Ancelotti menyebut bahwa timnya sangat tak berdaya di paruh pertama. Sebab jalan pertahanan Inter di berbagai lini tampil dominan.

Namun di babak kedua, pelatih 62 tahun itu memanfaatkan kelemahan lawan dengan menurunkan Rodrygo sebagai False Nine. Dan akhirnya substitusi tersebut berjalan sempurna, sehingga Los Galacticos pulang dengan membawa 3 angka.

“Kami layak mendapatkan kemenangan ini. Sebab para pemain mengalami tekanan yang luar biasa sejak babak pertama,” buka Ancelotti di situs resmi klub.

“Anda pasti ingin menurunkan pemain yang masih segar dalam situasi genting. Karena pemain tersebut selalu bisa merubah jalannya laga,” tambahnya.

Belum Waktunya

Beberapa media mengintimidasi mengapa Carlo Ancelotti tidak menurunkan Hazard untuk menggedor lini belakang Inter Milan. Malah sebaliknya, eks pelatih Everton itu mencadangkannya dan lebih memilih untuk memasukkan Rodrygo.

Menurutnya, Hazard bukan pemain yang bisa diandalkan sebagai Super Sub, melainkan Starter. Sebab Ia sering terlibat gol sejak turun di babak pertama.

“Saya rasa ini belum waktu yang tepat untuk menurunkan Hazard. Karena yang paling penting bagi kami adalah kemenangan dan meraih 3 angka,” tegas Ancelotti.

“Lagipula Hazard memiliki peran tersendiri di setiap laga. Dan sekali lagi, kami adalah tim. Semuanya harus berjuang untuk kepentingan tim,” tutupnya.

Young Boys Rusak Pesta Gol Debut Cristiano Ronaldo

BabakTambahan – Pemain baru Manchester United, Cristiano Ronaldo sukses mencetak gol perdananya untuk Manchester United di pentas Liga Champions musim 2021-2022. Namun sayangnya, catatan manis tersebut tercoreng lantaran The Red Devils harus pulang tanpa membawa poin.

Dalam laga perdana UCL musim ini, Young Boys sukses mengalahkan Manchester United dengan skor akhir 2 – 1 di Stade de Suisse, Rabu (15/09/2021) dini hari WIB.

Cristiano Ronaldo berhasil membuka keran gol untuk timnya di menit ke-13 setelah melakukan kerja sama apik dengan Bruno Fernandes. Sementara tuan rumah mampu membalas gol tersebut melalui aksi Moumi Ngamaleu pada menit ke-65 dan Theoson Siebatcheu di penghujung laga babak kedua.

Sejatinya Cristiano Ronaldo memiliki banyak peluang untuk menambah pundi – pundi golnya. Namun von Ballmoos sukses menggagalkan sejumlah tendangan kerasnya.

Belajar Dari Kesalahan

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer tidak menyesali kalau timnya gagal mendapatkan poin. Ia meyakini bahwa setiap pertandingan terkadang tidak menentu.

Pelatih asal Norwegia itu mengapresiasi debut manis Cristiano Ronaldo. Karena tak jarang pemain yang baru gabung bisa langsung mencetak gol pada laga perdananya.

Permainan Setan Merah mulai berubah sejak Aaron Wan-Bissaka mendapatkan kartu merah setelah melakukan tackle keras terhadap Martins Pereira di menit ke-35.

Solskjaer terpaksa menarik keluar Jadon Sancho dan memasukkan Diogo Dalot untuk mengimbangi permainan tengah. Namun nyatanya pertahanan mereka makin rapuh.

Drama di Menit Akhir

Beberapa media memprediksi bahwa gol tunggal Cristiano Ronaldo mampu memerahkan seisi stadion. Akan tetapi drama di menit akhir menghiasi kekalahan Manchester United dalam laga awal UCL.

Moumi Ngamaleu yang berdiri bebas di depan gawang berhasil mengecoh David de Gea. Gol tersebut semakin memanaskan jalannya pertandingan.

Beberapa menit berselang, kedua tim saling melakukan pergantian pemain demi merubah tensi permainan. Namun dewi fortuna sangat berpihak pada Young Boys.

Petaka tim tamu terjadi pada menit ke-90+4, dimana Theoson Siebatcheu yang masuk sebagai pemain pengganti sukses membalikkan keadaan setelah memanfaatkan backpass horror dari Jesse Lingard.

Barcelona Krisis Finansial, Uli Hoeness: Bukan Hal Baru!

BabakTambahan – Eks Presiden Bayern Munchen, Uli Hoeness mulai memanaskan tensi tinggi jelang melawan Barcelona di laga perdana Liga Champions musim 2021-2022.

Uli Hoeness meyakini bahwa Barcelona sejatinya sudah bangkrut dan mereka seharusnya masuk ke pengadilan jika berada di Jerman. Akan tetapi, La Liga tidak seketat itu. Malahan mereka masih memberikan kelonggaran waktu untuk merampungkan masalah tersebut.

Uli Hoeness melihat adanya kejanggalan yang terjadi pada skuad utama El Barca. Dimana saat ini mereka telah kehilangan sosok pemain terbaik sekelas Lionel Messi.

Itu tandanya mereka tak cukup bertaring untuk berlaga di pentas Eropa dan Domestik. Sekalipun mereka memiliki amunisi baru, Hoeness tidak yakin kalau mereka bisa kembali berjaya.

Tampak Tak Berdaya

Pada musim lalu, kondisi finansial Barcelona telah mengalami penurunan yang sangat drastis. Mereka tampak tak berdaya sehingga harus melepas Lionel Messi secara cuma – cuma. Ironisnya lagi, mereka pun harus memangkas gaji para pemainnya dengan jumlah yang cukup besar.

Uli Hoeness tak heran melihat keadaan itu. Sebab semua tim besar sempat mengalami hal serupa sejak beberapa musim lalu.

“Saya rasa mereka sudah gulung tikar. Sebab mereka tidak mampu mengamankan jasa Messi dan harus berhutang banyak,” seru Hoeness kepada Bayern Radio.

“Akan sangat buruk bagi mereka jika berkompetisi di Bundesliga. Dengan kondisi ini, mereka tak lagi menjadi panutan kami dan klub besar lainnya,” sambungnya.

Dalang Kepindahan Alaba

Pada bursa transfer bulan lalu, Uli Hoeness telah menjadi dalang atas kepindahan David Alaba. Sebelumnya, sang pemain diisukan akan gabung Barcelona. Namun pria 69 tahun itu melarangnya. Sehingga Alaba membelot ke Real Madrid.

“Alaba sempat mendatangi saya bahwa Ia sangat ingin gabung Barcelona suatu hari nanti. Saya pun memberinya gambaran bahwa bergabung dengan klub yang saat ini bermasalah tak kan menjamin masa depan para pemain,” tegas Hoeness.

“Saya tidak ingin melihat mantan pemain Bayern membela klub yang salah. Walau itu bukan keinginannya, setidaknya mereka bisa memberikan yang terbaik sesuai proses negosiasi,” tutupnya.

Tak Jadi Dipecat, Mikel Arteta Susun Misi Penting

BabakTambahan – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta tampak bernapas lega setelah berhasil mengantarkan timnya memetik kemenangan tipis 1 – 0 atas Norwich City di pentas EPL, Sabtu (11/09/2021).

Sebelumnya Mikel Arteta telah digadang – gadang akan meninggalkan pintu keluar Emirates Stadium jika masih mencatatkan rekor buruk dalam laga ke-4. Namun kini, pelatih asal Spanyol itu membuktikan kapasitasnya bahwa The Gunners telah kembali ke jalur kemenangan.

Walau hanya menyarangkan 1 gol, namun Mikel Arteta tak mengapresiasi para pemainnya. Karena Ia sadar bahwa kerja keras tim merupakan segalanya dari pada masa depan pribadinya.

Hasil positif itu sukses membungkam suara fans fanatik yang acap kalai menyebar luaskan slogan #ArtetaOut.

Menjawab Keraguan Publik

Manajemen Arsenal pun telah memberikan Mikel Arteta satu kesempatan lagi apabila Ia tidak mampu mengantarkan timnya meraih 3 angka pada laga ke-4. Sempat diragukan, namun pada akhirnya pelatih 39 tahun itu berhasil menjawab keraguan publik dengan memberikan hasil maksimal.

Slogan #ArtetaOut mungkin pekan ini mulai sirna. Namun tak ada jaminan bahwa sang manajer masih akan menduduki kursi kepelatihan jika pekan depan masih malah membawa kabar buruk.

“Saya menyadari apa yang telah disuarakan para fans. Karena mereka hanya ingin melihat timnya berjaya entah apa pun caranya. Saya sempat ragu, namun hasil ini muai meredakan segalanya,” tegas Arteta pada situs resmi klub.

“Mengikuti isu publik hingga berlarut – larut akan membuat saya semakin terpuruk. Bagi saya, harus ada titik terang tentang masalah itu untuk mendapatkan jalan keluar terbaik,” tambahnya.

Susun Misi Penting

Pierre Emerick-Aubameyang menjadi pemain kunci pada laga tersebut. Gol tunggalnya mampu menyelamatkan karir Mikel Arteta untuk tetap bertahan di Emirates Stadium.

Dari hasil itu, Arteta tengah menyusun rencana penting agar sang pemain tetap bertahan. Kabarnya eks asisten pelatih Manchester City itu akan mencarikan tandem yang sepadan di pertengahan bursa transfer Januari mendatang.

“Saya pun program untuk meningkatkan kualitas permainan tim. Salah satunya yaitu mendatangkan Striker baru,” ujar Arteta.

“Saat ini hal yang paling penting bagi saya adalah mendapatkan kepercayaan klub. Karena itu bisa menjadikan kinerja saya lebih optimal,” tutupnya.

Terkuak, Juventus Sesali Gagalnya Perekrutan Erling Haaland

KandangTandang – Direktur Utama Juventus, Federico Cherubini mengaku bahwa timnya tampak menyesali atas kegagalan dalam perekrutan Erling Haaland. Seperti diketahui, pemain berdarah Norwegia itu sudah masuk rencana transfer Bianconeri sejak musim 2017 silam.

Dimana saat itu Erling Haaland masih memperkuat klub pertamanya di Norwegia, Molde saat berusia 17 tahun. Namun pihak Juve mengabaikan tanda tangan sang pemain lantaran mendapatkan beberapa pilar terbaik Eropa lainnya.

Selang beberapa tahun, Erling Haaland hijrah ke Red Bull Salzburg. Singkatnya Ia hanya mengabdikan dirinya selama 2 tahun, dan kemudian diboyong Borussia Dortmund untuk menggantikan posisi Robert Lewandowski.

Namanya pun tercium beberapa klub terbaik Eropa, termasuk Juventus. Akan tetapi tak satupun tawaran yang masuk berhasil mengeluarkannya dari Signal Iduna Park.

Penyesalan Terbesar Juventus

Saat ini Erling Haaland telah berusia 21 tahun. Walau begitu, atensi permainan sang Striker sudah sejajar dengan beberapa penyerang terbaik dunia.

Menurut laporan Tuttosport, Haaland bakal jauh lebih bersinar ketimbang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Karena kedua pemain tersebut telah menginjak kepala 3 dan berada di ambang – ambang pensiun.

Cherubini tak menampik rumor kalau Juventus telah mengalami penyesalan yang begitu besar. Sebab saat ini mereka kehilangan Ronaldo yang sebelumnya sebagai mesin gol utama Si Nyonya Tua.

“Tak ada bisa menyangkal bahwa kami telah mengabaikan calon pemain terbaik dunia. Tapi semuanya sudah terjadi, dan kami hanya bisa berharap agar bisa melakukan pendekatan di musim depan,” tegas Cherubini.

Alasan Utama Kegagalan Transfer Haaland

Lebih lanjut, Cherubini menerapkan apa alasan utama mengapa Juventus tidak berhasil mendatangkan Erling Haaland. Yang paling utama yaitu manajemen tim tidak meyakini bahwa sang pemain bisa masuk Starting XI lantaran terlalu muda.

Terlepas dari itu, Juve pun berniat untuk meminjamkannya pada klub lain jika Ia menjadi bagian dari tim.

“Semua proyek yang kami bangun bermula dari pemain U23. Dan nama Haaland masih terlalu jauh dari itu,” ungkap Cherubini.

“Dan kini kami pun harus merelakan sang pemain. Sebab Ia berpotensi untuk mengembangkan karirnya entah itu bersama Real Madrid Liverpool atau mungkin tim besar lainnya,” tutupnya.

Jelang Debut Perdana, Takehiro Tomiyasu Siap Berikan Segalanya

BabakTambahan – Salah satu rekrutan anyar Arsenal, Takehiro Tomiyasu bakal dipastikan turun pada debut perdananya melawan Norwich City, Sabtu (11/09/2021).

Arsenal tidak mudah untuk mendapatkan jasa Takehiro Tomiyasu dari Bologna. Sebab rival abadi mereka, Tottenham Hotspur telah mengajukan tawaran fantastis. Akan tetapi sang pemain lebih tertarik untuk berlabuh di Emirates Stadium.

Sejatinya proses kepindahan Takehiro Tomiyasu tidak berjalan alot. Namun pemain asal Jepang itu masih belum mendapatkan ijin resmi dari otoritas English Premier League. Namun belakangan ini, pihak klub telah merampungkan rentetan administrasi.

Tak lama kemudian, bek 22 tahun itu sudah resmi masuk dalam skuad utama The Gunners musim 2021-2022. Dan kabarnya Ia akan memberikan segalanya pada debut perdananya akhir pekan ini.

Penegasan Mikel Arteta

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menegaskan bahwa pihaknya memerlukan banyak waktu untuk mengeluarkan hingga meresmikan ijin kerja Takehiro Tomiyasu.

Sebelumnya sempat ada problem bahwa pemain tersebut bakal nyangkut hingga musim depan. Namun pihak klub tak mau merugi, sehingga mereka berhasil merampungkan segala urusan klausul hingga siap merumput berdasarkan kontrak yang telah ditentukan.

“Kami sangat optimis untuk menurunkan sang pemain. Karena sebelumnya operator EPL masih disibukkan dengan rentetan penutupan transfer musim panas. Dan setelah mendapatkan lampu hijau, kami bisa bernapas lega,” tegas Arteta.

Pemain Serba Bisa

Ada alasan tersendiri mengapa Arsenal kepincut mendatangkan Takehiro Tomiyasu. Itu karena eks pemain Bologna itu merupakan pemain serba bisa. Sejatinya Ia berposisi sebagai Full Back. Namun Ia sering membantu jantung pertahanan dan pemain jangkar.

Diketahui bahwa Tomiyasu bertubuh tinggi dan sering memenangkan duel udara. Bisa jadi Arteta akan menempatkan posisinya sedikit ke dalam untuk mengantisipasi serangan bola udara.

“Kami telah memantaunya sejak lama. Saya pun melihat Tomi bisa bermain sebagai bek tengah. Lagipula kami telah terbiasa bermain dengan formasi 3 bek,” pungkas Arteta.

“Ia tak kan kesulitan saat menjalankan laga perdananya. Karena sebelumnya, Ia pun sering menjadi pilihan utama untuk mengawal barisan belakang dengan cukup tenang,” tutupnya.

Arsenal Mulai Lirik Antonio Conte, Kode Mikel Arteta Dipecat

BabakTambahan – Masa depan pelatih Arsenal, Mikel Arteta sudah mulai jelas pada beberapa pertandingan English Premier League ke depan. Dikabarkan bahwa The Gunners mulai mendekati Antonio Conte untuk menjadi juru taktik utama di musim ini.

Beberapa laporan menyebut bahwa saat ini Antonio Conte masih menganggur setelah berhasil mempersembahkan gelar Scudetto Serie A untuk Inter Milan musim 2020-2021.

Masa kepelatihan Arteta mungkin sudah tak bertahan lama. Pasalnya pria asal Spanyol itu kerap memberikan hasil buruk sejak laga awal EPL. Tak mau terlihat makin buruk, pada akhirnya Tim Meriam London menunjuk Antonio Conte sebagai pengganti Arteta.

Pelatih Berpengalaman

Diketahui bahwa Arteta hanya memiliki satu kesempatan lagi untuk menginjakkan kakinya di Emirates Stadium. Dimana kesempatan itu ditentukan pada laga melawan Norwich City, Sabtu (11/09/2021).

Harusnya manajemen klub tidak langsung merekrutnya sejak 2 musim lalu. Akan tetapi karena Areta merupakan legenda Arsenal, makanya Ia memiliki kesempatan untuk menduduki posisi pelatih.

Akan tetapi pelatih tersebut tak kunjung memberikan kontribusi terbaiknya. Sangat wajar jika klub lebih condong untuk mendatangkan Antonio Conte. Sebab pelatih asal Italia itu memiliki pengalaman yang luar biasa sejak melatih Chelsea dan Inter Milan.

Peluang Arsenal boleh jadi terbuka lebar. Sebab pelatih 58 tahun itu masih menjalankan masa – masa hiatus tak lebih dari 1 tahun.

Kemungkinan Gagal

Beberapa media Inggris mengatakan bahwa Arsenal telah melayangkan tawaran perdana terhadap Antonio Conte. Akan tetapi mereka akan menemukan kebuntuan sebelum mencapai titik final.

Sebab Conte menolak keras tawaran tersebut. Karena baginya, melatih tim yang lebih berpotensi dan masuk pada pentas Liga Champions merupakan pilihan terbaik.

Ironisnya, Arsenal hanya menjalankan 1 Liga Domestik untuk musim ini. Mereka tersingkir dari 4 besar klasemen akhir EPL musim lalu.

Diyakini bahwa untuk sementara waktu Arsenal masih akan menggunakan jasa Arteta. Namun mereka telah mewanti – wanti pelatih tersebut agar tidak mendapatkan hasil buruk pada laga mendatang. Sebab saat ini tak satupun jajaran pelatih top Eropa yang masih nganggur.

Bertandem Dengan Raphael Varane, Harry Maguire Makin Percaya Diri

BabakTambahan – Bek andalan Manchester United, Harry Maguire merasa sangat percaya diri setelah timnya berhasil mendatangkan eks pemain Real Madrid, Raphael Varane. Pemain asal Inggris itu langsung cocok untuk mengawal lini belakang The Reds.

Seperti diketahui bahwa Varane didatangkan ke Old Trafford dengan mahar kurang lebih 50 Juta Euro. Terlepas dari itu, Harry Maguire langsung tampil moncer sejak pertama kami bertandem dengan bek asal Prancis itu.

Faktanya Harry Maguire sukses membawa timnya menang tipis 1 – 0 atas Wolverhampton di partai lanjutan Liga Primer pekan lalu.

Makin Solid

Harry Maguire pun menegaskan bahwa jantung pertahanan Manchester United makin solid untuk bekal musim 2021-2022. Pemain 28 tahun itu jarang kehilangan bola sejak menit – menit awal.

Secara garis besar, bek asal Inggris itu mengaku kalau kedatangan Varane akan memberikan dampak bagus bagi Setan Merah. Ia juga meyakini lini belakang timnya tak kan mudah ditembus barisan Striker top dunia.

“Awalnya saya kurang yakin jika melihat Varane terbang ke Liga penuh drama. Namun setelah memainkan laga debutnya, saya sangat antusias untuk mempersembahkan deretan trofi,” ujar Maguire seperti dilansir Bola.net.

“Bekerja sama dengan pemain sekelas Varane tidak membuat saya minder. Malah sebaliknya, kami bisa saling melengkapi untuk kemajuan tim,” tambahnya.

Perlu Sedikit Adaptasi

Harry Maguire memang sudah lama mengenyam atmosfir pertandingan EPL. Sejak berseragam Leicester City, Ia pun berhasil mengantarkan timnya menyabet gelar juara.

Kedua pemain tersebut hanya butuh sedikit adaptasi. Karena Varane merupakan salah satu bek terbaik dunia yang berhasil memberikan trofi bergengsi baik dalam level klub dan internasional.

“Saya akui pengalaman Varane bukan sebatas kata – kata. Ia sering berjaya di pentas Eropa, Domestik hingga Timnas. Hal itu menjadikan saya lebih yakin bahwa duet dengannya merupakan pilihan yang tepat,” tegas Maguire.

“Terlihat Varane merupakan sosok yang sangat ramah dan santun. Tak heran jika Ia bisa mendekatkan diri dengan prestasi terbaik. Kami bisa saling berbagi demi meningkatkan kualitas permainan di hari mendatang,” tutupnya.

Jual Mahal, Mohamed Salah Inginkan Gaji Tinggi

BabakTambahan – Raksasa English Premier League, Liverpool mencoba untuk tidak melepas salah satu bintang, Mohamed Salah pada bursa transfer musim depan. Kabarnya pemain asal Mesir itu terlihat jual mahal dan meminta gaji fantastis untuk tetap bertahan di Anfield Stadium.

Sejak beberapa musim lalu, Mohamed Salah merupakan sosok predator sejati dalam skuad utama The Reds. Pemain 29 tahun itu sukses menjadi algojo utama dalam urusan mencetak gol dan membuat assist.

Menariknya, Mohamed Salah jarang absen lantaran cedera. Bisa dibilang bahwa eks pemain Chelsea itu sangat tahan banting dalam semua laga.

Saat ini manajemen Liverpool tengah mengajukan proposal perpanjangan kontrak lantaran masa baktinya di Anfield Stadium hanya tersisa 2 musim lagi. Kabarnya mereka akan mengikatkannya hingga 5 musim ke depan.

Minta Gaji Tinggi

Menurut beberapa media Inggris, Mohamed Salah dilaporkan akan menandatangani perpanjangan kontrak. Akan tetapi klausul tersebut melibatkan syarat yang nilainya sangat tinggi.

Sang Striker disebut – sebut ingin meminta gaji senilai 500 Ribu Pounds atau setara 10 Miliar Rupiah per pekan. Dengan begini Ia akan menjadi pemain Liverpool yang mendapatkan gaji terbesar sepanjang sejarah klub.

Di satu sisi, Ia pun juga ingin mendapatkan bonus tambahan jika mampu mengantarkan timnya kembali berjaya di pentas EPL dan UCL musim 2021-2022.

Hanya Rumor Belaka

Rupanya permintaan gaji fantastis terkait Mohamed Salah hanya rumor belaka. Sebab Liverpool masih belum merilis secara resmi kenaikan gaji masing – masing pemain inti.

Walau begitu, pihak manajemen meyakini kalau sang pemain memang ingin mendapatkan gaji yang lebih dari pada musim lalu. Itu karena Ia telah menunjukkan kualitas terbaiknya sebagai Striker andalan.

Sebelumnya The Reds berhasil memperpanjang beberapa pemain inti hingga pemain muda. Namun musim depan, mereka akan memprioritaskan tanda tangan sang pemain walau harus mengeluarkan biaya mahal.

Melihat dari pengalaman dan kontribusinya sejak musim 2017 lalu, Salah sudah mengantongi 127 gol dan 49 assist hanya dalam 206 laga di semua ajang kompetisi.

Bernd Leno Kurang Meyakinkan, Aaron Ramsdale Bakal Jadi Kiper Utama

BabakTambahan – Klub terbaik English Premier League, Arsenal dilaporkan akan menjadikan Aaron Ramsdale sebagai kiper utama. Setelah sebelumnya kiper andalan mereka, Bernd Leno kurang meyakinkan saat tampil pada 3 laga pembuka EPL musim 2021-2022.

Diketahui bahwa The Gunners telah mencatatkan rekor buruk sejak awal musim ini. Tim Meriam London itu harus menelan kekalahan 3 kali beruntun, kebobolan 9 gol dan tanpa mencetak gol. Melihat situasi itu, pelatih Arsenal Mikel Arteta bakal membidik Aaron Ramsdale sebagai kiper utama dalam laga melawan Norwich City, Sabtu (11/09/2021).

Sejatinya pengalaman Aaron Ramsdale dinilai lebih rendah jika dibandingkan Leno. Namun Arteta tak mau berjudi. Sebab masa kepelatihannya pun juga dipertaruhkan pada laga tersebut.

Sangat Percaya Diri

Seperti yang dilaporkan The Sun, Aaron Ramsdale sangat percaya diri bahwa Ia akan menjadi pilihan utama pada laga mendatang. Sebab sebelumnya kiper 23 tahun itu mendapatkan kabar bahwa Arteta akan memasukkannya sebagai Starting XI di pekan ke-4 EPL.

Laporan tersebut meyakini bahwa aksi Ramsdale bakal berjalan mulus. Sebab tim yang akan mereka hadapi merupakan tim promosi. Lagipula kiper asal Inggris itu cukup berpengalaman dalam mencegah ancaman buruk dari Striker lawan saat bermain di Divisi Championship.

Jika pun Ramsdale bakal turun sebagai starter, maka Sheffield United akan mendapatkan tambahan dana segar seperti pada ketentuan kontrak pada bursa transfer musim panas lalu.

Nasib Bernd Leno

Hingga saat ini nasib Leno masih menjadi misteri. Sebab kiper asal Jerman itu masih terikat kontrak hingga musim depan di Emirates Stadium. Di satu sisi, Aaron Ramsdale sukses memberikan performa apik saat mengawali laga perdananya melawan West Bromwich Albion di pentas Carabao Cup dengan torehan Clean Sheet.

Arteta pun terlihat kurang puas dengan performa Leno di musim ini. Namun Ia tidak dapat melepasnya lantaran belum ada tim lain yang ingin menampungnya.

Kabarnya eks kiper Bayer Leverkusen itu tidak memperpanjang kontrak. Dan hal itu menjadi kabar bagus bagi manajemen klub untuk melepasnya secara gratis di awal Januari mendatang.

Romelu Lukaku Datang, Posisi Timo Werner Terancam

BabakTambahan – Masa depan Striker Chelsea, Timo Werner sudah mulai meredup di musim ini. Itu karena The Blues berhasil memulangkan mantan pemainnya, Romelu Lukaku dari Inter Milan.

Sejatinya Chelsea merekrut Timo Werner di musim lalu dengan tujuan agar bisa menjadi Target Man terbaik seperti para suksesornya. Akan tetapi, harapan tersebut tidak sesuai kenyataan.

Terbukti bahwa Timo Werner hanya mampu menyarangkan 6 gol dalam 35 laga. Sejak membela RB Leipzig, pria asal Jerman itu berhasil mengemas 34 gol dalam satu musim.

Namun sejak kehadiran Lukaku, pelatih Thomas Tuchel mulai menemukan opsi yang tepat untuk mengisi posisi Target Man. Pria kelahiran Belgia itu langsung mencetak gol dalam debut perdananya.

Karir Werner di Ujung Tanduk

Jelas sekali bahwa gol Lukaku semakin meyakinkan Tuchel untuk menggusur posisi Timo Werner sebagai ujung tombak serangan. Bersama Inter Milan, Lukaku telah mengantarkan timnya menyegel gelar Scudetto Serie A.

Apabila permainan Lukaku makin hari makin mulus, bukan tidak mungkin kalau Werner akan menduduki bangku cadangan bahkan mungkin masuk dalam daftar jual pemain musim depan.

Menurut legenda Chelsea, Glen Johnson, Werner masih memiliki kesempatan untuk menunjukkan performa terbaiknya di musim depan.

“Terkadang kemampuan pemain akan terlihat bagus ketika mendapatkan gesekan. Saya rasa Werner merupakan salah satu sosok yang termasuk di dalamnya,” ucap Johnson.

Berharap Hal Buruk Terjadi

Sejak musim lalu, Tuchel lebih sering menerapkan formasi 3-4-2-1 yang berfokus pada permainan sayap. Namun Timo Werner tampak tidak berdaya saat mengitari posisi sayap.

Terbukti bahwa Ia jarang memberikan assist lantaran hanya menunggu umpan manja di depan mulut gawang. Namun Lukaku merupakan Striker serba bisa sejak membela Inter.

Johnson menilai kalau Werner harus berharap hal buruk terjadi. Dimana Ia bisa bertahan sebagai pemain inti ketika pemain depan lainnya mengalami cedera.

“Saya rasa harapan tersebut terlalu berlebihan. Karena skuad utama Chelsea di musim ini terlihat sangat bugar. Jika tidak begitu, kesempatan Werner untuk tampil sangat menipis,” tutup Johnson.

Walau Cedera, Eden Hazard Akan Berikan Segalanya Untuk Real Madrid

BabakTambahan – Striker Real Madrid, Eden Hazard tak ingin menyia – nyiakan hidupnya di meja operasi pada musim 2021-2022. Kabarnya Ia akan memberikan segalanya untuk tim demi meningkatkan kualitas dan kerja sama antar pemain hingga klub.

Sebelumnya Eden Hazard telah didatangkan dengan nilai fantastis dari Chelsea. Akan tetapi, 2 musim lalu pria asal Belgia itu tak kunjung memberikan performa terbaiknya seperti ekspektasi klub. Alhasil Ia sering keluar dari skuad lantaran berkali – kali mengalami cedera.

Beberapa waktu lalu, AC Milan sempat ingin menggoda Eden Hazard walau tidak menyertakan gaji mahal. Namun El Real bersikukuh untuk tetap mempertahankannya lantaran sang pemain merasa siap mengemban tugas berat di musim ini.

Sudahi Masa – Masa Sulit

Menurut laporan Bola.net, Eden Hazard tampak kesulitan sejak terjun di musim perdananya. Terlihat jelas bahwa Striker 30 tahun itu masih gagal beradaptasi dengan para pemain Real Madrid.

Jumlah golnya pun sangat jauh dari yang diharapkan sebelumnya. Faktanya gol yang Ia persembahkan bersama Real Madrid tidak lebih dari 25 % saat membela Chelsea.

“Saya akui bahwa catatan tersebut tidak terlalu bagus untuk dibanggakan. Namun saya punya tanggung jawab yang besar untuk mengemban tugas seperti yang dijanjikan sebelumnya,” tegas Hazard pada HLN.

“Real Madrid telah mengeluarkan biaya besar kepada saya. Musim ini merupakan momen bagi saya untuk membayar lunas kepercayaan klub,” tambahnya.

Siap Jadi Pembeda

Laporan tersebut mengklaim bahwa Eden Hazard siap jadi pembeda di setiap laga. Sejak pekan perdana La Liga musim 2021-2022 dimulai, Ia telah diturunkan sebagai starter dan hanya menghasilkan 1 assist.

Catatan tersebut boleh jadi kurang memuaskan, namun setidaknya Ia telah menunjukkan yang terbaik di setiap laga.

“Banyak orang beranggapan kalau saya rentan cedera. Namun mereka tidak melihat bahwa tak ada pemain yang mampu bertahan lebih dari 10 tahun seperti yang saya lakukan pada klub sebelumnya,” ungkap Hazard.

“Tak mudah menjadi pemain kepercayaan klub. Saya selalu menjalani serangkaian tes dan menjaga kondisi badan. Tujuannya agar mampu memberikan nilai positif bagi tim,” tutupnya.

Gantikan Peran Antoine Griezmann, Barcelona Tuntaskan Kepindahan Luuk de Jong

BabakTambahan – Dalam masa – masa Deadline Day Transfer Windows musim 2021-2022. Klub papan atas La Liga, Barcelona berhasil merampungkan kepindahan Striker asal Sevilla, Luuk de Jong dengan status pemain pinjaman.

Sebelumnya, Barcelona telah mengincar beberapa Striker top dunia. Namun sayangnya upaya mereka tidak tembus target. Dan pada akhirnya, mereka mendapatkan Luuk de Jong sebagai penerus perjuangan Lionel Messi yang saat ini membelot ke Paris Saint-Germain.

Dalam proses peminjaman Luuk de Jong, terdapat ironi yang berbeda. Yakni El Barca mengembalikan Antoine Griezmann ke Atletico Madrid dengan mahar 40 Juta Euro. Penjualan tersebut terbilang rugi, karena Blaugrana harus mengeluarkan 120 Juta Euro 2 musim lalu.

Cukup Berpengalaman

Pelepasan Griezmann memang sudah tercium sejak musim lalu lantaran pemain asal Prancis itu belum mampu memberikan permainan terbaiknya. Tak butuh waktu lama, menjelang penutupan bursa transfer, akhirnya pemain 30 tahun itu kembali merumput di Wanda Metropolitano.

Kehilangan sosok penyerang sayap telah membuat Barcelona mulai berpikir lebih realistis. Apalagi mereka harus mencari posisi terbaik untuk melengkapi barisan depan sepeninggalan Messi. Alhasil mereka pun mendapatkan angin segar dengan mendatangkan Luuk de Jong dengan masa bakti hingga akhir musim 2022.

De Jong cukup berpengalaman sejak mengitari pentas La Liga. Bersama Sevilla, pria asal Belanda itu hanya mampu menyarangkan 10 gol.

Walau catatan golnya tidak terlalu meyakinkan, namun pelatih Barcelona Ronald Koeman sangat yakin dengan kemampuan mantan anak asuhnya.

Rekomendasi Koeman

Koeman tidak mungkin membeli pemain buruk untuk membuat timnya tampil lebih superior. Pelatih 58 tahun itu sangat kenal baik dengan Luuk de Jong sejak mengisi kursi kepelatihan di Timnas Belanda.

Terbukti bahwa de Jong berhasil menorehkan catatan bagus dalam 10 laga yaitu dengan menyumbangkan 1 gol.

Aksi pemain 31 tahun itu bakal tampil beda sejak menembus skuad utama Barcelona. Sebab saat ini, sudah ada 2 pemain Belanda yang siap membantunya lebih bersinar seperti Memphis Depay dan Frenkie de Jong.

Reinkarnasi Tahun 90an, Cristiano Ronaldo Bakal Kenakan 2 Nomor Punggung Berbeda

BabakTambahan – Publik sepakbola dunia tentu tak asing lagi dengan pemakaian nomor punggung di era 90an. Namun kini, hal serupa akan terjadi lagi di pentas English Premier League. Dimana pemain baru Manchester United, Cristiano Ronaldo akan mengenakan nomor punggung berbeda pada musim 2021-2022.

Sejak membela Manchester United di musim perdananya, Cristiano Ronaldo langsung mengenakan jersey nomor 7. Sehingga beberapa fans Setan Merah menjulukinya sebagai CR7.

Setelah berpindah ke Real Madrid dan Juventus, Cristiano Ronaldo tetap mengenakan nomor punggung yang sama.

Namun kini, Edinson Cavani merupakan pemegang nomor punggung 7 di dalam skuad Manchester United. Faktanya, nomor tersebut telah didaftarkan secara resmi sejak musim lalu.

Bagaimana Nasib Ronaldo?

Sesuai regulasi yang ditentukan operator English Premier League. Ketentuan penggunaan nomor punggung yang telah resmi tidak dapat diganti, kecuali pemakai nomor tersebut hengkang. Dengan ini, angka 7 tersebut sah menjadi miliki Cavani.

Seperti yang dilaporkan Daily Star, Cristiano Ronaldo masih berpeluang untuk mengenakan jersey nomor 7 di skuad utama Manchester United.

Hal tersebut akan berlaku jika Cavani mencabut nomor 7 dan memilih nomor 21 yang awalnya dikenakan Daniel James lantaran hijrah ke Leeds United.

Saat ini, Manchester United tengah mengajukan keputusan tersebut terhadap operator EPL. Namun bila proses tersebut tidak berjalan mulus, artinya Ronaldo harus mencari nomor lain.

Kenakan 2 Nomor Berbeda

Laporan tersebut menilai bahwa Cristiano Ronaldo harus puas jika nantinya tidak dapat mengenakan jersey nomor 7 pentas utama English Premier League.

Walau begitu, pemain asal Portugal itu masih memiliki opsi lain jika ingin bereuni dengan angka 7. Yaitu Ia akan mengenakannya pada UEFA Champions League.

Di satu sisi, Ronaldo akan memakai nomor 28. Dimana angka tersebut merujuk pada kesuksesannya sejak membela Sporting CP.

Kondisi ini sempat terjadi beberapa musim lalu di pentas EPL. Dimana pemain Arsenal, Henrikh Mkhitaryan mengenakan jersey nomor 7 di Liga Domestik dan menggunakan nomor 77 pada Liga Europa.

1 Hari Lagi, Real Madrid Minta Putusan PSG Soal Kylian Mbappe

BabakTambahan – Sang penguasa La Liga, Real Madrid tampaknya dikejar deadline dalam perburuan Striker Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe. El Real meminta Les Parisiens untuk memberikan keputusan terakhir apakah sang pemain bakal dilepas atau bertahan.

Pekan lalu, proses negosiasi untuk mendatangkan Kylian Mbappe terlihat sangat sulit. Karena PSG merasa kehilangan nilai investasi jika harus melepas pria 22 tahun itu.

Beberapa laporan Spanyol menyebut bahwa Kylian Mbappe sangat ingin mendapatkan jam pelatihan di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Sebelumnya Madrid pun telah melayangkan tawaran final senilai 180 Juta Euro.

Akan tetapi, klub Prancis tersebut masih belum berniat untuk melegonya lantaran Mbappe diyakini bakal berjaya dengan Lionel Messi dan Neymar Jr.

Minta Jawaban Terakhir

Sempat ada kabar bagus dimana PSG menerima tawaran resmi Real Madrid. Namun sayangnya Les Parisiens masih mengendurkan keputusan soal kepindahan Kylian Mbappe.

Hal tersebut membuat manajemen Madrid terlihat geram. Sebab puncak bursa transfer musim panas ini akan berakhir Selasa (30/08/2021) malam.

Madrid sangat ngotot ingin mengeluarkan bintang tersebut dari Parc des Princes sebelum Senin. Kabarnya mereka meminta jawaban terakhir baik hal tersebut berkonotasi negatif atau sebaliknya.

Seperti diketahui, pekan ini merupakan laga yang paling krusial bagi sang pemain. Sebab dirinya harus menjalankan jeda internasional bersama Timnas Prancis.

Carlo Ancelotti Turun Tangan

Carlo Ancelotti yang merasa proses negosiasi tersebut berjalan alot, pada akhirnya Ia turun tangan sendiri. Ia meyakini kalau Kylian Mbappe merasa tertekan ketika menjanjikan pertandingan bersama salah satu pemain terbaik Eropa.

“Tak ada hal yang lebih penting lagi selain kami menuntaskan proses transfer tersebut. Sebab kami tengah membutuhkan Striker murni yang bisa meringankan beban Karim Benzema. Nantinya pun kami serahkan semuanya pada pihak klub,” ujar Ancelotti pada situs resmi klub.

“Menjadi satu tim dengan pemain top dunia bukan menjadikan seorang pemain bisa bertanding dengan mudah. Justru hal itu akan terus membebani mereka. Maka dari itu kami ingin melihatnya bahagia dan bahkan menjadi lebih unggul dari para pemain lain,” tutupnya.

Terbuang di Manchester City, Barcelona Bakal Pinjam Bernardo Silva

BabakTambahan – Nasib pemain Manchester City, Bernardo Silva sejak musim lalu terlihat kurang baik. Barcelona yang masih ngotot mendapatkan pemain baru ingin coba mendatangkannya dengan skema peminjaman.

Di musim lalu, permainan Bernardo Silva boleh jadi terlihat apik. Terbukti bahwa timnya sukses menyegel gelar juara domestik. Kontribusinya pun melebihi ekspektasi klub.

Namun sayangnya Bernardo Silva lebih sering memanaskan bangku cadangan lantaran The Citizens memiliki banyak pilihan gelandang serang.

Berdasarkan kabar terbaru 90min, pemain asal Portugal itu merasa diasingkan. Buktinya 2 laga resmi EPL pekan lalu, eks pemain AS Monaco itu tidak mampu memberikan permainan terbaiknya.

Melihat situasi tersebut, Barcelona berupaya untuk menyelamatkan karir sang pemain.

Incaran Ronald Koeman

Menurut laporan tersebut, manajer Ronald Koeman merasa kehilangan sosok Playmaker sejak Philippe Coutinho terkapar cedera. Dan kabarnya, pemain asal Brazil itu pula akan diproyeksikan sebagai pengganti Lionel Messi di lini serang.

Koeman melihat kepiawaian yang dimiliki Bernardo Silva sejak beberapa musim lalu. Pelatih asal Belanda itu sangat yakin bahwa Ia bisa berkembang sejak menjarah pentas La Liga.

Terlebih Ia akan mengemban tugas yang tidak terlalu berat. Sebab El Barca punya Frenkie de Jong yang siap menjadi tandem di lini tengah.

Tak Mau Keluar Uang

Laporan tersebut menyebut bahwa Blaugrana tak mau mengeluarkan uang sepeser pun dalam mengamankan jasa Bernardo Silva pada bursa transfer kali ini.

Sebab kondisi finansial mereka masih tertatih – tatih akibat kasus Salary Cap. Dengan ini, pihak klub ingin coba melayangkan proposal negosiasi terhadap Manchester City dengan skema pemain pinjaman dan opsi permanen.

Atletico Madrid Jadi Pengacau

Sejatinya potensi Barcelona untuk merekrut Silva bisa berjalan mulus. Sebab pemain 27 tahun cukup memahami gaya main klub dan atmosfir Liga.

Namun sayangnya Atletico Madrid menjadi pengacau atas kedatangan pemain tersebut. Kabarnya Los Colchoneros akan segera mengajukan proposal terhadap sang pemain dengan status permanen.

Namun hingga kini besaran dana yang mereka ajukan masih belum tercium publik.