Pantang Menyerah, Manchester United Terus Goda Ousmane Dembele

BabakTambahan – Manchester United rupanya pantang menyerah untuk mendatangkan Striker utama Barcelona, Ousmane Dembele. Sejak musim lalu, The Red Devils terus menggoda sang pemain agar berlabuh di Old Trafford.

Seperti yang dilaporkan Sport, Manchester United sangat kekurangan stok winger. Itu membuat pelatih Ole Gunnar Solskjaer sangat menginginkan jasa Ousmane Dembele untuk memperkuat barisan depan timnya.

Namun musim ini mereka gagal mendaratkan Ousmane Dembele. Sebab sang pemain masih menjadi andalan utama Ronald Koeman pada skuad Barcelona. Dan hal tersebut membuat Setan Merah kehilangan kesempatan untuk menariknya dari Camp Nou.

Pilar Utama

Setelah Lionel Messi, Ousmane Dembele menjadi pilar utama Barcelona sejak keluarnya Luis Suarez ke Atletico Madrid. Pemain asal Prancis itu tampak nyaman berada di posisi Winger.

Sempat mengalami cedera lama, namun kini penyerang 23 tahun itu kembali ke skuad utama.

Di bawah kepelatihan Koeman, Dembele terlihat makin matang. Terbukti bahwa dirinya mampu memberikan tambahan poin atas timnya.

Teken Kontrak Baru

Koeman sangat tidak ingin melihat Ousmane Dembele pergi begitu saja. Sebab sang pemain merasa tidak ingin pergi begitu cepat. Apalagi Presiden baru Barcelona, Joan Laporta telah menyodorkan kontrak baru.

Eks penyerang Borussia Dortmund itu bakal bertahan lebih lama di Barcelona. Bagi Koeman, dia adalah aset yang sangat berharga. Sebab dirinya dibekali kecepatan, kemampuan dan kecerdasan di atas rata – rata.

Tak hanya kontrak baru, Ia pun akan mendapatkan tambahan gaji yang akan membuatnya makin betah di Camp Nou. Dan hal ini merupakan kabar buruk bagi Manchester United.

Incar Pemain Lain

Manchester United tentu tidak berfokus pada Dembele di bursa transfer musim panas nanti. Mereka pun tengah menyiapkan beberapa pemain baru untuk bermain di posisi Winger.

Kabarnya, Setan Merah tengah memiliki daftar pemain tersebut, di antaranya Jadon Sancho, Moussa Diaby dan Ismaila Sarr.

Dan baru – baru ini, Solskjaer telah meminta pihak manajemen untuk mendapatkan Harry Kane dari Tottenham Hotspur. Dan tentunya mereka wajib melepas beberapa pemain untuk mendaratkannya lantaran kondisi keuangan klub saat ini kurang stabil.

Buat Kesalahan Fatal, Danny Makkelie Minta Maaf Pada Portugal

BabakTambahan – Publik sepak bola dunia dikejutkan oleh wasit pemimpin laga antara Serbia vs Portugal yaitu Danny Makkelie. Dimana wasit asal Belanda itu telah membuat kesalahan yang terbilang sangat fatal dan merugikan kubu Portugal.

Berdasarkan catatan pertandingan, kedua kubu telah bertanding pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup A. Dimana laga tersebut berakhir dengan skor 2 – 2.

Namun seharusnya Portugal menang pada laga itu. Sebab Cristiano Ronaldo berhasil membobol gawang Serbia di menit ke-90+2. Akan tetapi Danny Makkelie menganggap bahwa bola tersebut masih belum melewati garis gawang.

Setelah laga usai, official Portugal melihat gol tersebut. Dan jelas – jelas banyak itu merupakan gol yang sah. Setelah itu, Danny Makkelie langsung menyatakan permintaan maafnya kepada Portugal, lebih – lebih sang pencetak gol.

Mengaku Bersalah

Keputusan yang telah dilakukan Danny Makkelie membuat Cristiano Ronaldo merasa emosi dan terzolimi. CR7 sempat melakukan proses kepada hakim garis pasca mencetak gol. Ironisnya, Striker asal Juventus itu malah mendapatkan kartu kuning.

Emosi Ronaldo boleh dibilang sangat tinggi. Sebab Ia langsung pergi ke luar lapangan sebelum laga usai. Sang wasit sangat mengaku bersalah lantaran Ia tidak mampu membuat keputusan yang tepat layaknya VAR.

“Saya mengaku salah atas keputusan itu. Sebab VAR tidak tersedia pada laga internasional. Dan itu membuat saya dan rekan lainnya sangat kesulitan dalam bekerja,” buka Makkelie seusai laga.

“Saya minta maaf atas kejadian ini. Karena ini bukan faktor kesengajaan, melainkan kekurangan kami sebagai wasit,” tambahnya.

Rasa Kecewa Fernando Santos

Pelatih Portugal, Fernando Santos telah melayangkan rasa kekecewaannya terhadap Danny Makkelie sesuai pertandingan. Ia sangat tidak puas dengan kinerja sang wasit.

Ia pun mengeluhkan VAR yang selama ini menjadi wasit kedua dalam setiap laga. Namun entah mengapa teknologi tersebut tidak muncul pada level Internasional.

“Sangat tidak boleh bila kompetisi resmi digelar tanpa bantuan VAR. Karena selama ini teknologi tersebut terbilang sangat Fairplay. Namun kami tidak menikmatinya hari ini,” keluh Santos.

“Saya tahu bahwa Makkelie seorang manusia biasa. Namun saya rasa bahwa mereka memiliki VAR. Jadi untuk itulah VAR ada,” tutupnya.

Ingin Duetkan Haaland dan Mbappe, Real Madrid Bakal Lepas 6 pemain

BabakTambahan – Raksasa La Liga, Real Madrid kembali membuat gempar publik sepak bola. Kabarnya Los Galacticos akan menjual 6 pemainnya demi menduetkan Erling Haaland dan Kylian Mbappe.

Real Madrid bukan tim pertama yang mencatatkan rekor pembelian pemain termahal dunia. Namun setelah sukses mendatangkan Gareth Bale dari Tottenham Hotspur beberapa tahun silam. Mereka kembali akan mencatat rekor yang mungkin tidak mampu dipecahkan klub lain.

Sejauh ini, Real Madrid sangat menginginkan dua Striker asal Borussia Dortmund dan Paris Saint-Germain itu. Karena komposisi pemain yang mereka miliki saat ini masih belum stabil. Sehingga mereka kehilangan asa untuk menjadi juara La Liga musim 2021.

Harga Jual Sangat Tinggi

Real Madrid mungkin harus bersiap untuk kehilangan seluruh dana yang ada untuk mendatangkan kedua Striker tersebut. Sebab usia mereka yang masih muda dan tampil impresif tentu tidak dapat diboyong dengan harga murah.

Menurut kabar Daily Star, harga Haaland bakal ditafsir senilai 75 Juta Euro. Akan tetapi harga tersebut bakal lebih tinggi lantaran sang pemain masih menyisakan kontrak bersama Borussia Dortmund hingga musim 2024.

Sementara mahar transfer Kylian Mbappe juga terlihat sangat fantastis. PSG hanya akan melepasnya lebih dari 100 Juta Euro.

Kedua pemain tersebut sangat gacor dalam merusak sisi pertahanan lawan. Namun Madrid harus sadar bahwa mendapatkan keduanya tak kan berjalan mudah.

Relakan 6 Pemain Inti

Sepertinya Real Madrid sangat ngotot untuk mendapatkan keduanya di akhir musim nanti. Sejauh ini pihak klub telah menemukan titik terang yaitu merelakan 6 pemain inti.

Pemain yang harus cabut pada bursa transfer mendatang adalah Gareth Bale, Sergio Ramos, Eden Hazard, Raphael Varane, Marcelo dan Francisco Alarcon.

Laporan tersebut sangat memahami bahwa kondisi finansial El Real sangat menipis sejak pandemi COVID-19. Terbukti bahwa mereka minim pembelian pemain pada jendela transfer musim lalu.

Dengan melepas keenam pemain tersebut, maka neraca keuangan klub bakal stabil. Dan tentunya mereka memiliki kesempatan untuk mendatangkan Mbappe dan Haaland.

Ketimbang Maguire, Roy Keane Lebih Memilih John Stones

BabakTambahan – Legenda hidup Manchester United, Roy Keane menyebut bahwa John Stones lebih layak mengisi posisi bek utama Timnas Inggris ketimbang Harry Maguire.

Keane pun menambahkan, pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate tak kan lagi kebingungan dalam menentukan siapa pengawal terbaik pada barisan belakang The Three Lions.

Sebelumnya John Stones sempat mengalami banyak hal buruk bersama Manchester City. Terbukti bahwa pelatih Pep Guardiola jarang menurunkannya pada posisi beka tengah. Hal itu membuatnya tidak masuk ke dalam skuad utama Timnas Inggris sejak November 2019.

Namun belakangan ini John Stones mulai mencuri perhatian Guardiola dan Southgate. Sebab pria 26 tahun itu telah mengalami perubahan yang cukup signifikan.

Antarkan Inggris Menang

Pada pentas Kualifikasi Piala Dunia 2022, John Stones diberi kepercayaan untuk mengawal barisan belakang The Three Lions.

Hasilnya Ia mampu mengantarkan timnya berhasil menang telak atas San Marino dengan skor akhir 5 – 0. Meskipun Ia turun sebagai pemain pengganti di babak kedua, namun kualitasnya sebagai bek sangat luar biasa.

Terbukti bahwa Ia mampu mematahkan beberapa serangan lawan yang tak berujung tendangan gawang.

Keane menyebut bahwa permainan yang Ia tampilkan begitu menawan. Tak seperti pemain lainnya, Ia selalu hadir tepat waktu dalam menjaga Striker lawan.

“Southgate bakal bimbang atas penampilan Stones. Karenanya, Ia harus memainkannya selama 90 menit waktu normal di laga mendatang untuk mengetahui performa terbaiknya,” tegas Keane.

Gusur Posisi Maguire

John Stones mungkin tidak seperti Maguire dalam menjaga arena pertahanan. Sebab Ia sering maju untuk membantu rencana serangan. Akan tetapi, kecepatan dan ketangguhan yang dimilikinya mampu merubah segalanya.

Jika dibandingkan dengan Maguire, permainan Stones terbilang sangat memukau. Bisa jadi bahwa eks pemain Everton itu bakal gantikan posisi Maguire sebagai bek tengah.

“Saya telah melihat bagaimana cara Ia bermain dan hingga sukses berkembang seperti saat ini. Karena City telah membuat dirinya semakin tangguh sejak dilatih Guardiola,” ucap Keane.

“Bukan tidak mungkin bahwa Ia bakal jadi pilihan utama Southgate di ajang Piala Dunia nanti. Karena saat ini masih belum ada nama terbaik yang siap mengisi posisi beka tengah,” tutupnya.

Masa Depan Cerah, Suatu Saat Amad Diallo Layak Raih Ballon d’Or

BabakTambahan – Mantan kiper utama AC Milan, Giovanni Galli menyebut bahwa masa depan Amad Diallo sangat cerah. Ia pun meyakini bahwa pemain anyar Manchester United itu bakal jadi peraih Ballon d’Or suatu saat nanti.

Seperti diketahui bahwa The Red Devils telah memboyong Amad Diallo dari Atalanta musim panas lalu. Akan tetapi, pemain asal Pantai Gading itu tidak langsung diplot sebagai skuad inti.

Pelatih Ole Gunnar Solskjaer sangat paham bahwa Amad Diallo masih berusia 18 tahun. Dan itu membuatnya harus menggali ilmu lebih dalam dari para seniornya. Belakangan ini, Diallo sudah mengikuti program latihan reguler.

Pada Leg Kedua Liga Europa, pelatih asal Norwegia itu baru menurunkannya kala bertamu ke markas AC Milan. Hasilnya, debut pertamanya berlangsung manis lantaran sukses mencetak gol dan mengantarkan Setan Merah melaju ke babak 8 besar.

Sangat Istimewa

Goal International mengatakan, Galli sangat takjub dengan penampilan Amad Diallo. Padahal saat itu Ia merupakan pemain pengganti yang turun di babak kedua. Namun rasa percaya diri yang Ia punya telah membuktikan kapasitasnya sebagai winger terbaik.

“Dia merupakan pemain yang sangat istimewa. Sebab tidak semua pemain mampu menjalankan debut manisnya selama 45 menit dan sukses membawa timnya meraih kemenangan,” tega Galli.

“Hasil yang Ia dapatkan pada laga itu merupakan awal dari kesuksesan mendatang. Dan saya pun bisa meyakini bahwa masa depannya akan jauh lebih cerah,” sambungnya.

Calon Peraih Ballon d’Or

Trofi Ballon d’Or merupakan puncak tertinggi yang menjadi rebutan para pesepakbola profesional. Galli percaya bahwa Amad Diallo merupakan calon terkuat yang mampu meraih penghargaan tersebut.

“Diallo hanya butuh implementasi yang kuat dan stabil saat berada di atas lapangan. Ia pun harus mengikuti semua arahan yang diberikan sang pelatih demi kemajuan pribadinya,” seru Galli.

“Saya melihat bahwa masih belum ada pemain seusianya yang bisa memberikan kontribusi besar bagi tim. Jika dia selalu tampil maksimal di semua laga ke depannya, maka Ia layak menjadi suksesor Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo,” tutupnya.

Lepas Pirlo, Juventus Inginkan Jasa Zinedine Zidane

BabakTambahan – Gosip transfer musim depan tak kunjung surut. Namun kali ini lebih menjuru pada kursi kepelatihan. Dilaporkan bahwa Juventus ingin melepas Andrea Pirlo dan menggantinya dengan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.

Sejatinya posisi Pirlo saat ini mulai tidak aman. Tercatat bahwa pelatih asal Italia itu tidak mampu memberikan yang terbaik bagi pihak klub. Setelah Ia gagal dalam Liga Champions, Ia pun juga harus rela kehilangan asa juara Serie A yang musim ini bakal jadi milik Inter Milan.

Situasi tersebut membuat manajemen Bianconeri geram melihat performa yang diberikannya. Kabarnya Si Nyonya Tua telah membidik nama Zinedine Zidane sebagai pelatih ideal.

Sangat Berkualitas

Gazzetta Dello Sport mengklaim bahwa Zinedine Zidane merupakan sosok pelatih yang sanga berkualitas dalam memimpin sebuah tim.

Terbukti bahwa pelatih asal Prancis itu telah memberikan segalanya bagi Real Madrid. Tercatat bahwa pelatih berkepala plontos itu sukses memberikan 2 gelar juara La Liga dan 3 trofi Liga Champions terhadap Los Galacticos.

Tentunya CV Zidane yang memuaskan itu sangat mapan untuk menukangi Juventus di musim depan. Karena Ia bisa merubah permainan Juve pasca memimpin jalannya laga di tepi lapangan.

Bakal Terjadi

Laporan tersebut juga menambahkan bahwa kepindahan Zinedine Zidane pasti bakal terjadi. Sebab pelatih 48 tahun itu merupakan alumni playmaker Bianconeri pada eranya.

Pastinya Ia sangat tahu betul seluk – beluk permainan Si Nyonya Tua. Apalagi dalam skuad utama Juve telah hadir mantan pemain terbaiknya selama di Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Hal itu akan membuatnya semakin mudah untuk pindah ke Turin di akhir musim nanti.

PR Terberat

Saat ini Zinedine Zidane tengah dihadapkan dengan sejumlah PR terberat. Dimana manajemen El Real akan mempertahankannya jikalau dirinya sanggup memberikan trofi di musim ini.

Di satu sisi, berbagai gosip telah beredar bahwa pihak klub telah mengincar pelatih Jerman, Joachim Loew.

Tentunya Zidane akan mendapatkan dua kabar baik dan buruk. Kabar baiknya Ia akan bertahan jika berhasil mempersembahkan gelar. Dan buruknya Ia akan keluar dari Santiago Bernabeu.

Mengejutkan, Antonio Conte Berada di Ambang Pintu Keluar Inter Milan

BabakTambahan – Publik sepak bola tahu bahwa Antonio Conte merupakan salah satu pelatih top yang dimiliki Inter Milan saat ini. Akan tetapi masa baktinya bersama Nerazzurri bakal berakhir cepat di akhir musim nanti.

Sejatinya Antonio Conte meneken kontrak bersama Inter sejak musim 2019 silam. Kepiawaian pelatih 51 tahun itu mampu mengembalikan masa – masa kejayaan klub yang telah hilang.

Di musim lalu, Antonio Conte sukses membawa timnya menjadi rival terbesar Juventus. Namun sayangnya mereka tidak mampu mempersembahkan gelar juara.

Meski begitu, Inter makin tampil moncer di musim ini. Sempat mengalami beberapa rintangan besar yang pada akhirnya terlempar dari 4 besar klasemen. Namun sejak Januari 2021, pelatih asal Italia itu mampu membawa timnya memuncaki klasemen dan nyaris tidak terkejar oleh para pesaingnya.

Kontradiktif Tentang Transfer Pemain

Musim ini merupakan momen spesial bagi Antonio Conte. Pasalnya, timnya telah bersiap untuk meraih gelar Scudetto musim 2020-2021. Namun Kebersamaannya dengan Nerazzurri dirumorkan tak kan bertahan lama.

Sejauh ini eks pelatih Chelsea itu terlalu sering mengalami masalah kontradiksi dengan pihak manajemen. Terutama dalam hal transfer pemain. Terbukti bahwa dirinya jarang mendapatkan kepuasan dalam menghadirkan pemain baru.

Faktanya, Christian Eriksen dan Ivan Perisic masih tetap dipertahankan. Padahal seharusnya kedua pemain tersebut bisa dibilang tidak layak berseragam Inter.

Saat ini kondisi keuangan pihak klub sangat bermasalah. Dan kemungkinan besar mereka tidak akan belanja pemain saat bursa transfer musim panas nanti dibuka.

Kejadian yang Sama

Seperti diketahui bahwa Antonio Conte telah mengalami kejadian tersebut semasa menukangi Juventus. Pada akhirnya, Ia bertekad untuk keluar dari Allianz Stadium dan direkrut Chelsea.

Menurut laporan Tuttosport, Conte memiliki alasan yang cukup kuat mengapa dirinya tidak pantas lagi bersama Bianconeri. Sebab Si Nyonya Tua sering mengecewakan dirinya pada jendela transfer.

Ia sangat menyayangkan apabila kejadian serupa terulang kembali di musim depan. Jika itu terjadi, maka Ia pun tak kan mau memperpanjang kontrak bersama Inter.

Di sisi lain, telah muncul beberapa tim top Eropa yang siap mengamankan jasanya. Mereka adalah Tottenham Hotspur dan Manchester United.

Gantikan Zinedine Zidane, Real Madrid Incar Joachim Loew

BabakTambahan – Raksasa La Liga, Real Madrid tidak main – main dalam merombak skuad intinya. Rumornya pelatih Zinedine Zidane tengah mendapatkan ancaman lantaran pihak manajemen mulai mengincar Joachim Loew sebagai kandidat pelatih barunya.

Seperti yang dilaporkan Bild, Real Madrid tertarik untuk mendapatkan jasa Joachim Loew. Pasalnya pelatih Timnas Jerman itu memiliki filosofi yang sama dengan permainan Los Galacticos.

Joachim Loew merupakan pelatih terbaik yang dimiliki Der Panzer. Pelatih 61 tahun itu menggantikan posisi Jurgen Klinsmann pada tahun 2006.

Dan baru – baru ini, Ia telah membuat keputusan yang sangat krusial. Kabarnya juru taktik top tersebut akan cabut dari Olimpiade Berlin Stadium pasca EURO 2020.

Rencana Pemecatan Zidane

Kabar tersebut melaporkan bahwa posisi Zidane di Real Madrid tidak cukup aman. Sebab pelatih asal Prancis itu tidak mampu mengembalikan performa timnya di musim ini.

Terbaru, pelatih berkepala plontos itu kerap mengalami hasil buruk. Sehingga El Real saat ini bertengger pada posisi ke-3 klasemen sementara.

Pihak manajemen pun langsung berencana untuk memecatnya apabila dirinya tidak mampu memberikan satu gelar di akhir musim ini.

Sosok Pelatih Ideal

Laporan tersebut pun mengklaim bahwa Joachim Loew merupakan sosok pelatih ideal bagi Madrid. Kabarnya Florentino Perez telah memantau jam terbang pelatih Timnas Jerman itu.

Dirinya menilai bahwa kemampuan Low sangat tidak bisa diragukan lagi. Salah satu kesuksesan terbesar yang pernah Ia berikan terhadap Der Panzer adalah menjuarai Piala Dunia 2014 di Brazil.

Sementara itu, Ia juga mampu mengorbitkan sejumlah bintang muda yang hingga kini bertebaran di beberapa klub terbaik Eropa.

Masih Mengambang

Sejauh ini manajemen Madrid masih belum menemui Joachim Loew baik secara personal maupun publik. Sebab mereka masih memiliki jadwal padat di awal Maret nanti.

Akan tetapi, upaya untuk mendapatkan tanda tangannya telah terbuka lebar. Sebab masih belum ada klub lain yang bersiap untuk memboyongnya.

Namun semua itu bergantung performa Zidane dalam mengarungi musim ini. Jika Ia tidak dapat memberikan yang terbaik, itu berarti masa baktinya bersama El Real akan berakhir.

Georginio Wijnaldum Tetapkan Pilihannya untuk Gabung Barcelona

BabakTambahan – Sang juara bertahan English Premier League, Liverpool dilaporkan akan kehilangan sosok pemain pentingnya di akhir musim nanti. Pasalnya, Georginio Wijnaldum telah menetapkan pilihannya untuk segera gabung Barcelona di musim depan.

Menurut laporan The Times, Georginio Wijnaldum sudah melakukan perjanjian pra kontrak dengan El Barca. Akan tetapi, keduanya masih merahasiakannya ada publik.

Seperti diketahui, Georginio Wijnaldum merupakan sosok pemain kunci The Reds. Sebab bergabungnya pemain 30 tahun itu Newcastle United, pelatih Jurgen Klopp masih belum menemukan pengganti yang tepat atas dirinya.

Apalagi sejak absennya Fabinho lantaran cedera, pemain asal Belanda itu makin nyaman menduduki posisi inti pada lini tengah. Ironisnya, Liverpool gagal memperpanjang kontrak lantaran sang pemain memutuskan ingin pergi dari Anfield Stadium.

Barcelona Prioritas Utama

Sebetulnya Georginio Wijnaldum bisa saja pergi untuk berlabuh ke klub lain. Sebab Ia akan berstatus sebagai Free Transfer di bursa transfer musim panas mendatang.

Akan tetapi, eks gelandang Newcastle United itu lebih memprioritaskan Barcelona sebagai destinasi klub utama. Sebab sebelumnya pelatih Barcelona, Ronald Koeman gagal mendatangkannya di musim ini.

Namun laporan tersebut mengklaim bahwa target Koeman untuk mendatangkan anak asuhnya di Timnas Belanda tak kan mengalami kendala apa pun. Sebab sang pemain sangat siap untuk berkolaborasi dengan Lionel Messi dan kolega.

Lebih lanjut, perjanjian pra kontrak tersebut telah disetujui oleh manajemen Barcelona. Nantinya pihak klub akan mengumumkannya pada akhir musim 2020-2021.

Mungkin Sudah Waktunya

Seperti mengutip dari Goal, Georginio Wijnaldum tampak berat meninggalkan Anfield Stadium. Sebab Ia merupakan pilar terbaik Jurgen Klopp dalam beberapa musim terakhir.

“Mungkin sudah waktunya bagi saya untuk menentukan masa depan. Gabung Barcelona adalah impian terbesar semua pemain,” seru Wijnaldum.

“Saya rela menghabiskan masa bakti bersama El Barca. Sebab semua publik tahu bahwa Barcelona merupakan salah satu klub terbaik di dunia. Maka tak heran jika saya ingin memberikan yang terbaik untuk ke depannya,” tegasnya.

“Dan saya tak kan melupakan memory paling indah bersama Liverpool. Karenanyalah saya bisa sukses seperti saat ini,” tutupnya.

Cristian Pulisic Buka Peluang Untuk Liverpool

BabakTambahan – Gelandang Chelsea, Christian Pulisic belakangan ini mengalami nasib yang kurang bagus. Pasalnya, pelatih Thomas Tuchel jarang menurunkannya sebagai starter.

Situasi tersebut menjadi inti perhatian legenda hidup Timnas Amerika Serikat, Brad Friedel. Baginya, sosok Christian Pulisic merupakan jaminan kemenangan bagi The Blues. Sebab sang pemain telah bersinar sejak memperkuat Borussia Dortmund.

Namun sayang sekali, posisi Christian Pulisic di skuad utama Chelsea harus mengalami penurunan. Dan hal tersebut dikarenakan para pesaingnya seperti Timo Werner, Hakim Ziyech dan Kami Havertz makin hari makin berkembang.

Ironisnya lagi, playmaker 22 tahun itu terkapar cedera. Dan Ia hanya diturunkan sebagai starter sebanyak 10 kali di ajang English Premier League musim ini.

Siap Hijrah ke Liverpool

Friedel menyebut bahwa Christian Pulisic memiliki gaya main yang cocok bagi Liverpool. Ia meyakini bahwa sang pemain siap hijrah ke klub rival demi mengamankan masa depannya.

“Dia memiliki keahlian dalam hal kecepatan. Tak heran jika pelatih Liverpool, Jurgen Klopp sangat puas ketika mendatangkannya ke Anfield Stadium,” tegas Friedel.

“Klopp merupakan sosok pelatih yang tidak suka gaya main lambat. Apalagi filosofi Liverpool yang terkenal dengan gaya main “Kick Anda Rush,” saya pun bisa melihat bahwa Pulisic akan mampu bermain di bawah tekanan. Karena Ia bisa melebar ke tepi lapangan berkat kemampuannya,” tambahnya.

Pemain Paling Berpotensi

Christian Pulisic merupakan pemain asal Amerika Serikat yang paling berpotensi sejauh ini. Ia mampu mengharumkan nama Timnas dengan segala prestasi yang diberikannya.

Maka tak heran jika Friedel menyebutnya bahwa Ia lebih baik hijrah ke klub lain dari pada harus berdiam diri di bangku cadangan.

“Pulisic hanya perlu sosok pelatih yang bisa membaca potensi dan peluang terhadap pemain muda. Klopp merupakan salah satu pelatih yang saat ini mampu memetakan komposisi dan kualitas pemain,” ucap Friedel.

“Saya bisa meyakini bahwa Pulisic akan padu bila bertandem dengan Klopp di Liverpool. Apalagi saat ini, kondisi The Reds cukup mengkhawatirkan. Setidaknya mereka bisa memulai segalanya dengan wujud kesuksesan di musim depan,” tutupnya.

Antonio Conte Desak Inter Milan Segera Datangkan Emerson Palmieri

BabakTambahan – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte tengah mendesak manajemen klub untuk segera mendatangkan Emerson Palmieri di bursa transfer musim panas mendatang. Pasalnya, bek Chelsea itu telah membuktikan kapasitasnya sebagai pengawal jantung pertahanan.

Musim ini merupakan era kebangkitan bagi Nerazzurri. Sejatinya, pasukan Conte masih kokoh di puncak klasemen. Beberapa media menyebut bahwa Inter bakal jadi jawara Serie A musim 2020-2021.

Conte sangat bangga dengan performa timnya saat ini. Nantinya pelatih asal Italia itu akan memperkokoh lini belakang dengan memboyong Emerson Palmieri dari Stamford Bridge.

Calciomercato mengklaim bahwa Emerson Palmieri sangat cocok bertugas di bawah asuhan Conte. Karena keduanya sempat berkolaborasi bersama Chelsea.

Sangat Kenal Baik

Conte tentu memiliki tujuan khusus mengapa dirinya sangat menginginkan jasa Emerson Palmieri untuk bermain di Inter Milan.

Pelatih 51 tahun itu telah mengangkut Emerson dari Palermo sejak musim 2014. Akan tetapi, kebersamaan keduanya berakhir pada tahun 2015 lantaran manajemen klub sangat kecewa dengan penampilan sang pelatih.

Walau begitu, Conte masih ngotot untuk mendapatkan tanda tangannya di akhir musim nanti.

Bakal Berjalan Mulus

Laporan tersebut juga mengatakan bahwa keinginan Conte terhadap Emerson Palmieri bakal berjalan mulus. Sebab sang bek terlalu sering duduk di pinggir lapangan.

Pasalnya, saat ini The Blues telah memiliki tembok pertahanan yang dinilai sangat kuat. Belakangan ini, mereka sering menurunkan Thiago Silva, Benevento Chilwell dan Marcos Alonso.

Sang pemain pun geram dengan situasi tersebut. Baru – baru ini, bek asal Brazil itu ingin segera keluar dari Stamford Bridge.

Masih Berkontribusi

Emerson mungkin bukan bek andalan utama Chelsea sejak kehadiran Thomas Tuchel. Faktanya, pelatih asal Jerman itu sama sekali tidak melirik kemampuan yang dimiliki bek 23 tahun tersebut.

Terbaru, Tuchel mencoba peruntungan dengan menurunkan Emerson pada laga melawan Atletico Madrid, Kamis (18/03/2021) dini hari WIB.

Ia turun sebagai pemain pengganti dan terbukti masih berkontribusi besar terhadap klub. Faktanya, Ia menetak gol kedua bagi timnya yang sekaligus mengubur mimpi Los Colchoneros melaju ke babak 8 besar Liga Champions.

Setelah Absen Lama, Kini Paulo Dybala Siap Merumput Lagi

BabakTambahan – Lini depan Juventus bakal semakin kuat dalam menjalankan laga sisa Serie A di musim ini. Pasalnya, Striker andalan mereka, Paulo Dybala siap merumput lagi setelah absen lama.

Seperti diketahui, Paulo Dybala telah menghabiskan waktu berbulan – bulan di meja operasi lantaran cedera. Tercatat, pemain asal Argentina itu absen sejak Januari 2021.

Musim ini bukan musim terbaik bagi Paulo Dybala. Karena Striker 27 tahun itu tidak mampu membantu timnya tampil baik di berbagai kompetisi. Salah satunya Liga Champions, Bianconeri harus kehilangan kesempatan untuk lolos ke babak 8 besar setelah tumbang di tangan Porto.

Sky Sports menyebut bahwa Stiker kidal itu akan segera kembali mengisi skuad utama setelah kembali dari jeda internasional.

Operasi Berjalan Lebih Cepat

Laporan tersebut mengatakan, operasi pemulihan Paulo Dybala telah berjalan lebih cepat dari ekspektasi sebelumnya.

Kabarnya Ia bisa mempertajam lini depan Si Nyonya Tua mulai awal April mendatang. Hal tersebut telah mengundang rasa bangka sang pelatih, Andrea Pirlo. Faktanya kehilangan sosok Dybala merupakan ancaman bagi dirinya.

Pada klasemen sementara, posisi Juventus tertinggal cukup jauh dari sang pemuncak klasemen, Inter Milan. Namun Pirlo percaya bahwa masih ada harapan untuk mendapatkan trofi Scudetto musim ini.

Tenaga Baru

Kehadiran Paulo Dybala akan jadi tenaga baru bagi Juventus. Pirlo sangat yakin bahwa sang pemain mampu memberikan segalanya pada kompetisi Serie A.

Sebab rival abadi mereka, AC Milan dan Inter Milan tengah menjalankan dua kompetisi berbeda yang pastinya membutuhkan banyak pemain sebagai tambahan tenaga.

Kini Juventus hanya fokus mengejar ketertinggalan poin agar mampu mengkudeta posisi Nerazzurri.

Terbaru, Juve tengah dihadapkan dengan masalah besar lantaran sang pemain bintangnya, Cristiano Ronaldo bakal abut dari Turin.

Rumor tersebut telah memanaskan sejumlah media Italia. Akan tetapi, Pirlo percaya bahwa para pemainnya mampu keluar dari keterpurukan.

Di akhir pekan nanti, Juventus akan menjamu Benevento, Minggu (21/03/2021). Ini merupakan modal penting bagi pelatih 41 tahun itu untuk mendapatkan tambahan poin.

Makin Gacor, Thomas Tuchel Inginkan Antonio Rudiger Tetap Bertahan

BabakTambahan – Bek veteran Chelsea, Antonio Rudiger sepertinya bakal bertahan lebih lama di Stamford Bridge. Pasalnya, pelatih Thomas Tuchel menilai bahwa penampilannya di musim ini makin hari makin gacor.

Baru – baru ini Tuchel meminta manajemen The Blues untuk segera menyodorkan kontrak jangka panjang terhadap Antonio Rudiger. Meski sebelumnya bek asal Jerman itu sering memanaskan bangku cadangan.

Penilaian Tuchel tidak mungkin salah. Sebab eks pelatih Paris Saint-Germain itu sukses menghindarkan Chelsea dari jurang kekalahan sejak menjabat sebagai pelatih anyar.

Menurut laporan The Daily Mail, Antonio Rudiger telah masuk ke dalam daftar jual The Blues. Akan tetapi Tuchel menghapus daftar nama tersebut lantaran mulai tertarik dengan permainan sang bek.

Tetap Bertahan

Berdasarkan laporan tersebut, Tuchel telah melakukan kesepakatan dengan manajemen klub agar Antonio Rudiger tetap bertahan. Karena saat ini kondisi lini belakang timnya dinilai sangat baik.

Terbaru, kehadiran Tuchel seakan – akan merubah filosofi permainan Chelsea. Terbukti bahwa timnya mampu mencetak 12 kali Clean Sheet di semua ajang kompetisi.

Pelatih 47 tahun itu bakal memastikan posisi Rudiger aman di barisan belakang. Nantinya Ia akan mengisi skuad inti hingga habis kontrak.

Sang pemain hanya menunggu proposal kontrak baru. Kabarnya, mantan pemain AS Roma itu akan bertahan lebih dari 5 musim bersama The Blues.

Siap Berjuang

Menjadi kepercayaan pelatih merupakan hal terpenting bagi para pemain. Terutama Antonio Rudiger, Ia menyatakan kesiapannya untuk berjuang di tim utama hingga berhasil memenangkan pertandingan dan merebut sejumlah trofi bergengsi.

Beberapa waktu lalu, Tuchel sempat menggelar pertemuan pribadi dengan sang pemain. Keduanya terlihat fokus untuk mengembalikan masa – masa kejayaan Chelsea.

Tidak mungkin pelatih tersebut merelakannya pemain sesama asalnya jika masih ada kesempatan untuk maju dan berkembang. Karena keduanya merupakan sosok terpenting dalam sejarah sepak bola Jerman.

Rudiger sudah tidak sabar menanti sodoran kontrak anyar tersebut. Dan laporan itu mengatakan bahwa dirinya akan memberikan segalanya agar tetap menjadi andalan utama sang pelatih.

Manchester United Resmikan Kontrak Jangka Panjang Untuk Hannibal Mejbri

BabakTambahan – Raksasa Liga Inggris, Manchester United baru saja meresmikan kontrak jangka panjang untuk gelandang mudanya, Hannibal Mejbri. Pengumuman resmi itu telah dirilis pada situs resmi klub.

Hannibal Mejbri bukan merupakan pemain akademi murni Manchester United. Sebab Wonderkid asal Prancis itu diangkut ke Old Trafford musim 2019 dari klub muda Prancis, AS Monaco.

Walau usianya masih 18 tahun, namun Hannibal Mejbri telah dipercaya sebagai pemain inti skuad MU U-23. Di musim ini, gelandang tersebut telah mengemas 4 gol dan 7 assist hanya dalam 18 laga di semua ajang kompetisi.

Mejbri sukses mencuri perhatian pelatih The Red Devils, Ole Gunnar Solskjaer dengan memberikan performa terbaiknya. Ia langsung berduet dengan Amad Diallo di barisan tengah.

Kabarnya pelatih asal Norwegia itu bakal mengambil keputusan untuk segera memerankan debutnya di skuad inti Manchester United.

Kontrak Jangka Panjang

Menurut beberapa laporan media Inggris, Hannibal Mejbri telah merampungkan penandatangan kontrak baru jangka panjang. Namun hingga kini pihak manajemen masih belum membeberkan durasi tersebut.

Sejauh ini Solskjaer lebih sering menurunkan sejumlah pemain muda seperti Diallo, Shola Shoretire dan beberapa pemain akademi. Tak sedikit dari mereka yang tampil mengecewakan sejak turun sebagai starter dan pemain pengganti.

“Saya tidak ingin mengambil keputusan singkat terkait laga debut Mejbri. Karena saat ini, Ia tengah mengalami cedera ringan,” ucap Solskjaer kepada MUTV.

“Jika kondisinya sudah membaik, saya pun bisa langsung mempromosikannya ke dalam skuad inti MU,” tambahnya.

Siap Main di Level Profesional

Hannibal Mejbri bukan satu – satunya pemain muda yang telah mewarnai permainan Manchester United. Karena sebelumnya telah banyak muncul Wonderkid yang sukses hingga menjadi pilihan utama.

Kendati begitu, Mejbri dipercaya sangat siap untuk bermain di level profesional. Karena itu merupakan tujuan utama semua pemain sejak bergabung dengan akademi.

“Stok pemain muda sangat penting bagi kami. Selain menghemat neraca keuangan, pihak klub juga akan mendapatkan banyak keuntungan,” pungkas Solskjaer.

“Ia harus banyak belajar dari semua pemain senior. Karena hal itu akan membuatnya semakin yakin dan percaya diri,” tutupnya.

Lautaro Martinez Yakini Inter Milan Bakal Juara Serie A

BabakTambahan – Mesin gol Inter Milan, Lautaro Martinez meyakini bahwa timnya bakal mampu menjuarai Liga Italia Serie A musim 2020-2021. Sebab saat ini, Nerazzurri masih kokoh di puncak klasemen dengan mengoleksi 65 poin.

Seperti diketahui, akhir Liga tsb hanya menyisakan 11 pertandingan. Dan itu artinya, Lautaro Martinez dan kolega wajib memetik kemenangan setidaknya 7 kali untuk mencapai titik aman.

Terkini, Nerazzurri sukses mendapatkan tambahan poin kala bertandang ke markas Torino, Minggu (14/03/2021). Lautaro Martinez sukses membawa timnya unggul 2 – 1 pada laga itu.

Pemain asal Argentina itu sukses menjadi pembeda di menit – menit akhir babak kedua. Striker 23 tahun itu langsung mengakhiri kemenangan atas timnya melalui aksi magisnya di menit ke-85.

Sangat Butuh Banyak Poin

Lautaro Martinez mengakui bahwa laga tersebut berjalan cukup alot. Sebab tim tuan rumah memiliki target khusus di pentas Serie A. Dimana pasukan Davide Nicola juga ingin menambah poin demi keluar dari zona degradasi.

Berdasarkan klasemen sementara, Il Toro menduduki posisi ke-18 dengan mendapatkan 22 poin. Namun permainan tim tamu lebih meyakinkan lantaran butuh banyak poin demi menjaga asa meraih gelar Scudetto.

“Kami paham bahwa Torino sangat menginginkan kemenangan dan poin tambahan. Namun apalah daya, bola itu bundar. Dan kami sukses memenangkan pertandingan tersebut,” ujar Martinez.

“Kami selalu menjalankan latihan secara teratur dan penuh semangat. Semuanya telah kami persiapkan untuk laga mendatang yang penuh tantangan,” tambahnya.

Scudetto di Depan Mata

Lautaro Martinez pun menambahkan bahwa kemenangan pada laga tersebut menjadi bukti bahwa timnya saat ini tengah berada di jalur yang tepat.

Scudetto merupakan impian utama bagi seluruh peserta Serie A. Semua tim akan saling tampil maksimal demi menyegel gelar juara tersebut.

“Pertandingan tersebut telah mengajarkan kepada kami apa artinya kemenangan. Tak peduli permainan dan taktik yang digunakan, karena yang terpenting adalah pulang dengan meraih 3 poin,” sambung Martinez.

“Yang hanya kami inginkan adalah menang dan menang. Tidak penting siapa yang menjadi pencetak gol. Bagi saya, tambahan 3 poin adalah titik tertinggi,” tutupnya.

Edmond Tapsoba, Momok Baru Erling Haaland

BabakTambahan – Ada yang menarik dari laga antara Bayer Leverkusen vs Borussia Dortmund pada Matchday ke-17 Bundesliga. Dimana Striker Die Borussen, Erling Haaland dibuat tak berdaya oleh Edmond Tapsoba.

Pertandingan tersebut cukup berjalan ketat, namun Leverkusen sukses mengakhiri permainan dengan skor 2 – 1. Edmond Tapsoba yang bertugas mengawal Haaland mampu melakukan aksinya dengan baik.

Buktinya Haaland nyaris tidak punya kesempatan untuk melakukan tendangan ke arah gawang. Selama 90 menit waktu normal, Striker asal Norwegia itu hanya meluncurkan 2 Shoot on Target yang semuanya berhasil dipatahkan oleh Edmond Tapsoba.

Semua mata tertuju pada bek asal Burkina Faso itu. Pasalnya, Ia merupakan momok baru Haaland dalam kompetisi profesional.

Meskipun bek 22 tahun itu gagal memberikan Clean Sheet bagi timnya. Namun setidaknya Ia sukses mengunci permainan Haaland.

Pemain Muda Berbakat

Edmond Tapsoba merupakan pria kelahiran Ouagadougou, Burkina Faso. Pemain muda berbakat itu mengawali karirnya bersama Salitas pada tahun 2014. Kemudian melebarkan sayapnya di US Ouagadougou.

Di tahun 2018, Ia diangkut klub asal Liga Portugal, Victoria Guimaraes. 4 musim berikutnya, Bayer Leverkusen mendapatkan tanda tangannya lantaran kualitas sang pemain cukup bagus.

Menelisik kemenangan atas Dortmund, Tapsoba sangat senang karena mampu mengawal ketat gerak – gerik Haaland. Karena sejatinya, Striker jangkung itu sangat buas di depan muka gawang. Namun pada laga itu, Ia seolah – olah tidak berperan sebagai penyerang.

Mirip Jerome Boateng

Beberapa laporan dari media Jerman mengatakan, Edmond Tapsoba memiliki gaya bermain yang sama dengan bek Bayern Munchen, Jerome Boateng.

Namun sisi lebihnya, eks bek Victoria Guimaraes itu unggul dalam kecepatan. Laporan tersebut menyebut bahwa dirinya akan menjelma sebagai bek terbaik dunia di masa depan.

Sebab sejauh ini, Boateng sudah menginjak kepala 3. Dan itu berarti Tapsoba memiliki kesempatan untuk menjadi momok terbaru bagi semua Striker lawan, khususnya pada Liga Bundesliga.

Pelatih Bayer Leverkusen, Peter Bosz merasa bangga atas penampilannya. Dan tentunya aksi pemain tersebut akan membantu timnya meraih masa kejayaan di musim depan.