Butuh Sosok Pemimpin, Xavi Hernandez Ingin Pulangkan Dani Alves!

BabakTambahan – Beredar rumor bahwa raksasa La Liga, Barcelona tengah membutuhkan sosok pemimpin berkualitas. Pelatih baru Xavi Hernandez menilai bahwa pemain yang bakal Ia tunjuk adalah Dani Alves.

Dani Alves merupakan pemain penting Barcelona sejak era kepelatihan Pep Guardiola. Namun kini, pria berdarah Brazil itu tengah membela klub papan atas Liga Brazil, Sao Paolo.

Xavi yang masih belum menjalani laga debutnya ingin memiliki pemain yang mampu memimpin perkembangan klub. Dani Alves telah masuk rencananya untuk segera dipulangkan Januari mendatang.

Menurut laporan Bola.net, Alves telah menjadi target pembelian utama di bursa transfer musim depan. Sebab Ia sangat paham filosofi permainan klub dan mampu menurunkan performa terbaik untuk para pemain muda.

Pemain Dengan Segudang Bakat

Berdasarkan laporan tersebut, Xavi berhasrat besar untuk memulangkan Dani Alves. Sebab baginya, Barcelona telah kehilangan ritme permainan terbaiknya setelah kehilangan Lionel Messi.

Saat ini skuad utama Barca didominasi oleh para pemain muda. Sehingga alur permainan di semua lini seakan – akan goyang. Hasilnya Blaugrana acap kali mengalami hasil buruk dalam beberapa laga terakhir.

Alves dibekali dengan segudang bakat. Ia tak hanya mampu mengawal lini belakang dengan baik, tapi juga piawai dalam membantu sektor penyerangan.

Tercatat bahwa bek 36 tahun itu memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa. Sering kali Ia mengemban ban kapten bersama Timnas Brazil.

Siap Balik Kucing

Laporan itu juga menyebut kalau Dani Alves siap balik kucing untuk membantu kesuksesan Xavi demi mengembalikan nama baik Barcelona.

Beberapa waktu lalu, eks bek PSG itu menyatakan bahwa dirinya ingin membantu Barcelona kapan saja. Terlebih saat ini Ia berstatus sebagai pemain bebas transfer.

Sebelumnya pihak manajemen telah melakukan pembicaraan secara terbuka dengan sang pemain mengenai masa depannya. Dan kabarnya dalam waktu dekat, Alves akan merumput kembali di Camp Nou.

Terlepas dari itu, Xavi akan membuktikan bahwa Ia benar – benar mampu menjadi manajer terbaik sebelum mendapatkan Alves. Ia akan menjalani laga debutnya dalam laga Barcelona vs Espanyol, Minggu (21/11/2021).

Tak Sesuai Prediksi, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Manchester United Musim Depan!

BabakTambahan – Masa depan Winger Manchester United, Cristiano Ronaldo di Old Trafford boleh jadi tak kan berlangsung lama. Pemain berpaspor Portugal itu diyakini akan pergi apabila timnya tidak mampu lolos ke putaran Liga Champions musim depan.

Belakangan ini atensi permainan The Red Devils mengalami penurunan yang sangat drastis. Bisa dibilang bahwa mereka lebih menumpu penyerangan terhadap Cristiano Ronaldo.

Terlihat bahwa rentetan hasil buruk menimpa pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Sehingga beberapa fans MU beramai – ramai menyorakkan #OleOut baik di dalam maupun di luar stadion.

Cristiano Ronaldo berhasil membawa timnya mempermalukan Tottenham Hotspur pekan lalu. Namun pada saat itu The Lilywhites masih dipegang Nuno Espirito Santo.

Namun bila Antonio Conte menangani Spurs lebih cepat, MU tak kan mungkin berjaya dalam laga itu.

Tak Layak Bertahan

Hasil buruk yang dicatatkan Solskjaer masih mengurungkan niat klub untuk menceraikannya. Itu karena mereka masih memberikan kepercayaan ganda terhadap pelatih asal Norwegia itu.

Di satu sisi, kehadiran Cristiano Ronaldo disebut – sebut sebagai penyelamat karir Solskjaer. Berkali – kali eks penyerang Juventus tersebut merubah papan skor hingga berujung kemenangan.

Akan tetapi situasi tersebut tidak membuat Ronaldo betah berdiam diri di Old Trafford. Baginya, Ia kekurangan pemain tengah yang siap menjadi pelayan dalam urusan gol.

Menurut kabar yang beredar, Ronaldo tak layak bertahan di MU. Sebab kesuksesan sang pemain akan terhalang oleh sang manajer.

Kembalikan Masa Kejayaan Klub

Kepindahan Cristiano Ronaldo ke Manchester United sangat tidak terprediksi. Sebab Manchester City merupakan tim yang paling santer dalam merayu Juventus untuk melepas sang pemain.

Akan tetapi Ronaldo memiliki ambisi yang sangat besar untuk mengembalikan masa kejayaan klub. Diketahui bahwa Ia telah menolak tawaran klub terbaik lainnya hanya demi United.

“Sejak awal saya sudah putuskan bahwa Manchester United adalah rumah saya. Dan saya di sini hanya untuk menang dan memberikan banyak gelar bergengsi,” ucap Ronaldo seperti mengutip dari Express.

“Sekali lagi, tahun ini merupakan pembuktian bagi saya dan rekan – rekan yang lain. Karena Mu merupakan klub yang telah membesarkan nama saya,” tutupnya.

Minim Jam Bermain, Saul Niguez Ingin Pulang Lebih Cepat!

BabakTambahan – Playmaker Chelsea, Saul Niguez mengalami masa – masa yang sangat sulit sejak tiba di Stamford Bridge awal musim 2021-2022. Sejatinya pria asal Spanyol itu digadang – gadang membawa perubahan besar untuk klub. Namun fakta yang terjadi terlalu jauh dari perkiraan.

Menurut laporan Bola.net, The Blues berhasil mendapatkan tanda tangan Saul Niguez menjelang penutupan bursa transfer musim lalu. Baiknya, mereka hanya mengikat sang pemain dengan status pinjaman hingga akhir musim depan.

Kabarnya Saul Niguez akan diproyeksikan sebagai pengganti Jorginho dan N’Golo Kante. Namun sayangnya gelandang 26 tahun itu kerap memanaskan bangku cadangan.

Dengan kondisi tersebut, sang pemain dilaporkan ingin segera pulang lebih cepat ke Atletico Madrid.

Kalah Saing

Tak mudah bagi pemain baru yang langsung bisa mendapatkan posisi inti di skuad utama. Terlebih tim yang mereka huni merupakan tim terbaik di Liga Inggris.

Berdasarkan laporan Marca, Saul Niguez kalah saing dengan Jorginho dan Kante. Terlepas dari itu, pelatih Thomas Tuchel sama sekali tidak menurunkan sang pemain pada laga penting. Faktanya pria asal Jerman itu malah menunjuk Ross Barkley dan Ruben Loftus-Cheek untuk mengawal lini tengah.

Bagi Tuchel, permainan Saul masih kurang dominan untuk berlaga di pentas penuh drama. Sebab atmosfir Liga Inggris lebih bergema dari pada La Liga.

Kabarnya eks pelatih Borussia Dortmund itu akan memulangkan sang pemain ke klub asalnya.

Kemungkinan Bertahan

Di satu sisi, Saul Niguez sangat paham bagaimana perkembangan pemain lain yang baru gabung dengan klub baru. Ia menilai bahwa proses adaptasi memang tidak mudah, namun hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Masih dari laporan yang sama, keinginan untuk pindah klub memang ada di benak Saul. Namun untuk sementara waktu, Ia ingin bertahan untuk membuktikan kapasitasnya sebagai Playmaker.

Saul tidak keberatan jika harus banyak menepi di pinggir lapangan. Karena hal itu bisa membuatnya sedikit belajar untuk memahami ritme permainan The Blues.

Namun bila apa yang Ia harapkan belum terwujud, maka Ia rela jika harus meninggalkan Liga Primer Januari mendatang.

Tak Kunjung Debut, Paris Saint-Germain Bakal Putus Kontrak Sergio Ramos!

BabakTambahan – Bintang baru Paris Saint-Germain, Sergio Ramos masih belum mampu menjalani laga sebutnya di musim ini. Kabarnya pemain asal Spanyol itu akan mengakhiri karirnya lebih cepat.

Menurut catatan Bola.net, Sergio Ramos berhasil hijrah ke PSG dengan status Free Transfer. Sebab Real Madrid telah mendapatkan sejumlah bek muda berbakat yang siap menggemakan Santiago Bernabeu.

Di sisi lain, Sergio Ramos tak pernah terjun dalam skuad utama Les Parisiens sejak pra musim. Laporan tersebut menyebut bahwa pria 35 tahun itu telah bermasalah dengan cedera.

Akan tetapi manajemen PSG mulai bosan dengan kabar tersebut. Pada akhirnya mereka akan segera mengakhiri masa bakti sang pemain lebih cepat yang pada awalnya ditentukan hingga akhir musim 2023 mendatang.

Sang Agen Angkat Bicara

Agen Sergio Ramos, Rene Ramos menegaskan kalau kliennya masih tetap bertahan di Parc des Princes. Namun saat ini kondisi fisik sang pemain masih belum sepenuhnya fit.

Sejak bergabung dengan PSG, Ramos berniat untuk mempersembahkan segalanya untuk klub. Sebab bek veteran tersebut telah mengenyam banyak pengalaman bersama Real Madrid dan Timnas Spanyol.

“Saya sadar bahwa kondisi Ramos sangat tidak memungkinkan untuk turun di musim ini. Namun Ia sama sekali tidak ingin mengecewakan manajemen,” tegas Rene seperti dikutip dari Mundo Deportivo.

“Ramos merupakan pemain yang pantang mundur dalam segala hal. Namun karena faktor usia, hal itu membuatnya sedikit kesulitan,” tandasnya.

Lakukan yang Terbaik

Lebih lanjut, Rene menyatakan bahwa Sergio Ramos telah melakukan yang terbaik demi kesembuhannya. Belakangan ini Ia tidak bermalas – malasan dalam menjalankan serangkaian tes medis.

Sang bek sangat tidak ingin mengecewakan pihak manajemen. Belakangan ini Ia telah melakukan latihan secara pribadi agar segera pulih dan siap terjun ke Liga utama.

“Saya pikir rumor pemecatan terhadap Sergio itu tidaklah benar. Terkadang penjelasan awak media berbuntut kekeliruan yang berujung kesalahpahaman,” ucap Rene.

“Saya sangat paham bagaimana Sergio berkembang. Saya pastikan bahwa Ia akan segera merapat ke skuad utama dalam waktu dekat,” tutupnya.

Butuh Striker Baru, Barcelona Coba Dekati Raheem Sterling

BabakTambahan – Tim papan atas Liga Primer, Manchester City tengah berada dalam kondisi genting. Pasalnya, salah satu pemain sayap mereka Raheem Sterling telah masuk radar Barcelona di musim depan.

Menukil dari Sport, Raheem Sterling merupakan pemain andalan The Citizens sejak beberapa musim lalu. Pemain asal Inggris itu sukses mempersembahkan berbagai gelar bergengsi di bawah kepelatihan Pep Guardiola.

Namun musim ini bukan era terbaik bagi Raheem Sterling. Sebab Ia harus menepi ke bangku cadangan lantaran kalah saing dengan Phil Foden dan Jack Grealish. Faktanya Guardiola lebih nyaman dalam memasukkan Grealish untuk bertugas di sektor sayap.

Kondisi tersebut menjadi pusat perhatian Barca bahwa mereka sangat ingin mengeluarkannya dari Etihad Stadium.

Masuk Rencana Xavi

Saat ini Barcelona baru saja merampungkan nama pelatih mereka, yakni Xavi Hernandez. Diketahui bahwa Raheem Sterling telah masuk rencana Xavi untuk menjadi pendobrak jala pertahanan lawan.

Sejatinya manajer asal Spanyol itu masih belum tiba di Camp Nou lantaran harus merampungkan rentetan administrasi dengan Al-Sadd.

Akan tetapi, laporan tersebut menyebut bahwa Sterling merupakan Winger terbaik yang mampu bekerja di bawah tekanan.

Xavi pun menilai kalau eks pemain Liverpool itu sangat paham dengan filosofi Barcelona. Karena sejak memperkuat City, Ia tampak nyaman berkembang di bawah asuhan Guardiola. Dan hal itu menjadikannya makin apik saat gabung ke skuad Barca.

Coba Layangkan Negosiasi

Masih dari laporan yang sama, ketertarikan Barcelona terhadap Raheem Sterling bukan isapan jempol semata. Namun sejak beberapa waktu lalu, terlihat bahwa beberapa direksi Barca hadir dalam laga penting Manchester City.

Kabarnya mereka ingin segera melayangkan negosiasi perdana terhadap manajemen The Citizens. Rencananya tim scout Blaugrana akan mendarat ke Inggris Januari mendatang.

Di sisi lain, Barcelona tak kan langsung melakukan pembelian secara permanen, melainkan berstatus sebagai pemain pinjaman. Sebab saat ini kondisi keuangan klub masih amburadul.

Baiknya, Sterling dilaporkan mulai tidak nyaman berada di Etihad Stadium. Keadaan tersebut kemungkinan besar akan menjadi kabar bagus bagi Barcelona.

Newcastle United Rayu Barcelona Soal Masa Depan Phillippe Coutinho

BabakTambahan – Salah satu klub kaya baru Liga Inggris, Newcastle United kabarnya akan merayu Barcelona untuk membahas masa depan Philippe Coutinho. Sepertinya Barca bersiap untuk melepas pria asal Brazil itu di akhir musim depan.

Menurut informasi dari Bola.net, Newcastle tak tanggung – tanggung dalam merekrut sejumlah pemain hebat. Sebab The Magpies kini beralih tangan pada konsorsium Arab Saudi. Kabarnya mereka akan mendatangkan Philippe Coutinho dengan segala cara.

Kabarnya mereka tak hanya ingin menggaet Philippe Coutinho. Akan tetapi sejumlah bintang top Eropa lainnya sudah masuk ke dalam rencana baru.

Namun Coutinho telah menjadi target pembelian paling utama. Sebab lini tengah mereka di musim ini tidak terlihat harmonis. Mendatangkan pria 29 tahun akan menjadi solusi terbaik untuk merapatkan sektor penyerangan.

Sepakat Secara Personal

Laporan tersebut mengklaim bahwa Barcelona telah melakukan kesepakatan secara personal dengan Philippe Coutinho terkait kepindahannya di musim depan. Karena Coutinho jarang diturunkan sebagai starter lantaran berstatus sebagai pemain surplus.

Terbukti bahwa eks pemain Liverpool itu masih belum memberikan perubahan yang cukup bagus selepas dipinjamkan dari Bayern Munchen. Pada akhirnya Ia harus rela memanaskan bangku cadangan dalam beberapa pekan terakhir.

Situasi tersebut telah dimanfaatkan oleh Newcastle untuk segera menyegel tanda tangan sang pemain. Karena saat ini neraca keuangan Barca tak kunjung pulih.

Sang Playmaker memiliki beban gaji yang terlalu mahal. Sehingga pihak klub memutuskan untuk menjualnya untuk menstabilkan sisi finansial akibat Salary Cap.

Lihat Pelatih Baru

Saat ini Newcastle United masih mencari – cari barisan pelatih yang tepat untuk menggantikan posisi Steve Bruce. Sebab Philippe Coutinho memerlukan pelatih yang unggul untuk mengembalikan performa terbaiknya.

Menurut laporan yang sama, masa depan Coutinho di Barcelona mulai pudar. Sehingga Ia tak kan mendapatkan jam bermain secara reguler di skuad utama.

Selebihnya The Magpies harus segera mendatangkan sosok manajer yang mampu meyakinkan Blaugrana untuk melepas Coutinho. Jika tidak, sang pemain bakal berlabuh ke klub lain yang lebih layak.

Ditindas Liverpool, Diego Simeone: Kami Kalah Segalanya!

BabakTambahan – Atletico Madrid dibuat tak berdaya saat bertandang ke markas Liverpool dalam lanjutan Liga Champions Matchday ke-4, Kamis (04/11/2021). Pasukan Diego Simeone harus menyerah dengan skor 0 – 2 di tangan The Reds.

Di pertemuan sebelumnya, Diego Simeone pun tak mampu memotivasi para pemainnya untuk tampil gemilang. Hasilnya, mereka kalah 2 – 3 di Wanda Metropolitano.

Kekalahan yang baru saja terjadi tak lepas dari kesalahan taktik yang diarahkan Diego Simeone. Baginya, permainan tim tuan rumah lebih unggul sejak babak pertama.

Keran gol pertama Liverpool dibuka oleh Diogo Jota di menit ke-12. Kemudian Sadio Mane menambah keunggulan skor 8 menit kemudian.

Dan petaka Los Colchoneros terlahir dari menit ke-35 lantaran Felipe Luiz harus diusir wasit akibat kartu merah.

Kalah Segalanya

Menurut laporan Sporstar, Diego Simeone menilai bahwa anak asuhnya telah berperan dengan sangat baik. Akan tetapi hasil akhir pada laga tersebut tidak sesuai apa yang diharapkannya.

Kehilangan 1 pemain inti sebelum laga usai menjadi bukti bahwa ketajaman lini serang Liverpool makin menjadi – jadi. Atletico seakan – akan tidak mampu meredam bala serangan pasukan Jurgen Klopp.

“Kami akui bahwa pertandingan tersebut tidak berjalan normal. Sebab kami harus bermain dengan 10 pemain. Namun inilah sepakbola yang sebenarnya,” ujar Simeone.

“Sektor pertahanan kami selalu diobrak – abrik tak berujung. Kami tidak menyesal dengan hasil ini, tapi kami harus mengakuinya,” tambahnya.

Masih Ada Harapan

Diego Simeone masih ada harapan untuk mengantarkan timnya lolos ke Fase Knock Out. Pasalnya mereka masih menyimpan 2 laga sisa melawan Porto dan AC Milan.

Mereka tergabung pada Grup B dengan menghasilkan 4 poin di urutan ketiga. Mau tidak mau pelatih asal Argentina itu wajib memetik poin maksimal hingga penutupan Grup.

“Sangat tidak mudah melewati hadangan tim yang perah menjuarai Liga Champions. Ketiga tim tersebut memiliki permainan yang sangat bagus dalam segala hal,” tegas Simeone.

“Akan tetapi kami yakini bisa melewati semuanya dengan menjadi penantang sejarah hingga laga final,” tutupnya.

Sudah Yakin, Paul Pogba Bakal Balik Kucing ke Juventus!

BabakTambahan – Playmaker Manchester United, Paul Pogba dilaporkan telah meyakini keputusannya untuk bereuni dengan mantan timnya, Juventus musim depan.

Melansir dari Bola.net, masa bakti Paul Pogba bersama The Red Devils akan rampung pada akhir Juni 2022. Ironisnya, gelandang serang tersebut masih ogah menandatangani kontrak baru.

Sebelumnya pihak klub telah meyakinkan Paul Pogba untuk tetap bertahan lebih lama di Old Trafford. Akan tetapi pemain asal Prancis itu lebih memilih untuk mengangkat nama baik Bianconeri.

Melihat situasi itu, duo raksasa Eropa seperti Real Madrid dan Paris Saint-Germain tengah mencoba untuk melakukan negosiasi secara intern. Akan tetapi sang pemain bertekad keras untuk kembali pulang ke Turin.

Mulai Tidak Betah

Laporan tersebut mengklaim bahwa Paul Pogba mulai tidak betah berdiam diri di bawah kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer. Hal tersebut bermula dari kekalahan 5 gol tanpa balas atas Liverpool pekan lalu.

Sang pelatih juga disebut – sebut akan meninggalkan Old Trafford jika masih memberikan catatan buruk pada beberapa laga berikutnya.

Hal tersebut menguatkan keyakinan Pogba untuk tidak memperpanjang masa baktinya bersama Setan Merah. Karena Ia tahu tak kan ada pelatih baru yang lebih unggul saat menggantikan posisi Solskjaer.

Sang agen, Mino Raiola pun juga menerangkan bahwa keputusan sang pemain sudah bulat. Maka dari itu pihak klub harus rela melepasnya di akhir musim mendatang.

Butuh Suntikan Dana

Terlepas dari itu, Juventus sangat ingin jika harus memulangkan Paul Pogba. Sebab Bianconeri merasa kehilangan sosok gelandang terbaik mereka sejak beberapa musim lalu.

Sejak kehilangan pria 28 tahun tersebut, La Vecchia Signora telah mendapatkan sejumlah pemain baru. Akan tetapi performa mereka tidak sejalan dengan keinginan klub.

Diketahui bahwa Juve sangat memerlukan suntikan dana untuk bereuni dengan Pogba. Kabarnya mereka akan melepas 2 gelandangnya di paruh musim depan, yakni Weston McKennie dan Aaron Ramsey.

Dan sepertinya upaya tersebut akan membuahkan hasil lantaran keduanya telah menjadi incaran klub lain dengan mahar yang cukup tinggi.

Tottenham Hotspur Segera Umumkan Antonio Conte Sebagai Pelatih Baru

BabakTambahan – Salah satu manajer top Eropa, Antonio Conte saat tengah berada di Kota London. Kabarnya pelatih asal Italia itu akan merapat ke Tottenham Hotspur dalam waktu dekat.

Menurut catatan Sky Sports, Antonio Conte disebut – sebut sebagai penerus perjuangan manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. Sebab belakangan ini performa Setan Merah mulai merosot.

Akan tetapi kabar tersebut masih belum sepenuhnya akurat. Sebab pihak The Red Devils tetap mempertahankan Solskjaer dan memberikan beberapa kesempatan baru.

Di satu sisi, Tottenham Hotspur baru saja menceraikan Nuno Espirito Santo lantaran dirinya menjadi biang keladi atas hasil buruk The Lilywhites.

Laporan tersebut menegaskan bahwa Antonio Conte telah menjadi kandidat utama untuk mengawal Harry Kane dan kolega mengarungi musim 2021-2022.

Gelar Pertemuan Intern

Kabarnya Antonio Conte belakangan ini telah menghadiri undangan para petisi Tottenham Hotspur untuk membahas proyek masa depan klub. Sepertinya pelatih 53 tahun itu akan mengabdikan dirinya di Tottenham Hotspur Stadium hingga akhir musim 2023 mendatang.

Laporan tersebut mengklaim kalau Conte sudah mencapai kesepakatan secara personal dengan pihak klub. Karena sebelumnya Ia sangat tertarik untuk berkiprah di pentas penuh drama.

Di sisi lain, Conte pun dikabarkan tertarik untuk menandatangani kontrak tersebut. Eks manajer Inter Milan itu telah memiliki proyek transfer yang harus dikabulkan pihak klub.

Dalam rencana awal, Ia ingin membenahi sektor belakang. Sebab Ia sangat identik dengan permainan bertahan dari pada menyerang.

Tinggal Sedikit Lagi

Manajemen Spurs juga sangat berharap banyak pada Antonio Conte agar dirinya menjadi bagian terpenting di klub London Utara.

Walau begitu, peresmian Conte hanya menunggu beberapa kesepakatan baru. Diyakini bahwa kehadirannya di Tottenham Hotspur Stadium akan terhitung sejak awal Januari mendatang.

Lagipula Conte sempat menolak berbagai tawaran fantastis dari klub Eropa lainnya. Selepas berpisah dengan Inter, Ia pun langsung terbang ke Inggris.

Dan nantinya pihak manajemen Spurs akan mengadakan negosiasi ulang untuk mempercepat status kepelatihan Conte dan mengumumkannya kepada publik.

Petaka Sergio Aguero, Cetak Satu Gol dan Diagnosa Penyakit Jantung

BabakTambahan – Bomber anyar Barcelona, Sergio Aguero harus masuk ke meja operasi setelah dinyatakan mengalami aritmia jantung. Hasil tersebut dilakukan di salah satu Rumah Sakit Barcelona, Minggu (31/10/2021).

Menurut laporan Sportstar, Sergio Aguero memiliki riwayat penyakit tersebut sebelumnya, tepatnya sejak berusia 12 tahun. Belakangan ini pemain 33 tahun itu terlihat kurang fit sejak pindah dari Manchester City.

Pada awalnya, Sergio Aguero harus menghentikan laga di paruh pertama saat membawa timnya menjamu Deportivo Alaves di Camp Nou, Minggu (31/10/2021) dini hari WIB.

Tak lama kemudian, pria asal Argentina itu terlihat sesak napas dan sang wasit harus menunda pertandingan. Kemudian Ronald Koeman menarik keluar untuk memberikan penanganan medis.

Satu Gol Kenangan

Menjadi salah satu bintang Barcelona merupakan impian terbesar untuk semua pesepakbola profesional. Sergio Aguero sukses memasuki skuad utama sejak didatangkan dari Etihad Stadium musim 2021-2022.

Namun sebelumnya, Aguero terpaksa harus menepi beberapa laga akibat cedera. Walau begitu, sang pelatih tetap memberikan jam berlatih terhadap sang Striker secara reguler.

Tercatat pada laga melawan Real Madrid pekan lalu, Aguero sempat mencetak gol di penghujung laga. Akan tetapi gol tersebut tidak mampu membawa timnya lolos dari kekalahan.

Bagi Aguero, gol perdana itu sangat penting untuk kemajuan dirinya bersama El Barca. Namun Ia harus kembali ke meja operasi untuk mendapatkan perawatan terbaik.

Masih Nunggu Kabar

Menurut laporan yang sama, kabar terbaru tentang Sergio Aguero masih belum dirilis secara resmi oleh tim medis dan dokter.

Meski demikian, manajemen klub hanya ingin masa pemulihan tersebut berjalan lebih cepat dari yang diinginkan. Sebab stok pemain depan Blaugrana makin melempem sejak pemecatan Ronald Koeman.

Berdasarkan keterangan Presiden Klub Joan Laporta, Aguero akan pulih dan siap mengudara untuk mempersembahkan berbagai macam gelar bergengsi.

Di sisi lain, El Barca juga tengah mencari pelatih tetap yang bisa mengembalikan masa – masa kejayaan klub. Namun saat ini, mereka baru saja menunjuk Sergi Barjuan sebagai Caretaker.

Akibat COVID-19, Timnas Indonesia Jalani Agenda Padat Musim Ini

BabakTambahan – Manajer Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong meminta timnya untuk tidak bermalas – malasan dalam menghadapi agenda padat di musim ini.

Diketahui bahwa Timnas Indonesia akan bertanding di Piala AFF 2020 beberapa bulan ke depan. Bagi Tae-Yong, skuad Garuda Muda memiliki peluang besar untuk menjadi juara. Namun sebelumnya, mereka harus tampil optimal pada laga mendatang.

Sejatinya kompetisi ini dijadwalkan mulai 23 November sampai 31 Desember 2020. Akan tetapi pandemi COVID-19 memaksa laga tersebut terhenti untuk sementara waktu.

Kemudian, jadwal tersebut telah diatur ulang akan bergema pada 5 Desember 2021. Tae-Yong bersikeras agar Timnas Indonesia bisa memberikan yang terbaik.

Karena sebelumnya, Tim Garuda Nusantara sering tumbang pada laga – laga penting. Dan pada kompetisi ini, pelatih asal Korea itu tak ingin meratapi hasil serupa.

Lebih lanjut, Tae-Yong telah dibebani tugas berat untuk bisa memberikan prestasi gemilang untuk Timnas Indonesia di ajang AFF Cup. Sebab masa depannya ditentukan pada kompetisi ini.

Meninjau rentetan kompetisi sebelumnya. Timnas Indonesia nihil gelar dalam Piala AFF. Catatan terakhir yang mereka buat yaitu menjadi Runner-Up sebanyak 5 kali pada musim 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016. Bisa dibilang bahwa perjuangan mereka cukup rumit di musim ini.

Dalam kompetisi AFF CUP 2020, Timnas Indonesia berada di Grup B tergabung dengan Laos, Vietnam Kamboja dan Malaysia. Nantinya pasukan Garuda Muda akan melakoni laga berat mulai 9 Desember melawan Kamboja. Disusul pada tanggal 12 melawan Laos dan selanjutnya tanggal 15 menjamu Vietnam dan ditutup dengan menantang Malaysia pada 19 Desember.

Terlepas dari itu, pasukan Garuda Nusantara akan berjuang keras untuk mengikuti gelaran SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam. Tae-Yong merasa yakin bahwa anak asuhnya bisa tampil dominan dalam laga itu. Sebab saat ini mereka telah menunjukan kualitas dan performa terbaiknya dalam laga uji coba.

Walau begitu, Tae-Yong akan mencoba untuk mengukir sejarah baru dengan menyelesaikan kompetisi Piala AFF 2020 dengan prestasi. Jika tidak, Ia akan mundur dari masa jabatannya.

Jadi Penerus Ronald Koeman, Xavi Hernandez Susun 3 Rencana Untuk Barcelona

BabakTambahan – Berita pemecatan Ronald Koeman baru saja usai. Barcelona benar – benar mencari pengganti yang sepadan untuk kemajuan klub. Namun nama Xavi Hernandez menjadi kandidat terkuat untuk berdiri di pinggir lapangan.

Barcelona harus mengawali catatan buruk sejak awal musim 2021-2022. Tak seperti biasanya, El Barca acap kali menelan banyak kekalahan mulai dari tim kuda hitam hingga defisit lebih dari 4 gol.

Xavi Hernandez yang merupakan legenda hidup Barcelona bersiap untuk meneruskan masa kepelatihan Koeman.

Seperti yang dikabarkan Sportstar, Xavi Hernandez disebut – sebut telah mengusung 3 rencana untuk membenahi kebobrokan Barcelona. Dan berikut rentetan rencana tersebut.

Tampung Jules Kounde

Xavi Hernandez sangat paham dengan filosofi permainan Barcelona. Yang paling utama yaitu strategi Tiki-Taka. Dimana kesuksesan taktik tersebut bermula dari pemain belakang.

Menurut laporan tersebut, pria Asal Spanyol itu ingin sekali menampung bek asal Sevilla, Jules Kounde. Bagi Xavi, bintang asal Prancis itu sangat baik dalam mengalirkan bola ke depan serta membantu sektor penyerangan dari situasi open play.

Di musim ini, El Barca telah kemasukan 17 gol dalam 13 pertandingan. Itu berarti kehadiran Kounde sangat matang untuk membenahi angka tersebut.

Menduetkan Dembele dan Fati

Lebih lanjut, Xavi Hernandez ingin menduetkan Ousmane Dembele dan Ansu Fati untuk memanfaatkan lebar lapangan. Karena saat ini, Memphis Depay dan Sergio Aguero masih belum cocok untuk mengawal lini depan.

Namun sayangnya Dembele masih belum pulih dari cedera. Hal itu sedikit merepotkan Xavi untuk mensukseskan rencana utamanya.

Walau begitu, Ia akan coba memoles skuad yang ada untuk mengimbangi permainan di semua lini.

Maksimalkan Peran Puig

Dan terakhir Xavi mulai jatuh hati terhadap Riqui Puig. Diketahui bahwa gelandang 22 tahun itu memiliki kemampuan dalam membangun serangan.

Sejak berduet dengan Frenkie de Jong, Puig berhasil mengirimkan bola manja ke depan mulut gawang.

Bagi Xavi, Ia layak diproyeksikan sebagai skuad utama. Karena Ia sangat paham bagaimana mendalami dan menerapkan filosofi permainan klub sejak berkarir di akademi klub.

Pecat Ronald Koeman, Barcelona Siapkan 3 Calon Pelatih Baru

BabakTambahan – Sebuah kabar buruk menimpa klub besar La Liga, Barcelona. Dimana pelatih utama mereka, Ronald Koeman baru saja keluar dari masa jabatannya, Kamis (28/10/2021) waktu setempat.

Ronald Koeman tak mampu mempersembahkan yang terbaik terhadap Barcelona. Beberapa kali pelatih asal Belanda itu diberi kepercayaan, namun Ia tidak bisa memberikan yang terbaik terhadap klub.

Pekan lalu, Barcelona tumbang di tangan Real Madrid dengan skor akhir 1 – 2. Dan terbaru, El Barca harus dipermalukan tim kuda hitam, Rayo Vallecano dengan skor tipis 0 – 1.

Pada akhirnya, pihak klub langsung menceraikan eks pelatih Everton itu dan menyiapkan 3 calon pelatih baru. Siapa saja mereka? Simak uraiannya di bawah ini!

Sergi Barjuan

Menurut laporan Sportstar, Barcelona telah menunjuk Sergi Barjuan untuk naik ke tim inti. Sebelumnya, pria asal Spanyol itu menukangi tim akademi klub.

Lebih lanjut, Presiden klub Joan Laporta akan menunjuk pria 49 tahun itu sebagai pelatih sementara. Tujuannya untuk mengantarkan timnya ke arah yang lebih baik.

Akan tetapi, masa depan Barjuan masih belum jelas lantaran pihak klub masih ingin mencari pelatih yang benar – benar berkualitas top.

Marcelo Gallardo

Sementara itu juga ada nama Marcelo Gallardo yang siap menggantikan posisi Ronald Koeman. Gallardo merupakan pelatih tim papan atas Liga Argentina, River Plate selama 7 musim.

Dalam karirnya, Gallardo sukses mempersembahkan 1 gelar Copa Sudamericana, 2 gelar Copa Libertadores dan 3 gelar Argentina Cup.

Diketahui bahwa masa baktinya bersama River Plate akan usai pada akhir Desember mendatang. Kemungkinan besar Ia akan cocok mendarat ke Camp Nou secara gratis.

Xavi Hernandez

Dan kandidat pelatih Barcelona yang terakhir adalah Xavi Hernandez. Pria berdarah Spanyol itu masih aktif menukangi klub Liga Qatar, Al-Sadd.

Pria 41 tahun itu sukses memberikan 7 gelar bergengsi. Dan terbaru, Xavi pun mampu membawa klub tersebut mengkudeta posisi pertama pada klasemen sementara musim ini.

Sejumlah fans Blaugrana meyakini bahwa Xavi mampu memulihkan nama baik klub. Sebab Ia tahu betul filosofi dan sejarah permainan Tim Catalan.

Juventus Cegah Kepulangan Alvaro Morata ke Atletico Madrid

BabakTambahan – Raksasa Serie A, Juventus mulai tertarik untuk mempermanenkan Alvaro Morata. Kabarnya Bianconeri tak ingin mempercepat kepulangan sang Striker ke Atletico Madrid dalam waktu dekat.

Sempat kembali ke Los Colchoneros, Alvaro Morata akhirnya bergabung kembali ke Juve untuk memperkuat lini depan sebagai pemain pinjaman.

Di musim keduanya, Si Nyonya Tua tak ingin mempertahankan Alvaro Morata. Sebab mereka tengah mencari Striker baru yang lebih buas.

Akan tetapi rumor yang beredar tidak benar. Malah sebaliknya, manajemen klub terlanjur puas dengan performa bintang asal Spanyol itu. Baru – baru ini Juve berniat untuk mempermanenkannya.

Penampilan Gemilang

Seperti yang dikabarkan Mundo Deportivo, pelatih Juventus Massimiliano Allegri sangat menginginkan keberadaan Alvaro Morata. Sebab penampilan pria 29 tahun itu sangat gemilang di musim ini.

Dilaporkan bahwa sang manajer sangat puas melihat atensi permainan bintang kesayangannya. Tercatat bahwa Morata sukses membukukan 3 gol dan 1 assist hanya dalam 10 laga.

Bagi Allegri, Morata memang layak bertahan dan menjadi ujung tombak serangan Juventus. Karena saat ini, stok pemain depan Juventus mulai menurun.

Lebih lanjut, pelatih asal Italia itu bersikeras agar pihak klub segera mempermanenkannya lebih dari 2 musim.

Semua keputusan ada pada pihak klub. Namun jika permintaan Allegri tidak terlaksana, boleh jadi masa depan timnya tidak sesuai ekspektasi.

Coba Gelar Negosiasi

Berdasarkan laporan tersebut, pihak klub tengah mencoba untuk melakukan negosiasi lanjutan terkait masa depan Alvaro Morata.

Kabarnya mereka ingin mendapatkan harga yang sesuai dengan performa dan faktor usia. Sebab tak kan ada klub yang berani membayar mahal pemain yang tengah menginjak kepala 3 sekalipun itu merupakan bintang top Eropa.

Dalam kesepakatan itu, Atletico akan merelakan sang pemain jika Juventus mampu menebusnya 35 Juta Euro. Akan tetapi Bianconeri mengalami kesulitan bila harus menyepakati detail harga tersebut.

Namun menurut beberapa sumber lainnya, Juve akan menyikapi hal tersebut dengan cara menjual beberapa pilar terbaiknya sekaligus melakukan barter pemain terhadap Atletico Madrid.

Cukup Tragis, Erling Haaland Bakal Menepi Hingga Akhir Musim

BabakTambahan – Sebuah berita buruk muncul dari pentas Bundesliga. Dimana Striker Borussia Dortmund, Erling Haaland harus kehilangan jam bermain secara reguler di musim ini akibat cedera pinggul.

Beberapa waktu lalu, Erling Haaland masih terjun membawa timnya bertanding melawan Ajax Amsterdam di pentas Liga Champions. Namun setelah itu, Ia harus absen dalam lanjutan Bundesliga menantang Arminia Bielefeld.

Petaka pun terjadi setelah berakhirnya laga tersebut. Erling Haaland terlihat kesakitan walau tidak diturunkan sebagai starter. Terlihat bahwa pemain 21 tahun itu mengalami cedera fleksor pinggul.

Pelatih Borussia Dortmund, Marco Rose mengirimnya ke meja operasi untuk mendiagnosa cederanya. Dan kabarnya, sang pemain akan absen beberapa pekan.

Jauh Dari Harapan

Seperti yang dilaporkan Bild, hasil pemeriksaan terhadap Erling Haaland ternyata jauh lebih buruk dari pada harapan sebelumnya. Diketahui bahwa bomber asal Norwegia itu tak hanya absen beberapa pekan, melainkan hingga akhir musim.

Dengan kondisi tersebut, Haaland harus rela kehilangan tajinya di musim ini. Pihak manajemen pun menyayangkan sang pemain.

Menurut penegasan kerabat dekat Haaland, Januari 2021 Aage Fjortoft, sang pemain harus menepi kurang lebih 6 bulan. Karena jika dipaksakan, Ia akan mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola.

“Situasi ini merupakan malapetaka bagi Haaland dan juga pihak klub. Namun tak ada jalan keluar selain menepi hingga semuanya benar – benar pulih,” tegas Fjortoft.

Tak Bisa Apa – Apa

Absennya Erling Haaland di musim ini akan menjadikan Dortmund semakin bobrok. Sebab saat ini, stok pemain depan mengalami krisis mental.

Tercatat bahwa eks pemain RB Salzburg itu telah menjadi bomber utama di lini serang Die Borussen.

Musim ini saja, Haaland sukses mencatatkan 13 gol dan 3 assist dalam 10 laga di semua ajang kompetisi.

“Dortmund tengah berada dalam situasi sulit. Seakan – akan mereka tak berdaya untuk mencari pengganti yang tepat, sebab bursa paruh musim masih jauh,” tutur Fjortoft.

“Terlepas dari itu, mereka harus melakoni beberapa kompetisi dan laga pada di musim ini. Mau tidak mau mereka harus berpasrah pada skuad akademi,” tutupnya.

Menangkan El Clasico Jilid 1, Carlo Ancelotti: Ini Baru Awal!

BabakTambahan – Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti sangat bangga dengan kemenangan timnya dalam laga El Clasico jilid pertama. Diketahui bahwa Los Galacticos sukses mempermalukan Barcelona dengan skor akhir 2 – 1 di Camp Nou, Minggu (24/10/2021) malam WIB.

Carlo Ancelotti menegaskan bahwa kemenangan itu baru awalan. Baginya, pertandingan tersebut berjalan sangat alot. Akan tetapi mereka mampu mengatasi buasnya serangan tim tuan rumah.

Carlo Ancelotti seakan – akan tidak percaya dengan hasil itu. Karena Ia tidak menurunkan beberapa pilar terbaik sejak menit awal babak pertama.

Namun pertandingan tersebut menjadi bukti bahwa Los Blancos bisa berkat kerja sama tim, bukan One-man Team.

Performa Apik

Seusai laga, Carlo Ancelotti memberikan sanjungan terhadap para punggawa Real Madrid. Ia menyebut bahwa para pemainnya telah memberikan performa yang luar biasa sejak laga awal.

Seperti diketahui, saat ini tembok pertahanan El Real mulai membaik. David Alaba mampu mengawal rekan – rekannya untuk merapatkan barisan demi mengendurkan serangan tim tuan rumah.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pemain. Karena mereka mampu menampilkan permainan seperti yang saya inginkan. Jikapun kurang sempurna, namun hasil itu telah berbicara,” tutur Ancelotti.

“Terlihat bahwa pemain kami sering kesulitan dalam melakukan penetrasi. Saya akui permainan Barcelona sangat baik. Namun keberuntungan ada pada kami,” tandasnya.

Kemenangan Penting

Carlo Ancelotti mengaku kalau hasil pada pertandingan tersebut merupakan kemenangan paling penting bagi klub. Sebab mereka masih bisa bertengger bebas di tangga teratas klasemen La Liga.

Sehingga Ia menyebut para pemainnya wajib merayakan kemenangan itu. Karena tidak mudah mengalahkan tim bertabur bintang dengan skuad tak lengkap.

“Kemenangan ini akan menjadi bukti bahwa kami bisa mendalami La Liga tanpa hambatan. Sebab kami telah mengalahkan tim paling tangguh di markas lawan,” ucap Ancelotti.

“Namun kami tidak akan terlarut – larut dalam kemenangan. Sebab masih banyak laga berat yang telah menunggu di kemudian hari. Karena itu, kami akan tetap berupaya maksimal untuk mendapatkan hasil positif hingga akhir musim,” tutupnya.