Mulai Tersisih di Manchester United, Edinson Cavani Ingin Pindah

BabakTambahan – Penyerang tunggal Manchester United, Edinson Cavani mulai merasa tidak puas dengan formasi timnya di musim 2021-2022. Sebab pemain asal Uruguay itu telah kehilangan jam bermain secara reguler.

Musim panas lalu telah menjadi saksi bahwa Edinson Cavani selalu diturunkan sebagai starter. Bukan karena kekurangan pemain depan, namun manajemen The Red Devils melihat bahwa pemain 34 tahun itu memiliki kualitas tinggi dalam menggedor jala pertahanan lawan.

Namun beberapa bulan terakhir Edinson Cavani tidak terlihat di skuad Setan Merah. Selain faktor cedera yang dialaminya, Ia pun diyakini tak kan mudah menembus skuad utama setelah kembali dari masa – masa pemulihan.

Kedatangan Cristiano Ronaldo

Pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer boleh dibilang terlalu terobsesi juara di musim ini. Hal itu terjadi sejak manajemen MU mampu memulangkan Cristiano Ronaldo dari Juventus.

Terbukti bahwa pemain asal Portugal itu telah menyumbangkan 4 gol dalam 3 laga di musim ini. Dan tentunya masa depan Edinson Cavani di Old Trafford tak kan bertahan lama.

Di tambah lagi perebutan jersey bernomor punggung 7 yang kental dengan diri Ronaldo. Seakan – akan Solskjaer menganakemaskan Ronaldo untuk merebutnya dari Cavani.

Terbukti bahwa eks pemain Real Madrid itu sukses mengenakan jersey nomor 7 di pentas Liga Champions. Namun hal itu tidak berlaku pada saat berlaga di Liga Primer.

Minta Pindah ke Barcelona

Menurut kabar The Daily Star, Edinson Cavani sangat tertarik untuk segera cabut dari The Theater of Dreams. Sebab peluang untuk menjadi pilihan utama dinilai menipis.

Terbaru, eks pemain PSG itu dirumorkan ingin pindah ke salah satu raksasa La Liga, Barcelona. Karena baginya, klub tersebut merupakan destinasi yang tepat untuk memutuskan gantung sepatu sebelum memberikan gelar bergengsi.

Lagipula, Barca akan melepas Memphis Depay lantaran ingin mendapatkan tanda tangan bek tangguh Juventus, Matthijs de Ligt.

Tentunya peluang Cavani untuk merapat ke Camp Nou semakin terbuka lebar. Hal itu bisa saja terjadi lantaran masa baktinya di Old Trafford hanya tersisa satu musim.