Minim Jam Bermain, Saul Niguez Ingin Pulang Lebih Cepat!

BabakTambahan – Playmaker Chelsea, Saul Niguez mengalami masa – masa yang sangat sulit sejak tiba di Stamford Bridge awal musim 2021-2022. Sejatinya pria asal Spanyol itu digadang – gadang membawa perubahan besar untuk klub. Namun fakta yang terjadi terlalu jauh dari perkiraan.

Menurut laporan Bola.net, The Blues berhasil mendapatkan tanda tangan Saul Niguez menjelang penutupan bursa transfer musim lalu. Baiknya, mereka hanya mengikat sang pemain dengan status pinjaman hingga akhir musim depan.

Kabarnya Saul Niguez akan diproyeksikan sebagai pengganti Jorginho dan N’Golo Kante. Namun sayangnya gelandang 26 tahun itu kerap memanaskan bangku cadangan.

Dengan kondisi tersebut, sang pemain dilaporkan ingin segera pulang lebih cepat ke Atletico Madrid.

Kalah Saing

Tak mudah bagi pemain baru yang langsung bisa mendapatkan posisi inti di skuad utama. Terlebih tim yang mereka huni merupakan tim terbaik di Liga Inggris.

Berdasarkan laporan Marca, Saul Niguez kalah saing dengan Jorginho dan Kante. Terlepas dari itu, pelatih Thomas Tuchel sama sekali tidak menurunkan sang pemain pada laga penting. Faktanya pria asal Jerman itu malah menunjuk Ross Barkley dan Ruben Loftus-Cheek untuk mengawal lini tengah.

Bagi Tuchel, permainan Saul masih kurang dominan untuk berlaga di pentas penuh drama. Sebab atmosfir Liga Inggris lebih bergema dari pada La Liga.

Kabarnya eks pelatih Borussia Dortmund itu akan memulangkan sang pemain ke klub asalnya.

Kemungkinan Bertahan

Di satu sisi, Saul Niguez sangat paham bagaimana perkembangan pemain lain yang baru gabung dengan klub baru. Ia menilai bahwa proses adaptasi memang tidak mudah, namun hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Masih dari laporan yang sama, keinginan untuk pindah klub memang ada di benak Saul. Namun untuk sementara waktu, Ia ingin bertahan untuk membuktikan kapasitasnya sebagai Playmaker.

Saul tidak keberatan jika harus banyak menepi di pinggir lapangan. Karena hal itu bisa membuatnya sedikit belajar untuk memahami ritme permainan The Blues.

Namun bila apa yang Ia harapkan belum terwujud, maka Ia rela jika harus meninggalkan Liga Primer Januari mendatang.