Manchester United Tunjuk Edwin van der Sar sebagai Pengganti Ed Woodward

BabakTambahan – Beberapa waktu lalu Manchester United telah dipusingkan dengan kabar kepergian Wakil CEO klub, Ed Woodward. Sebab beberapa laporan menyebut bahwa pria 49 tahun itu akan segera mundur dari jabatannya.

Di musim panas nanti, posisi Wakil CEO Manchester United tak berpenghuni. Hal tersebut menyusul lantaran Ed Woodward lebih mementingkan European Super League (ESL).

Melihat situasi tersebut, The Red Devils mulai gerak cepat untuk mencari calon pengganti Ed Woodward.

Menurut kabar Manchester Evening News, manajemen Setan Merah tengah menunjuk sang legenda hidup, Edwin van der Sar. Namun pria asal Belanda itu tidak berdiri seorang diri, melainkan ada beberapa nama lain yang kini tengah santer dibicarakan.

Tak Masuk Akal

Laporan tersebut mengklaim bahwa keputusan yang dilakukan Ed Woodward merupakan hal yang tak masuk akal. Sebab dirinya lebih mengutamakan turnamen yang jelas – jelas belum tentu terjadi.

Pada awalnya, kisruh ESL tengah memanas Minggu lalu. Terdapat 15 tim dari Liga top Eropa yang menjadi peserta utama. Akan tetapi, terhitung sejak Senin kemarin, beberapa peserta menyatakan mundur dalam gelaran kompetisi tersebut.

Kenal Luar Dalam

Van der Sar bukanlah sosok asing bagi Manchester United. Mantan kiper MU itu sangat kenal luar dalam tentang manajemen klub. Tak heran jika Ia merupakan kandidat terkuat yang mungkin akan mengisi posisi Ed Woodward.

Pria 50 tahun itu memiliki jam terbang yang sangat baik saat menjadi CEO Ajax Amsterdam. Terbukti bahwa Ia tidak pernah memberikan catatan buruk terhadap pihak klub.

Sebelumnya, Ia pun tertarik menerima tawaran tersebut. Akan tetapi Ia masih kalah pamor dengan Woodward.

Dua Nama Calon Pengganti

Manchester United pun tidak hanya mengincar van der Sar sebagai calon pengganti Woodward. Laporan tersebut mengklaim bahwa sudah ada 2 nama yang siap bersaing, yakni Direktur Keuangan MU, Cliff Baty dan Richard Arnold.

Namun sepertinya kedua kandidat tersebut bakal bertahan pada posisinya. Karena selama ini, kondisi finansial Manchester United sangat baik di tangan mereka.