Lini Pertahanan MU Rusak Gol Debut Amad Diallo

BabakTambahan – Laga antara Manchester United vs AC Milan di Old Trafford, Jumat (12/03/2021) tadi sudah sepantasnya jadi milik Winger MU, Amad Diallo. Namun lini belakang timnya telah merusak gol debutnya, sehingga skor pada pertandingan tersebut berakhir imbang 1 – 1.

Pentas UEFA Europa League merupakan laga perdana Amad Diallo. Pasalnya pemain muda 18 tahun itu berhasil mencetak gol pada menit ke-49 melalui sundulan magisnya. Uniknya, Ia langsung mencetak gol tersebut setelah turun sebagai pemain pengganti.

Sejak Amad Diallo mencetak gol, permainan tim tuan rumah tetap tampil menggila. Akan tetapi, kemenangan The Red Devils punah setelah Simon Kjaer membalasnya di menit – menit akhir babak kedua.

Dengan hasil itu, Manchester United harus berupaya lebih keras agar mampu mengubur mimpi Milan untuk lolos ke babak selanjutnya.

Gol Perdana Kurang Sempurna

Opta menyebut bahwa gol perdana Amad Diallo harusnya menjadi hadiah paling indah bagi sang pemain. Pasalnya, Winger asal Pantai Gading itu merubah papan skor dalam satu kali percobaan.

Menurut catatan, Diallo tengah berusia 18 tahun dan 243 hari yang sukses menjadi pencetak gol termuda bagi The Red Devils di ajang kompetisi Eropa.

Singkatnya, Diallo bakal jadi Man of the Match pada laga itu jikalau rekan setimnya tidak membuat suatu kesalahan fatal di akhir pertandingan.

Sangat Butuh Keajaiban

Boleh jadi permainan Amad Diallo sangat brilian pada leg pertama. Namun pastinya, Manchester United bakal mendapatkan tantangan terberatnya saat berlaga di San Siro pekan depan.

Karena sejatinya, Rossoneri selalu tampil percaya diri kala menjamu para lawannya.

Menurut laporan tersebut, MU selalu mengalami kegagalan dalam 6 laga di pentas Eropa setelah mendapatkan hasil imbang pada leg pertama.

Meskipun pasukan Ole Gunnar Solskjaer harus menang setidaknya 1 gol pada laga nanti, namun sepertinya mereka tak kan mampu meraih impian terbesarnya.

Itu artinya pelatih asal Norwegia itu wajib menurunkan skuad intinya serta meracik strategi yang tepat demi mengalahkan permainan Milan.