Jarang Dimainkan, Gareth Southgate Punya Rencana Untuk Jadon Sancho

BabakTambahan – Keberhasilan Timnas Inggris kala mengalahkan Jerman dalam babak 16 besar hari Selasa (29/06/2021) bertolak belakang bagi eks manajer Die Panzer, Jurgen Klinsmann. Dirinya pun tak menduga bahwa The Three Lions kerap mencadangkan pemain sekelas Jadon Sancho.

Sejak awal musim 2018, Jadon Sancho sukses mencuri perhatian banyak klub Eropa. Sebab pria 21 tahun merupakan pemain yang sangat berpotensi besar di masa depan. Terbukti bahwa performanya terlihat gagah saat berseragam Borussia Dortmund.

Jadon Sancho telah mengakhiri musim lalu dengan raihan 16 gol dan 20 assist di semua ajang kompetisi. Hal tersebut menggugah keinginan pelatih Inggris Gareth Southgate untuk mengisi skuad utama.

Akan tetapi, bintang Die Borussen itu minim jam bermain sejak awal laga EURO 2020. Tercatat Ia hanya turun sebagai pemain pengganti pada menit – menit akhir babak kedua.

Ada Apa Dengan Inggris

Beberapa publik sepakbola pun mempertanyakan apa alasan Inggris tidak menurunkan Jadon Sancho secara penuh. Sejumlah fans juga gagal paham mengapa pemain andalannya sering memanaskan bangku cadangan.

Klinsmann pun menyebut bahwa Inggris sedang dalam masalah besar. Dirinya seakan – akan tak percaya dengan keadaan tersebut. Padahal Sancho merupakan pemain incaran paling vital di bursa transfer musim panas ini.

“Jika ada masalah, mungkin hal tersebut telah surut. Namun hingga babak 16 besar, nama Sancho masih belum masuk starting eleven,” tegas Klinsmann pada BBC.

“Sang pemain memiliki semuanya, pergerakannya sulit diprediksi. Tak heran jika publik mempertanyakan soal performanya,” tandasnya.

Punya Rencana Lain

Saat Inggris mencukur Jerman, terlihat bahwa Jadon Sancho masih asyik duduk di bangku cadangan. Padahal kedua tim diberikan banyak jatah pergantian pemain. Akan tetapi bintang Dortmund itu masih dianggap kurang maksimal.

Goal International menyebut bahwa Southgate punya rencana lain terhadap Jadon Sancho. Kabarnya sang pemain akan diturunkan pada laga melawan Ukraina di babak 8 besar, Minggu (04/07/2021).

Klinsmann menambahkan, mengandalkan skuad sebelumnya di laga mendatang merupakan kesalahan. Karena tenaga mereka telah terkuras habis sebelum partai semi final.

“Memasukkan Sancho adalah keputusan terbaik, karena Ia bisa memberikan perbedaan,” pungkas Klinsmann.