Jadi Penerus Ronald Koeman, Xavi Hernandez Susun 3 Rencana Untuk Barcelona

BabakTambahan – Berita pemecatan Ronald Koeman baru saja usai. Barcelona benar – benar mencari pengganti yang sepadan untuk kemajuan klub. Namun nama Xavi Hernandez menjadi kandidat terkuat untuk berdiri di pinggir lapangan.

Barcelona harus mengawali catatan buruk sejak awal musim 2021-2022. Tak seperti biasanya, El Barca acap kali menelan banyak kekalahan mulai dari tim kuda hitam hingga defisit lebih dari 4 gol.

Xavi Hernandez yang merupakan legenda hidup Barcelona bersiap untuk meneruskan masa kepelatihan Koeman.

Seperti yang dikabarkan Sportstar, Xavi Hernandez disebut – sebut telah mengusung 3 rencana untuk membenahi kebobrokan Barcelona. Dan berikut rentetan rencana tersebut.

Tampung Jules Kounde

Xavi Hernandez sangat paham dengan filosofi permainan Barcelona. Yang paling utama yaitu strategi Tiki-Taka. Dimana kesuksesan taktik tersebut bermula dari pemain belakang.

Menurut laporan tersebut, pria Asal Spanyol itu ingin sekali menampung bek asal Sevilla, Jules Kounde. Bagi Xavi, bintang asal Prancis itu sangat baik dalam mengalirkan bola ke depan serta membantu sektor penyerangan dari situasi open play.

Di musim ini, El Barca telah kemasukan 17 gol dalam 13 pertandingan. Itu berarti kehadiran Kounde sangat matang untuk membenahi angka tersebut.

Menduetkan Dembele dan Fati

Lebih lanjut, Xavi Hernandez ingin menduetkan Ousmane Dembele dan Ansu Fati untuk memanfaatkan lebar lapangan. Karena saat ini, Memphis Depay dan Sergio Aguero masih belum cocok untuk mengawal lini depan.

Namun sayangnya Dembele masih belum pulih dari cedera. Hal itu sedikit merepotkan Xavi untuk mensukseskan rencana utamanya.

Walau begitu, Ia akan coba memoles skuad yang ada untuk mengimbangi permainan di semua lini.

Maksimalkan Peran Puig

Dan terakhir Xavi mulai jatuh hati terhadap Riqui Puig. Diketahui bahwa gelandang 22 tahun itu memiliki kemampuan dalam membangun serangan.

Sejak berduet dengan Frenkie de Jong, Puig berhasil mengirimkan bola manja ke depan mulut gawang.

Bagi Xavi, Ia layak diproyeksikan sebagai skuad utama. Karena Ia sangat paham bagaimana mendalami dan menerapkan filosofi permainan klub sejak berkarir di akademi klub.