Inginkan Trofi, Harry Kane Minta Dijual Tottenham Hotspur

BabakTambahan – Bomber Tottenham Hotspur, Harry Kane nampaknya sudah bosan menjadi pemain profesional tanpa juara. Pria asal Inggris itu mendesak manajemen untuk segera menjualnya ke klub lain.

Beberapa bulan lalu, Harry Kane mulai merasakan ketidakbahagiaan bersama The Lilywhites. Terbukti bahwa Ia telah memberikan segalanya untuk tim. Namun sayangnya prestasi bersama klub masih tidak berjalan mulus seperti yang diinginkan.

Sempat ada kabar bahwa Manchester United ingin merekrut Harry Kane. Namun pihak klub masih memagarinya lantaran peran sang pemain masih belum tergantikan.

Menurut laporan The Overlap, Kane siap keluar dari Tottenham Hotspur Stadium untuk merasakan gelar juara.

“Saya pun tidak bisa berjanji untuk bertahan lama di Spurs. Karena semua pemain pasti ingin mengangkat sejumlah trofi bergengsi selam aktif berkarir,” tegas Kane.

Sangat Butuh Trofi

Wajar saja jika pemain sekelas Harry Kane sangat butuh trofi. Sebab beberapa klub terbaik Eropa pun melihat kapasitasnya selama bermain di lapangan.

Namun beberapa pihak meyakini bahwa Striker 27 tahun berada di klub yang salah. Seharusnya Ia menikmati keindahan dalam bermain sepak bola jika musim lalu memperkuat Manchester United.

Kane mengatakan, dirinya tak ingin pensiun tanpa gelar. Karena saat ini Ia sangat berpotensi untuk menembus skuad terbaik di salah satu klub papan atas Eropa.

“Saya masih kuat bermain hingga 8 tahun ke depan. Karena saya haus gelar,” ucap Kane.

“Target saya yaitu mempersembahkan lebih banyak trofi dan mengemas puluhan gol. Saya rasa itu bukan hal yang muluk – muluk bagi seorang Striker,” tandasnya.

Menanti Suatu Keputusan

Harry Kane menyadari bahwa keinginannya untuk pindah klub tak kan berjalan mulus. Sebab dirinya masih harus menanti suatu keputusan terhadap pihak klub.

“Saya akan melakukan segala cara agar manajemen bisa menjual saya pada klub yang lebih layak. Sebab tak ada gunanya jika saya menghabiskan karir tanpa mencicipi trofi,” kata Kane.

“Pihak klub telah melepas pelatih terbaik dalam karir saya, apakah saya tidak bisa sepertinya?” tutupnya.