Gasak Liverpool 4 – 1, Pep Guardiola: Belum Waktunya Bicara Juara!

BabakTambahan – Manchester City terlalu ganas bagi Liverpool. Terbukti bahwa The Citizens menang telak dengan hasil akhir 4 – 1 atas The Reds di Anfield Stadium, Senin (08/02/2021) dini hari WIB.

Sang manager Manchester City, Pep Guardiola masih enggan membicarakan peluang timnya untuk merajut asa juara English Premier League. Karena baginya, perjalanan pertandingan masih sangat jauh. Bisa jadi bahwa mereka terpeleset dan gagal finish di puncak klasemen.

Jalannya pertandingan tersebut sangat seru. Namun pasukan Pep Guardiola terlalu tampil energik. Petaka tim tuan rumah terjadi di babak kedua lantaran blunder kiper Allison Becker.

Hingga turun minum, skor masih imbang 1 – 1. Namun kemenangan Manchester City terjadi menjadi 1 – 3 dalam kurun waktu 3 menit. Blunder tersebut menambah catatan buruk The Reds sepanjang masa.

Hasil positif tersebut tak hanya menjauhkan City dari kejaran Liverpool. Akan tetapi itu merupakan akhir dari rekor pasukan Pep Guardiola selama 18 tahun tanpa kemenangan di Anfield Stadium.

Anfield Tak Seperti Dulu Lagi

Faktanya, Manchester City tak pernah memulangkan 3 poin sejak berlaga di Anfield. Namun kali ini, Pep Guardiola sukses menyulap catatan buruk tersebut serta memangkas jarak untuk mendekati juara Liga.

Guardiola menegaskan, Anfield tak seperti dulu lagi. Itu sangat langka terjadi sejak beberapa tahun silam. Karena sebelumnya, mereka selalu tampil energik hingga menit – menit akhir. Namun kini, dirinya sama sekali tidak merasakan atmosfir terpanas di Liga Primer.

“Terlepas dari itu, saya sangat bangga dengan hasil kemenangan tadi malam. Skor imbang membuat saya semakin memutar otak untuk membuat gol. Namun setelah itu, tim saya mampu mengambil alih tempo permainan hingga berhasil memulangkan 3 poin,” seru Guardiola.

Poin Kemenangan Krusial

Pep Guardiola menambahkan bahwa 3 poin tersebut merupakan kemenangan paling krusial. Karena baginya, hal tersebut bisa memudahkan timnya menjadi juara.

Namun hingga kini, pelatih 50 tahun itu masih kurang percaya diri akan kans juara English Premier League. Sebab rival abadinya, Manchester United sejauh ini tampil perkasa dengan menyegel beberapa hasil positif.

“Saya rasa peluang juara tim kami masih sangat jauh. Dan kami hanya ingin menampilkan yang terbaik hingga akhir musim nanti,” tegas Guardiola.

“Kami banyak mendapatkan dukungan dari pemain cadangan, fans dan pihak lainnya. Namun bagi kami, kemenangan ini pertanda baik untuk ke depannya,” tutupnya.