Gagal Persembahkan Trofi UCL, Pep Guardiola: Jalan Masih Panjang!

BabakTambahan – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyebut bahwa tim besutannya sudah memberikan yang terbaik dalam partai final UCL. Meskipun mereka tidak mampu memulangkan trofi Si Kuping Besar, setidaknya kekalahan mereka cukup wajar.

Pep Guardiola gagal mempersembahkan trofi UCL lantaran kandas di tangan Chelsea dengan skor 0 – 1 di Estadio do Dragao, Minggu (30/05/2021).

Sejatinya pasukan Pep Guardiola telah mendominasi permainan sejak awal babak pertama. Namun mereka kurang beruntung lantaran barisan belakang The Blues sangat solid dan sulit ditembus.

Petaka mereka datang pada penghujung babak pertama. Dimana Kai Havertz sukses menyarangkan gol kemenangan bagi timnya. Dan gol tersebut tetap bertahan hingga akhir pertandingan.

Jalan Masih Panjang

Usai laga, Pep Guardiola pun berkomentar bahwa perjalanan Manchester City masih sangat panjang. Faktanya, The Citizens berhasil menembus babak final untuk kali pertamanya.

Sebelumnya, mereka sering terhenti di babak 16 besar dan yang teranyar semi final. Namun kedatangan pelatih 50 tahun itu benar – benar memberikan angin segar.

“Kami pun senang bisa berada di puncak pertandingan. Meskipun hasil yang didapatkan tidak sesuai. Namun apa yang kami raih merupakan suatu kebanggaan,” kata Guardiola.

“Chelsea bermain dengan sangat bagus. Sementara kami pun gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas. Begitulah sepak bola. Kami pun tak mau putus asa, karena masih banyak kesempatan di musim berikutnya,” sambungnya.

Melebihi Batas Maksimal

Pep Guardiola menyadari bahwa timnya kerap mendapatkan kritikan yang beragam pasca gagal di pentas Eropa. Akan tetapi, timnya telah melebihi batas maksimal sejak musim ini.

Sejatinya mereka telah memenangkan trofi English Premier League dan Carabao Cup. Sebelumnya mereka diyakini akan meraih Treble Winners musim 2020-2021. Namun kekalahan atas Chelsea memaksa mereka harus puas dengan raihan 2 gelar.

“Tidak mudah berada di partai puncak. Sebab ini merupakan pengalaman kami di pentas penuh drama. Namun kami layak mendapatkan apresiasi, karena tidak semua tim mampu menembus laga terakhir Liga Champions,” seru Guardiola.

“Saat ini kami hanya ingin menikmati liburan musim panas. Karena berikutnya masih banyak target lain yang menunggu saat dimulainya musim 2021-2022,” tutupnya.