Ditindas Liverpool, Diego Simeone: Kami Kalah Segalanya!

BabakTambahan – Atletico Madrid dibuat tak berdaya saat bertandang ke markas Liverpool dalam lanjutan Liga Champions Matchday ke-4, Kamis (04/11/2021). Pasukan Diego Simeone harus menyerah dengan skor 0 – 2 di tangan The Reds.

Di pertemuan sebelumnya, Diego Simeone pun tak mampu memotivasi para pemainnya untuk tampil gemilang. Hasilnya, mereka kalah 2 – 3 di Wanda Metropolitano.

Kekalahan yang baru saja terjadi tak lepas dari kesalahan taktik yang diarahkan Diego Simeone. Baginya, permainan tim tuan rumah lebih unggul sejak babak pertama.

Keran gol pertama Liverpool dibuka oleh Diogo Jota di menit ke-12. Kemudian Sadio Mane menambah keunggulan skor 8 menit kemudian.

Dan petaka Los Colchoneros terlahir dari menit ke-35 lantaran Felipe Luiz harus diusir wasit akibat kartu merah.

Kalah Segalanya

Menurut laporan Sporstar, Diego Simeone menilai bahwa anak asuhnya telah berperan dengan sangat baik. Akan tetapi hasil akhir pada laga tersebut tidak sesuai apa yang diharapkannya.

Kehilangan 1 pemain inti sebelum laga usai menjadi bukti bahwa ketajaman lini serang Liverpool makin menjadi – jadi. Atletico seakan – akan tidak mampu meredam bala serangan pasukan Jurgen Klopp.

“Kami akui bahwa pertandingan tersebut tidak berjalan normal. Sebab kami harus bermain dengan 10 pemain. Namun inilah sepakbola yang sebenarnya,” ujar Simeone.

“Sektor pertahanan kami selalu diobrak – abrik tak berujung. Kami tidak menyesal dengan hasil ini, tapi kami harus mengakuinya,” tambahnya.

Masih Ada Harapan

Diego Simeone masih ada harapan untuk mengantarkan timnya lolos ke Fase Knock Out. Pasalnya mereka masih menyimpan 2 laga sisa melawan Porto dan AC Milan.

Mereka tergabung pada Grup B dengan menghasilkan 4 poin di urutan ketiga. Mau tidak mau pelatih asal Argentina itu wajib memetik poin maksimal hingga penutupan Grup.

“Sangat tidak mudah melewati hadangan tim yang perah menjuarai Liga Champions. Ketiga tim tersebut memiliki permainan yang sangat bagus dalam segala hal,” tegas Simeone.

“Akan tetapi kami yakini bisa melewati semuanya dengan menjadi penantang sejarah hingga laga final,” tutupnya.