Dapat Ijin Resmi Polri, Shopee Liga 1 dan Liga 2 Akan Segera Bergulir

BabakTambahan – Publik sepak bola Indonesia tak kan lagi menunggu lama menikmati atmosfir pertandingan Shopee Liga 1 dan Liga 2. Sejatinya, kompetisi tersebut telah mendapatkan perizinan resmi dari Polri.

Berdasarkan pernyataan resmi Kapolri, Listyio Sigit Prabowo, perizinan pentas Shopee Liga 1 dan Liga 2 telah diputuskan di Mabes Polri, Jakarta pada hari Senin (31/05/2021).

Kapolri menyebut bahwa Shopee Liga 1 boleh diselenggarakan asalkan mengikuti semua ketentuan yang berlaku, salah satunya menerapkan protokol kesehatan.

Beberapa waktu lalu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengadakan pertemuan secara intern dengan Kapolri. Keduanya pun menyepakati bergulirnya kompetisi tersebut setelah memikirkan berbagai aspek penting baik dalam hingga luar lapangan.

Berkaca Dari Piala Menpora 2021

Kapolri menyinggung kejadian yang merugikan berbagai pihak dalam gelaran Piala Menpora 2021. Dimana saat itu Persija Jakarta keluar sebagai juara setelah mengalahkan Persib Bandung dengan agregat 4 – 1.

Para pendukung Mayan Kemayoran meramaikan aksi konvoi di sepanjang jalan Ibu Kota pasca kemenangan tim andalannya. Sementara suporter Maung Bandung melakukan tindakan kriminal terhadap sejumlah fasilitas umum lantaran timnya tidak mampu pulang dengan membawa trofi.

Berkaca dari peristiwa itu, Listyio tidak ingin kejadian yang sama menimpa Shopee Liga 1 dan Liga 2. Karena hal itu akan berdampak buruk pada kelangsungan kompetisi untuk ke depannya.

“Kami rasa pihak panitia telah melakukan tugasnya dengan sangat baik. Namun kami tidak menyangka bahwa peristiwa itu semakin memicu penyebaran COVID-19,” kata Listyio.

Terbit Mulai Juli

Setelah menjalankan berbagai keputusan, pada akhirnya Kapolri menetapkan bahwa Shopee Liga 1 akan berlangsung mulai Sabtu (10/07/2021). Sementara Liga 2 akan menjalankan Kick-Off pada 24 Juli 2021.

Menurut keterangan terbaru, divisi utama hanya akan berlaga di Pula Jawa untuk mengantisipasi terjadinya serangan COVID-19 susulan.

Sedangkan divisi kedua akan selalu berpindah lokasi berdasarkan situasi terbaru. Kedua divisi tersebut akan menggunakan format gelembung.

Di sisi lain, hasil rapat darurat Exco PSSI menyatakan bahwa mereka masih menerapkan sistem promosi dan degradasi.