Cukup Tragis, Erling Haaland Bakal Menepi Hingga Akhir Musim

BabakTambahan – Sebuah berita buruk muncul dari pentas Bundesliga. Dimana Striker Borussia Dortmund, Erling Haaland harus kehilangan jam bermain secara reguler di musim ini akibat cedera pinggul.

Beberapa waktu lalu, Erling Haaland masih terjun membawa timnya bertanding melawan Ajax Amsterdam di pentas Liga Champions. Namun setelah itu, Ia harus absen dalam lanjutan Bundesliga menantang Arminia Bielefeld.

Petaka pun terjadi setelah berakhirnya laga tersebut. Erling Haaland terlihat kesakitan walau tidak diturunkan sebagai starter. Terlihat bahwa pemain 21 tahun itu mengalami cedera fleksor pinggul.

Pelatih Borussia Dortmund, Marco Rose mengirimnya ke meja operasi untuk mendiagnosa cederanya. Dan kabarnya, sang pemain akan absen beberapa pekan.

Jauh Dari Harapan

Seperti yang dilaporkan Bild, hasil pemeriksaan terhadap Erling Haaland ternyata jauh lebih buruk dari pada harapan sebelumnya. Diketahui bahwa bomber asal Norwegia itu tak hanya absen beberapa pekan, melainkan hingga akhir musim.

Dengan kondisi tersebut, Haaland harus rela kehilangan tajinya di musim ini. Pihak manajemen pun menyayangkan sang pemain.

Menurut penegasan kerabat dekat Haaland, Januari 2021 Aage Fjortoft, sang pemain harus menepi kurang lebih 6 bulan. Karena jika dipaksakan, Ia akan mengakhiri karirnya sebagai pesepakbola.

“Situasi ini merupakan malapetaka bagi Haaland dan juga pihak klub. Namun tak ada jalan keluar selain menepi hingga semuanya benar – benar pulih,” tegas Fjortoft.

Tak Bisa Apa – Apa

Absennya Erling Haaland di musim ini akan menjadikan Dortmund semakin bobrok. Sebab saat ini, stok pemain depan mengalami krisis mental.

Tercatat bahwa eks pemain RB Salzburg itu telah menjadi bomber utama di lini serang Die Borussen.

Musim ini saja, Haaland sukses mencatatkan 13 gol dan 3 assist dalam 10 laga di semua ajang kompetisi.

“Dortmund tengah berada dalam situasi sulit. Seakan – akan mereka tak berdaya untuk mencari pengganti yang tepat, sebab bursa paruh musim masih jauh,” tutur Fjortoft.

“Terlepas dari itu, mereka harus melakoni beberapa kompetisi dan laga pada di musim ini. Mau tidak mau mereka harus berpasrah pada skuad akademi,” tutupnya.