Liverpool Mulai Tertarik Jasa Jude Bellingham

BabakTambahan – Legenda sepakbola Liverpool, Peter Crouch menuturkan bahwa The Reds mudah tertarik untuk mendapatkan jasa pemain Borussia Dortmund, Jude Bellingham. Kabarnya mereka akan melakukan rencana pembelian di awal Januari Mendatang.

Seperti yang dilaporkan The Daily Mail, Jude Bellingham akan sangat padu dengan irama permainan Liverpool. Sebab sebelumnya, pemain 18 tahun itu memulai karir pertamanya bersama Birmingham City.

Ketika performanya lumayan bagus, Die Borussen langsung mengikat Jude Bellingham dengan kontrak jangka panjang. Menariknya, gelandang asal Inggris itu pun sukses menembus skuad utama.

Di sisi lain, Bellingham pun juga berhasil mencuri perhatian pelatih Timnas Inggris, Gareth Southgate. Sehingga Ia mendapatkan posisi inti dalam skuad utama The Three Lions pada laga EURO 2020.

Cocok Dengan Gaya Main Klopp

Crouch menyatakan bahwa Jude Bellingham sangat cocok dengan gaya main pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Karena Ia memiliki kepiawaian dalam menjaga kedalaman permainan tengah dan disiplin dalam membantu proses penyerangan.

Selebihnya, Bellingham tak kan kesulitan jika harus melakukan proses adaptasi dengan permainan The Reds. Sebab bersama Borussia Dortmund, Ia pun mulai menemukan filosofi yang sebelumnya diwariskan Klopp.

“Bukan kabar belaka jika Liverpool ingin segera menuntaskan proses transfer Bellingham. Karena mereka tengah memerlukan amunisi baru di lini tengah,” tutur Crouch.

“Saya rasa Ia akan padu jika bermain di bawah arahan Klopp. Lagipula Ia tahu betul atensi permainan The Reds sejak bermain di kasta kedua Liga Primer,” sambungnya.

Ancaman Bagi Pemain Lain

Performa gemilang Jude Bellingham bakal jadi ancaman besar bagi pemain lain. Terutama Thiago Alcantara. Diketahui bahwa pria asal Spanyol itu mulai menjadi andalan utama Klopp. Bisa jadi Ia akan kehilangan semuanya di musim depan.

Keberadaan Bellingham bukan merusak kenyamanan para pemain. Malah sebaliknya, Ia akan membuat pemain lain semakin tampil baik.

“Saya pikir adanya gesekan semacam ini bisa menumbuhkan stabilitas kedalaman skuad utama. Karena Liverpool terkenal dengan kekuatan permainan tengah,” ucap Crouch.

“Bursa transfer musim depan akan sangat menarik untuk kita tunggu,” tutupnya.

Barcelona Bakal Jual Frenkie de Jong, Xavi Hernandez: Itu Tidak Benar!

BabakTambahan – Pelatih utama Barcelona, Xavi Hernandez menegaskan bahwa Frenkie de Jong tidak akan pernah dijual sekalipun dengan harga mahal. Karena pemain berdarah Belanda itu telah menjadi sosok penting dalam permainan El Barca.

Seperti diketahui bahwa de Jong tengah menginjak tahun ketiganya di Camp Nou. Awalnya Ia didatangkan dari Ajax Amsterdam di musim 2019-2020.

Dalam kurun waktu 3 tahun, de Jong dinilai kurang apik dalam memberikan kontribusi. Kabarnya pemain 24 tahun itu santer digosipkan akan dilepas pada akhir musim nanti.

Hal itu terbukti bahwa gelandang serang tersebut belakangan ini memiliki jam bermain yang tidak terlalu banyak. Sebab El Barca sering memainkan Riqui Puig untuk menjadi tandem abadi Sergio Busquets.

Perlu Sedikit Waktu

Menurut laporan Sportsmole, Xavi menegaskan kalau timnya masih perlu sedikit waktu untuk memuaskan masa depan de Jong. Sebab menjualnya dengan segera hanya akan merusak rencana permainan tim.

Xavi pun menambahkan kalau sang gelandang tinggal mengatur jam bermain dan mendalami filosofi klub untuk tetap bertahan lebih lama. Karenanya jasa sang pemain masih terlalu krusial bagi klub.

“Jelas sekali bahwa kami sama sekali tidak berencana untuk melepas kepergiannya. Sebab tim ini harus berkembang pesat,” tutur Xavi.

“Kami yakin dia bisa mematahkan semua kemustahilan yang ada. Karena Ia mampu melewatinya,” tambahnya.

Harus Tampil Dominan

Lebih lanjut, Xavi mengatakan bahwa de Jong harus bisa tampil lebih dominan. Karena tidak mudah bagi semua pemain yang ingin menjadi skuad utama tanpa bekerja keras.

Di tambah lagi Barcelona terkenal dengan gaya main yang tidak mengedepankan keegoisan dan pamer skill individu. Sebab itulah mereka harus berjuang supaya menjadi bintang permanen pada laga penting.

“Barca tidak pernah menjual pemain yang terlihat bermasalah. Karena sepengetahuan saya, tim ini telah melindungi semua pemain hingga menjadi sukses,” kata Xavi.

“Saya tegaskan bahwa Barca bukan tim yang hanya mengambil keuntungan dengan memanfaatkan masa depan pemain. Karena bagi kami mereka harus bekerja sama demi mewujudkan kesuksesan bersama,” tutupnya.

Tampil Moncer Bersama Real Madrid, Manchester United Kepincut Vinicius Junior!

BabakTambahan – Striker Real Madrid, Vinicius Junior bakal jadi pembelian pertama Manchester United di awal musim depan. Sebab saat ini MU tengah bersiap untuk menyusun rencana belanja besar – besaran.

Menurut laporan Marca, Vinicius Junior harus mengalami berbagai kendala saat menembus skuad utama Madrid. Terbukti bahwa pemain berdarah Brazil itu harus rela menepi sebagai pemain cadangan.

Sang kapten Karim Benzema pun menegaskan bahwa Vinicius Junior dianggap gagal dalam melakukan adaptasi dengan permainan tim. Sehingga pemain 21 tahun itu jarang diturunkan sebagai starter, sekalipun dalam laga kecil.

Akan tetapi, musim lalu merupakan momen paling berharga bagi Vini. Sebab Ia mampu memberikan yang terbaik hingga pada akhirnya sukses menggusur posisi Eden Hazard.

Bintang Masa Depan Klub

Penampilan gemilang Vinicius Junior merupakan suatu kebanggaan besar bagi Real Madrid. Kabarnya mereka akan segera menyodorkan kontrak baru berdurasi lama.

Seperti diketahui, masa bakti Vini di Santiago Bernabeu akan usai pada akhir musim 2024. Namun El Real tak rela jika harus kehilangan sosok penting dalam skuad utama.

Namun laporan tersebut mengklaim bahwa Manchester United akan menjadikan sang pemain sebagai ujung tombak serangan. Karena bagi mereka, Vini merupakan bintang masa depan klub.

Menariknya lagi, The Red Devils siap memberikan gaji besar agar sang pemain memutuskan untuk bermain di Old Trafford.

Mengundang Teka – Teki

Masih dari laporan yang sama, masa depan Vinicius Junior telah mengundang teka – teki. Hingga kini masih belum ada penegasan apakah Ia akan bertahan di Real Madrid atau mungkin cabut di musim depan.

Walau begitu, beberapa media lain mengungkapkan bahwa Vini akan tetap setia bermain di Santiago Bernabeu. Sebab dari awal, Ia ingin meniti karir dan memberikan yang terbaik kepada tim yang telah membesarkan namanya.

Jika melihat dari kondisi tersebut, upaya Manchester United untuk meminang jasanya akan semakin sempit. Sebab sang pemain belum memikirkan rencana masa depannya ke arah yang lebih terbuka.

Namun Setan Merah akan terus mencoba untuk merayu sang pemain agar Ia berpaling dari rencana awal.

Bukan Main, Manchester United Segera Perkenalkan Ralf Rangnick!

BabakTambahan – Raksasa English Premier League, Manchester United tidak sedang main – main dalam mencari pelatih baru. Kabarnya The Red Devils akan segera memperkenalkan Ralf Rangnick sebagai pelatih utama dalam waktu dekat.

Menurut kabar Sky Sports, Ralf Rangnick kini memang tidak sedang menjabat sebagai pelatih. Namun Ia mengemban tugas berat di Lokomotiv Moscow.

Walau begitu, kans Setan Merah untuk meminang jasa Ralf Rangnick cukup terbuka lebar. Sebab manajer 63 tahun itu memiliki pengalaman yang luar biasa sejak menukangi RB Leipzig.

Tengah beredar kabar bahwa manajemen klub sudah menjalin komunikasi secara internal dengan Rangnick. Sepertinya Ia akan segera mendarat di Old Trafford sebelum akhir bulan.

Carrick Membela Diri

Laporan tersebut menegaskan bahwa Manchester United semakin dekat dengan Ralf Rangnick. Terbukti bahwa sejumlah awak media asal Inggris telah mengumbar kedekatan mereka untuk menggantikan posisi Michael Carrick yang saat ini sebagai Caretaker.

Di balik semua itu, Carrick membela diri bahwa timnya harus menjalankan musim dengan penuh percaya diri. Sebab dalam laga debutnya, manajer asal Inggris itu mampu memberikan kemenangan krusial.

“Tentu saja karir saya di kursi kepelatihan tak kan bertahan lama. Saya paham bahwa menjadi Caretaker tidak memiliki jaminan untuk berkembang. Namun semua keputusan bergantung pihak klub,” tegas Carrick.

“Kita tak kan pernah tahu apa yang akan terjadi nanti. Namun selagi saya bisa, saya akan memberikan yang terbaik agar tidak mengecewakan klub,” sambungnya.

Laga Penentu Masa Depan

Terlepas dari itu, Carrick juga memiliki misi yang harus dipatahkan pada laga mendatang. Diketahui bahwa Manchester United akan bertandang ke markas Chelsea, Minggu (28/11/2021).

Jelas sekali bahwa hasil pertandingan itu akan menentukan masa depannya sebagai pelatih tetap. Jika Ia gagal memberikan yang terbaik, Ralf Rangnick siap maju untuk membenahi semua sisi.

“Tak ada hal yang lebih penting bagi saya saat ini selain memikirkan laga berikutnya. Saya tidak ingin terlihat gugup,” tutur Carrick.

“Sejatinya sepakbola terlihat misterius. Namun selagi saya mampu, saya akan coba membenahi semuanya demi kesuksesan bersama,” tutupnya.

Siapkan Gaji Mahal, Chelsea Coba Rayu Federico Chiesa!

BabakTambahan – Salah satu klub terbaik Liga Primer, Chelsea dilaporkan ngebet untuk mengangkut Federico Chiesa dari Juventus. Kabarnya penyerang asal Italia itu akan mendapatkan bayaran mahal dari yang Ia dapatkan di Turin.

Saat ini masa bakti Federico Chiesa bersama Bianconeri hanya sebatas pemain pinjaman. Ia bisa pindah kapan saja tergantung keputusan Fiorentina.

La Viola boleh jadi menyesal lantaran meminjamkan Federico Chiesa ke Juventus. Sebab performa pemain 24 tahun itu langsung moncer di bahwa asuhan Massimiliano Allegri.

Lebih dari itu, Ia pun sukses mengantarkan Timnas Italia berjaya di ajang EURO 2020. Tak mengherankan jika The Blues berupaya keras agar pemain incarannya bisa tiba ke Stamford Bridge musim depan

Tebus Dengan Harga Mahal

Soal uang bukan lagi masalah utama bagi Chelsea. Sebab saat ini kondisi keuangan The Blues dilaporkan melebihi batas. Itu artinya peluang untuk mengamankan jasa Federico Chiesa sangat terbuka lebar.

Pelatih Thomas Tuchel sangat tertarik untuk merekrut sang pemain. Tak main – main, kabarnya Chelsea akan menebusnya dengan harga mahal. Sepertinya nilai klausul Striker tersebut akan berada di atas angka 100 Juta Euro.

Sebelumnya, manajemen Chelsea telah merayu sang pemain di musim lalu. Namun upaya tersebut gagal lantaran sang pemain masih nyaman bermain bersama Cristiano Ronaldo dan kolega.

Namun saat ini Ronaldo telah membelot ke Manchester United. Bukan tidak mungkin bila Chiesa akan mengikuti jejak rekannya di pentas EPL.

Bersaing Dengan Liverpool

Rupanya peminat Federico Chiesa tak hanya satu klub saja. Seperti yang dilaporkan Calciomercato, Liverpool yang merupakan rival abadi Chelsea juga ingin merekrutnya di musim depan.

Laporan tersebut mengklaim bahwa The Reds telah melayangkan tawaran yang lebih besar dari pada Chelsea. Akan tetapi Juve bersikap dingin terhadap negosiasi tersebut.

Di satu sisi, Chelsea juga harus bersaing dengan Manchester United dan Real Madrid hanya demi tanda tangan Chiesa.

Menurut laporan lain, rencana mereka akan gagal total. Sebab Juventus akan menebus sang pemain secara permanen di akhir musim 2021-2022.

Akhiri Catatan Buruk, Manchester United Kembali ke Jalur Kemenangan!

BabakTambahan – Caretaker Manchester United, Michael Carrick sukses membawa timnya berjaya di hadapan Villarreal dalam lanjutan Liga Champions musim 2021-2022. The Red Devils sukses mengalahkan The Submarines dengan hasil akhir 2 – 0 di Estadio de la Ceramica, Rabu (24/11/2021) dini hari WIB.

Kemenangan ini menjadi pertanda bahwa Manchester United telah kembali ke jalur kemenangan. Setelah sebelumnya Setan Merah mencatatkan hasil buruk dalam beberapa pekan terakhirnya. Sehingga manajemen klub harus melepas kepergian Ole Gunnar Solskjaer dari kursi kepelatihan.

Dalam pertandingan itu, Manchester United memang tidak terlalu tampil dominan. Akan tetapi mereka mampu memainkan laga secara efektif sejak menit awal babak pertama.

Duo gol kemenangan The Red Devils bermula dari aksi Cristiano Ronaldo dan Jadon Sancho.

Berani Ambil Keputusan

Manchester United tak punya pilihan lain selain membebankan tugas berat kepada Carrick. Sebab pria asal Inggris tersebut sangat paham filosofi permainan klub.

Sebelumnya Ia menjabat sebagai asisten pelatih sejak musim lalu. Namun saat diangkat menjadi Caretaker, Carrick pun langsung berani mengambil keputusan untuk merubah komposisi dan gaya permainan tim.

Hasilnya manajer 40 tahun itu langsung memberikan dampak yang luar biasa dalam laga debutnya. Berkat hasil tersebut, MU sukses mengantongi tiket ke babak 16 besar dan berhasil memuncaki klasemen sementara Grup F dengan raihan 10 poin.

Awal yang Bagus

Dalam sejarah klub, jarang sekali Manchester United mencatatkan kemenangan krusial dengan pelatih baru. Carrick berhasil membungkam keraguan publik yang sebelumnya beredar kabar bahwa pihak klub akan coba mendatangkan Luis Enrique atau Zinedine Zidane sebagai suksesor Ole Gunnar Solskjaer.

Sempat terlihat meragukan, namun Carrick nyaris tidak pernah duduk sejak menit – menit awal. Arahan yang Ia berikan seakan – akan menggemakan seisi stadion bahwa pertandingan tersebut merupakan awal karirnya sebagai pelatih utama MU.

Di sisi lain, Carrick juga mampu membuat jantung pertahanan tim menjadi lebih disiplin. Akan tetapi Ia masih memiliki tugas berat untuk memberikan gelar bergengsi di musim ini atau setidaknya Manchester United harus finish dalam 4 besar klasemen akhir English Premier League.

Bersama Liverpool, Trent Alexander-Arnold Ingin Catat Banyak Rekor!

BabakTambahan – Bek sayap Liverpool, Trent Alexander-Arnold tak sabar ingin melihat dirinya mengukir banyak rekor. Sebab pria asal Inggris itu menjadi sosok paling penting dalam skuad utama The Reds sejak beberapa musim lalu.

Menurut kabar Bola.net, Alexander-Arnold merupakan jebolan akademi Liverpool dan berhasil menembus tim utama pada musim 2016 silam.

Sebelumnya kedatangan Jurgen Klopp, Alexander-Arnold mampu menghadirkan sensasi permainan yang begitu indah. Sehingga bek 23 tahun itu masih belum tergantikan hingga musim ini.

Di sisi lain, Trent tak hanya piawai dalam menjaga sektor pertahanan. Akan tetapi Ia sering membantu barisan penyerangan dan membukukan gol penentu kemenangan atas timnya.

Bek Tangguh

Tak mengherankan jika Alexander-Arnold merupakan bek paling tangguh dalam sejarah klub. Sebab di musim lalu, Ia sukses menjadi pengumpan terbanyak dalam pentas Liga Primer.

Tak hanya itu, Trent juga sudah memberikan 2 gelar bergengsi bagi klub, di antaranya Liga Champions dan English Premier League. Namun kedua prestasi tersebut masih terasa kurang lantaran sang pemain masih bermimpi untuk menukil sejumlah gelar individu lainnya.

“Setiap pemain pasti menginginkan yang terbaik untuk timnya dan diri pribadinya. Saya tak kan pernah puas dengan prestasi sebelumnya. Karena sebagai pesepakbola, saya harus berkembang lebih pesat dari harapan,” tegas Trent.

“Tentu saja prestasi tim akan lebih berharga dari pada semuanya. Namun rekor pribadi akan membawa setiap pemain ke jenjang yang lebih mapan,” sambungnya.

Target Assist Terbanyak

Hingga musim ini, Alexander-Arnold telah membukukan 39 assist sejak berseragam Liverpool di pentas EPL. Akan tetapi angka tersebut masih sangat jauh dari apa yang dihasilkan legenda Manchester United, Ryan Giggs dengan torehan 162 assist.

Di sisi lain, torehan terbanyak kedua telah dicatatkan oleh mantan bintang Chelsea dan Arsenal, Cesc Fabregas dengan raihan 111 assist.

Dan di Liverpool, Ia masih berada di bawah James Milner (86 assist) dan Steven Gerrard (92 assist).

“Saya sadar bahwa catatan mereka terlalu tinggi. Namun tak ada salahnya jika saya mencoba untuk mematahkan semuanya,” tutup Trent.

Resmi, Manchester United Ceraikan Ole Gunnar Solskjaer!

BabakTambahan – Manchester United baru saja memecat Ole Gunnar Solskjaer dari kursi kepelatihan klub, Minggu (21/11/2021) waktu setempat. Pemecatan tersebut bermula dari catatan buruk yang diberikan snag manajer di musim 2021-2022.

Seperti yang dilaporkan Bola.net, masa depan Ole Gunnar Solskjaer bersama The Red Devils mulai terlihat miris. Berbagai isu pemecatan pria asal Norwegia itu kerap muncul, namun masih belum terlaksana.

Pada akhirnya, pihak klub melayangkan keputusan resmi atas pemecatan Ole Gunnar Solskjaer setelah Ia mengantarkan timnya kalah telak 1 – 4 dari tim promosi, Watford akhir pekan lalu.

Dengan berakhirnya masa bakti Solskjaer, Setan Merah menunjuk Michael Carrick dengan pelatih interim seraya mencari pengganti yang tepat.

Pernyataan Resmi Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer mengaku bahwa dirinya merasa gagal membawa tim sekelas Manchester United ke arah yang lebih baik. Sebab Ia tidak pernah memberikan satu gelar apapun selama bertugas di Old Trafford.

Walau begitu, pelatih 48 tahun itu sangat bangga pernah menjadi bagian terpenting di salah satu tim terbaik Liga Primer. Karena baginya, Manchester United tetaplah tim kesayangannya.

“Saya sungguh senang bisa berada di tim terbaik Eropa. Anda pasti merasakan saat menjadi pemain, pelatih hingga mengemban tugas penting dalam klub tersebut. Namun bagi saya, ini merupakan waktu yang tepat untuk pergi,” tegas Solskjaer.

“Saya ucapkan terima kasih banyak terhadap semua pihak yang telah mendukung saya sejak awal. Dengan ini saya harus belajar dari kesalahan untuk menggapai masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Rencana Ke Depannya

Setelah mengakhiri masa jabatannya dengan pelatih dengan Manchester United. Ole Gunnar Solskjaer masih bungkam ketika ditanya soal rencana ke depannya.

Menurut laporan tersebut, Solskjaer masih ingin mendalami masa – masa hiatus sebagai pengamat pertandingan. Jika sudah waktunya, Ia akan coba untuk mengarungi pertandingan dengan tim baru.

“Manchester United adalah klub favorit saya. Meninggalkannya memang terlalu berta, namun saya tidak punya pilihan lain,” kata Solskjaer.

“Dan untuk saat ini, saya tak kan mengambil tugas apapun dari klub lain. Karena tak mudah mengembalikan kepercayaan jika belum mampu membenahi semuanya,” tutupnya.

Percepat Pemulihan, Paul Pogba Bakal Tampil Sebelum Natal!

BabakTambahan – Playmaker Manchester United, Paul Pogba masih tidak dapat bergabung dengan skuad utama tim lantaran harus menjalankan pemulihan cedera. Namun pelatih Ole Gunnar Solskjaer tengah mengisyaratkan bahwa sang pemain bakal tampil sebelum natal.

Berdasarkan laporan Bola.net, Paul Pogba harus mengalami cedera yang cukup parah saat membawa Timnas Prancis melawan Kazakhstan beberapa waktu lalu.

Namun belum laga usai, Paul Pogba ditarik keluar untuk mendapatkan perawatan intensif. Kabarnya pria 28 tahun itu diluncurkan ke Dubai untuk mempercepat proses penyembuhan cedera.

Melihat kondisi tersebut, Solskjaer berupaya keras agar sang pemain bisa kembali ke tim utama untuk memberikan kontribusi terbaik di musim ini.

Keterangan Solskjaer

Solskjaer sempat berpikir bahwa cedera yang dialami Paul Pogba tidak terlalu parah. Sehingga Ia bisa turun kala menantang Watford. Namun sayangnya dokter yang menangani sang pemain tidak memberikan lampu hijau.

Dari situasi itu, sang pelatih tak punya pilihan lain selain menurunkan Donny van de Beek atau pemain lainnya. Karena skema permainan Pogba sangat dibutuhkan pada kedalaman tim.

“Saya cukup heran dengan jeda internasional. Sebab kompetisi itu sering memakan korban, terutama mereka yang mengemban tugas penting di masing – masing klub,” tegas Solskjaer seperti dikutip Sky Sports.

“Masa – masa pemulihan tersebut bisa berjalan cepat atau lambat. Karena semua itu bergantung penanganan dokter,” imbuhnya.

Ingin Lekas Sembuh

Pemain sekelas Paul Pogba memang sangat dibutuhkan baik bagi Timnas maupun klub. Sebab atensi permainan selalu memberikan performa bagus dan sangat terampil dalam bertugas.

Solskjaer berharap Pogba lekas sembuh agar mampu membantu timnya untuk kembali ke tangga terasa klasemen. Karena saat ini kondisi tim acap kali mengalami penurunan.

“Bagi saya apa pun yang terjadi, masa pemulihan Pogba harus berjalan cepat. Tapi saya tidak bisa memperkirakan kapan masa itu selesai,” tutup Solskjaer.

“Pogba adalah pemain jangkar terbaik yang pernah kami miliki. Tentu saja kehadirannya sangat krusial bagi klub. Sekali lagi saya harap semuanya berjalan lancar,” tutunya.

Ogah Perpanjang Kontrak, Jesse Lingard Siap Tinggalkan Manchester United!

BabakTambahan – Winger Manchester United, Jesse Lingard dilaporkan enggan memperpanjang masa baktinya di Old Trafford. Sebab Ia tidak ingin mengalami pemotongan gaji seperti pemain lain.

Seperti yang dilaporkan Bola.net, Jesse Lingard mulai lelah berada di Old Trafford. Karena Ia mulai menjadi kambing hitam dalam skuad utama. Terlebih pemain asal Inggris itu jarang tampil sebagai starter.

Setelah menjalani masa peminjaman dari West Ham United, Jesse Lingard dijanjikan bermain secara reguler. Akan tetapi kondisi tersebut tidak berjalan sesuai kenyataan.

Kabarnya Ia ingin segera pergi di musim depan untuk mendapatkan jaminan bermain yang cukup layak.

Ada Udang di Balik Batu

Menurut laporan tersebut, Manchester United memang sengaja ingin memperpanjang masa bakti Jesse Lingard. Tujuannya agar mereka bisa mendapatkan nilai jual yang lebih tinggi saat sang pemain bergabung dengan klub lain.

Alih – alih melancarkan aksi tersebut, pemain 28 tahun itu mulai curiga dengan skema transfer manajemen klub. Ia pun tampak mengulur waktu untuk melakukan negosiasi perpanjangan kontrak baru.

Sang pemain pun langsung meminta pihak klub untuk hijrah ke tim lain dengan status bebas transfer. Dengan cara itu, The Red Devils akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan dana penjualan dari sang pemain.

Tembus Skuad Inggris

Laporan tersebut juga mengklaim bahwa Jesse Lingard sangat ingin sekali menembus skuad utama Timnas Inggris di ajang Piala Dunia Qatar 2021 mendatang.

Sebab pelatih The Three Lions, Gareth Southgate hanya ingin memilih pemain yang memiliki jam bermain secara reguler di klub mana pun. Hal itu menjadi bukti bahwa hengkang dari MU akan membuka peluang Lingard untuk tampil sebagai starter.

“Piala Dunia memang sangat jauh. Tapi semua pemain harus mempersiapkan hal itu secara maksimal. Karena kompetisi tersebut merupakan pembuktian bagi para pesepakbola profesional,” tegas Lingard seperti dikutip The Times.

“Setiap pemain pasti akan berupaya keras untuk bisa tampil maksimal bersama klub. Karena itu merupakan satu – satunya jalan agar bisa tampil di kompetisi akbar,” tutupnya.

Dani Alves Clear, Joan Laporta Ingin Pulangkan Andres Iniesta dan Lionel Messi!

BabakTambahan – Presiden klub Barcelona, Joan Laporta baru saja meresmikan kepulangan Dani Alves. Kemudian pria asal Spanyol itu juga membuka peluang untuk memulangkan Andres Iniesta dan Lionel Messi di musim depan.

Kondisi Barcelona di musim ini memang tidak berada dalam performa bagus. Alhasil mereka keluar dari 10 besar klasemen sementara menyusul catatan buruk dalam beberapa pekan terakhir La Liga.

Sehingga Joan Laporta harus mengeluarkan Ronald Koeman dan menggantikannya dengan Xavi Hernandez. Baginya, kehadiran Xavi akan membuat timnya kembali berjaya hingga akhir musim.

Kabarnya, Joan Laporta tengah mengejar duet abadi Alves seperti Messi dan Iniesta demi meningkatkan performa klub dan mengembalikannya ke tangga teratas klasemen La Liga.

Bukan Perkara Mudah

Dalam acara presentasi Dani Alves, Joan Laporta juga menyinggung bahwa timnya sangat ingin bereuni dengan Iniesta atau Messi.

Sebab kedua pemain tersebut merupakan pilar terbaik El Barca sejak beberapa musim lalu. Faktanya keduanya mampu menjaga gaya permainan dan filosofi klub hingga sukses memberikan sejumlah gelar bergengsi.

“Mendatangkan keduanya dalam waktu yang sama bukanlah urusan mudah. Sebab mereka memiliki ikatan yang kuat dengan timnya saat ini. Tapi kami sangat yakin bisa meraihnya kelak,” buka Laporta seperti dikutip Marca.

“Saya pun sangat bangga bisa memulangkan Dani Alves. Setidaknya Ia akan menjadi jembatan untuk membuka peluang atas keduanya untuk kembali di musim depan,” tambahnya.

Masih Menjadi Misteri

Terlepas dari itu, Joan Laporta menyatakan bahwa masa depan keduanya masih menjadi misteri. Sebab situasi Messi di PSG masih kurang menjanjikan. Sementara permainan Iniesta bersama Vissel Kobe juga tidak terlalu bagus.

Pria 58 tahun itu sangat yakin bilamana keduanya akan mendapatkan keyakinan berlebih saat bereuni di Camp Nou. Sebab Iniesta merupakan pelayan setia Messi, begitu pula sebaliknya.

“Mereka merupakan pemain yang hebat. Dan saya meyakini tak kan ada pengganti yang sepadan selang beberapa tahun ke depan,” tegas Laporta.

“Sekali lagi, kami sangat ingin menggabungkan mereka. Jika itu gagal, mungkin hal tersebut merupakan akhir dari era kejayaan keduanya,” tutupnya.

Dani Alves Datang, Ruang Ganti Barcelona Tampak Bergemuruh!

BabakTambahan – Belum lama menjadi manajer baru Barcelona, Xavi Hernandez sudah resmi mendatangkan bek Sao Paolo, Dani Alves, Sabtu (13/11/2021). Tercatat bahwa pemain 38 tahun itu langsung memerahkan seisi ruang ganti klub.

Sejatinya Dani Alves merupakan sosok pemain terpenting El Barca sejak beberapa tahun silam. Kesuksesannya pun sangat tidak ternilai lantaran berhasil memberikan segudang trofi bergengsi bagi klub.

Xavi mendapatkan jasa Dani Alves secara gratis setelah Ia tahu bahwa pemain asal Brazil itu ingin bereuni dengan klub lamanya untuk mengembalikan performa tim.

Namun Alves hanya akan bermain di Camp Nou hingga akhir musim mendatang. Meski begitu, sang manajer telah menawarkan opsi perpanjangan kontrak bergantung dengan kualitas permainannya di musim ini.

Beri Pidato yang Menyentuh

Sejatinya, Dani Alves tak hanya piawai dalam memandu rekan – rekan setimnya di lapangan. Akan tetapi Ia sering memberikan motivasi terbaik selama turun minum.

Setelah resmi pulang ke Barcelona, Alves langsung bercengkerama dalam kata – kata di ruang ganti klub. Ia mengatakan bahwa kehadirannya mengingatkan dirinya sejak bertandem dengan Xavi. Singkatnya para penggawa klub memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap sang pemain.

“Berada di sini bukan lagi suatu mimpi bagi saya, melainkan kenyataan yang pasti terjadi. Ini merupakan suatu kehormatan besar bisa menjadi bagian dari klub terbaik Eropa,” tutur Alves mengutip dari Mundo Deportivo.

“Saya ingin memberikan yang terbaik kepada semuanya. Karena saya rasa tak ada jersey yang lebih berharga dari pada seragam kebesaran klub,” tambahnya.

Barcelona Rumah Abadi

Lebih lanjut, Dani Alves pun menuturkan kalau Barcelona adalah rumah abadi dari dulu hingga kini. Sekalipun Ia telah membela beberapa klub terbaik seperti Juventus dan PSG, namun Barca tetaplah Barca.

“Saya sudah banyak mengenyam pengalaman di pentas Eropa untuk melakukan hal terbaik sebagai pesepakbola profesional. Namun tempat terbaik bagi saya ada Barcelona,” ucap Alves.

“Saya pun di sini memiliki tujuan yang sama dengan Anda. Terlebih tim ini harus bangkit dan membuktikan pada dunia bahwa Barcelona tetap yang terbaik,” tutupnya.

Dana Tak Mendukung, Juventus Lupakan Kepulangan Paul Pogba!

BabakTambahan – Masa depan Playmaker Manchester United, Paul Pogba rupanya makin hari makin tidak jelas. Sebab Juventus dilaporkan gagal memulangkan pemain berpaspor Prancis itu lantaran kondisi finansial saat ini kurang mendukung.

Masa bakti Paul Pogba bersama The Red Devils akan berakhir pada bursa transfer Juni mendatang. Alih – alih untuk memperpanjang kontrak, hingga detik ini saja pemain 26 tahun itu sering mengabaikan proposal resmi manajemen MU.

Sebelumnya Bianconeri sangat ingin bereuni dengan Paul Pogba untuk mengembalikan ritme permainan di lini tengah. Karena sejatinya, sejumlah pilar utama Si Nyonya Tua dipastikan meninggalkan Turin musim depan.

Namun upaya mereka untuk meraih tanda tangan sang pemain akan berujung kegagalan. Karena mereka harus menyeimbangkan kondisi finansial lantaran kedatangan beberapa bintang baru musim lalu.

Tak Mungkin Terjadi

Menurut laporan Bola.net, Juventus harus mengubur mimpinya untuk memulangkan Paul Pogba. Sebab sang pemain tengah mendapatkan gaji mahal di Old Trafford.

Kondisi tersebut akan menyulitkan kubu Bianconeri. Karena pastinya mereka dilaporkan tidak mampu membayar sang pemain seperti yang Ia peroleh di Old Trafford.

Keterbatasan itulah yang membuat Juve mundur secara sepihak. Kecuali bila mereka segera melepas beberapa bintang veterannya dengan harga jual yang cukup layak.

Incaran Duo Klub Eropa

Masih dari laporan yang sama, Paul Pogba tengah menjadi incaran duo klub papan atas Eropa seperti Real Madrid dan Paris Saint-Germain. Keduanya telah memantau perkembangan sang pemain lebih dari 2 musim.

Akan tetapi pemain jangkar tersebut malah memilih untuk meneken kontrak bersama Manchester United. Karena baginya, bermain di Liga Inggris akan menjadi bukti bahwa Ia benar – benar pesepakbola profesional.

Tim scout Juventus menyadari bahwa kedua tim tersebut sangat mampu menebus klausul pembelian hingga memberikan gaji selangit jika berhasil meminangnya.

Namun sepertinya upaya keduanya juga akan berakhir ironis. Karena saat ini sang pemain masih harus menjalankan serangkaian perawatan lantaran cedera. Menurut laporan yang beredar, Pogba akan kembali merumput di awal Januari mendatang.

4 Tugas Berat Xavi Hernandez di Barcelona

BabakTambahan – Pelatih anyar Barcelona, Xavi Hernandez memang belum melakoni laga debutnya sejak didatangkan dari Al-Sadd beberapa waktu lalu. Namun pelatih asal Spanyol itu langsung mengemban tugas berat saat berdiri di pinggir lapangan.

Menukil dari Marca, Xavi Hernandez tidak banyak memiliki pengalaman sebagai pelatih. Akan tetapi manajemen Barca memilihnya lantaran merupakan legenda hidup yang paham filosofi permainan klub.

Menjadi pelatih Barcelona memang tidak mudah bagi Xavi Hernandez. Sebab Ia harus membenahi berbagai kekurangan yang terjadi di musim ini. Apa saja hal itu? Berikut uraian lengkapnya!

Kudeta Puncak Klasemen

Sejak awal musim, Barcelona sukses menjalankan start bagus. Namun belakangan ini, permainan tim mulai merosot, pada akhirnya manajemen klub terpaksa memutus kontrak Ronald Koeman dari kursi kepelatihan.

Xavi Hernandez harus mampu mengkudeta posisi puncak klasemen sementara. Karena saat ini Blaugrana terlempar dari posisi 10 besar.

Kehadiran pria 41 tahun itu diyakini mampu mengatasi masalah tersebut. Sebab Ia tak pernah gagal membawa timnya menjauh dari 3 besar saat membela Barcelona.

Lolos Fase Grup Liga Champions

Pentas Liga Champions merupakan pembuktian bagi semua tim papan atas Eropa. Di musim ini, performa Barcelona ternilai buruk pada kompetisi tersebut.

Naasnya, mereka nyaris tidak mampu meloloskan diri dari fase grup. Saat ini, Barcelona berada di grup E tergabung dengan Bayern Munchen, Benfica dan Dynamo Kyiv.

Xavi Hernandez wajib membawa timnya menang 2 kali untuk bisa tembus babak 16 besar. Karena saat ini, mereka berada di urutan ke-2 dengan raihan 6 poin, disusul Benfica dengan perolehan 4 poin dan Dynamo Kyiv 1 poin.

Anti Messi

Dan tugas berat lainnya yaitu tidak bergantung pada Lionel Messi. Sejatinya pemain asal Argentina itu telah cabut dari Camp Nou dan bergabung dengan PSG.

Diketahui bahwa Messi merupakan nyawa klub sejak puluhan tahun lalu. Namun kini permainan klub berubah sejak kehilangan dirinya.

Pihak klub meminta agar Xavi mampu memaksimalkan pemain muda dan penyerang utama untuk memetik rentetan hasil positif.

Usia Makin Tua, Nemanja Matic Masih Ingin Terus Bermain!

BabakTambahan – Gelandang bertahan Manchester United, Nemanja Matic menyatakan bahwa dirinya masih ingin terus bermain lebih lama di Old Trafford. Ia sangat yakin bisa memberikan performa terbaiknya hingga gantung sepatu.

Seperti diketahui, Nemanja Matic tercatat sebagai pemain paling tua di skuad utama The Red Devils. Pemain berpaspor Serbia tersebut kini tengah berusia 33 tahun.

Ironisnya, Nemanja Matic mulai sering memanaskan bangku cadangan walau melawan tim kuda hitam. Beberapa publik menilai bahwa mantan pemain Chelsea itu akan segera mengakhiri karirnya musim depan.

Di satu sisi, Matic menerangkan bahwa dirinya sangat siap untuk berjuang lebih keras. Karena Ia ingin mengakhiri karirnya dengan memberikan sejumlah prestasi.

Ingin Jadi Pelatih

Menurut kabar yang beredar, Nemanja Matic dilaporkan ingin menjabat sebagai pelatih. Dirinya sangat berhasrat besar untuk menukil sejumlah prestasi individu sebagai juru taktik.

Belakangan ini Matic tengah menggeluti kursi kepelatihan. Walau hal tersebut terlihat konyol, namun pemain jangkung tersebut ingin mencoba tantangan baru.

“Saya sadar ini bukan waktu yang tepat. Namun jika tidak dicoba, semuanya tak kan pernah menjadi saksi,” tutur Matic menukil dari Marca.

Tak Muluk – Muluk

Terlepas dari itu, Nemanja Matic tidak muluk – muluk dalam membangun masa depannya. Karena saat ini Ia masih memiliki ikatan kontrak 1 musim bersama Manchester United.

Menjadi pemain senior akan mengemban tugas yang sangat berat. Terlebih ketika dia sering tampil, pastinya Ia harus memberikan contoh demi membangun kualitas pemain muda.

“Menjadi pelatih bukan urusan mudah. Namun saya sangat ingin mencobanya. Namun untuk kali ini, saya masih ingin mengentaskan karir sebagai pesepakbola,” ucap Matic.

Belum Dibekukan

Di awal musim ini, Matic memang jarang diturunkan sebagai starter. Akan tetapi, Ia sering tampil sebagai pemain pengganti demi memberikan motivasi khusus terhadap rekan – rekan setimnya.

Tercatat bahwa pemain kidal itu telah menciptakan 2 assists dalam 11 laga di semua ajang kompetisi. Pelatih Ole Gunnar Solskjaer diyakini masih membutuhkan jasanya demi menstabilkan performa lini tengah klub.

Manchester City Bandrol Raheem Sterling Dengan Harga Selangit

BabakTambahan – Striker Manchester City, Raheem Sterling telah masuk radar transfer Barcelona. Akan tetapi pemain asal Inggris itu dibandrol dengan harga selangit.

Seperti yang dilaporkan Metro.co.uk, kabar pelepasan Raheem Sterling mulai santer sejak beberapa bulan lalu. Sebab pria 26 tahun itu jarang tampil secara reguler lantaran kalah saing dengan Jack Grealish dan Phil Foden.

Walau begitu, kontribusi Raheem Sterling sangatlah besar. Tercatat bahwa eks pemain Liverpool itu telah menorehkan 116 gol dalam 307 laga di semua ajang kompetisi.

Pelatih City Pep Guardiola cukup beralasan untuk mencadangkan Sterling. Sebab belakangan ini sektor tengah The Citizens kerap ditembus dengan mudah. Pada akhirnya Guardiola harus menurunkan Grealish dan Foden untuk sedikit turun demi membantu area pertahanan.

Incaran Utama Xavi

Menurut laporan tersebut, pelatih anyar Barcelona Xavi Hernandez sangat tertarik untuk mendapatkan jasa Raheem Sterling. Baginya, penyerang veteran tersebut memiliki pengalaman untuk bermain di bawah tekanan.

Di sisi lain, manajer asal Spanyol itu pun ingin memproyeksikan Sterling sebagai pemain utama di lini depan. Hal itu bermula setelah El Barca kehilangan pemain andalan mereka, Lionel Messi yang kini membelot ke Paris Saint-Germain.

Tak hanya itu saja, Xavi juga berhasrat besar untuk membantu Sterling agar mampu menembus skuad utama Timnas Inggris berlaga di Piala Dunia mendatang. Sebab pelatih The Three Lions hanya ingin memasukkan nama pemain yang selalu tampil secara reguler.

Nilai Jual Mahal

Manchester City tak mau begitu saja dalam upaya pelepasan Raheem Sterling. Kabarnya mereka tengah memagari sang pemain dengan nilai jual yang begitu mahal.

Hal itu karena masa bakti sang pemain hanya menyisakan 1 musim. Beberapa media Inggris melaporkan bahwa Sterling dipatok dengan harga lebih dari 45 Juta Euro.

Ironisnya, kondisi keuangan Barcelona masih belum stabil hingga kini. Sepertinya mereka akan melakukan peminjaman dengan opsi permanen di akhir musim.

Sampai saat ini saja direksi Barca tengah mengadakan pembicaraan khusus dengan manajemen City agar mampu mengeluarkan sang pemain dengan harga murah.