Berstatus Mantan, Gareth Bale Masih Saja Dapat Kritikan Pedas

BabakTambahan – Karir profesional Gareth Bale sama sekali tidak sesuai harapan. Meskipun sempat menjadi pemain termahal Eropa, namun Winger asal Wales itu masih saja mendapat berbagai macam kritikan pedas.

Sejak bergabung dengan Real Madrid musim 2013 silam, penampilan Gareth Bale boleh dibilang sangat apik. Pasalnya, Ia langsung mengetarkan timnya merebut trofi Copa del Rey. Setelah itu, pria 31 tahun itu sukses memberikan segalanya bagi tim, termasuk trofi La Liga dan Liga Champions.

Namun belakangan, Gareth Bale kerap duduk di bangku cadangan lantaran tidak mendapatkan kepercayaan pelatih Zinedine Zidane. Dari situlah muncul kabar buruk yang menimpa dirinya.

Dan musim ini, Bale kembali memperkuat Tottenham Hotspur dengan status sebagai pemain pinjaman. Uniknya, Ia tampil optimal di bawah kepelatihan Jose Mourinho.

Tanggapan Ben Davies

Bek kiri Tottenham Hotspur, Ben Davis menilai bahwa apa yang dialami Gareth Bale sangat tidak wajar. Pasalnya Striker kidal itu telah mempersembahkan yang terbaik bagi Real Madrid. Akan tetapi, rentetan kritik pedas selalu menghantuinya.

“Saya sendiri tidak menyangka bahwa pemain top akan mendapatkan hujatan pedas. Bagi saya, Bale adalah pemain terbaik dunia. Karena Ia mampu berinteraksi dan beradaptasi dengan baik dengan para pemain dan jajaran manajemen,” seru Davies.

“Sejatinya Bale adalah pemain yang memiliki kecepatan luar biasa. Ia sangat kuat menghadapi semuanya. Terbukti bahwa dirinya tetap memberikan yang terbaik bagi timnya saat ini,” tambahnya.

Terlalu Berlebihan

Salah satu hal yang paling tidak menyenangkan bagi Davies yaitu Gareth Bale sudah banyak membantu perkembangan Real Madrid sejak beberapa musim sebelumnya. Terlebih ketika Ia mampu meraih tropi UCL pertama kalinya.

Setelah itu, El Real sukses merebut trofi UCL ke-12 kalinya berkat penampilan Bale. Namun semuanya tidak begitu berarti bagi fans dan orang – orang terdekatnya.

“Saya rasa kritikan itu terlalu berlebihan. Meskipun Ia mampu melakukannya secara maksimal. Namun hal tersebut masih kurang,” ucap Davies.

“Saya berharap bahwa hal buruk tersebut cepat berlalu. Karena itu akan merusak konsentrasinya sebagai pesepak bola profesional,” tutupnya.