Bersama Thomas Tuchel, Chelsea Jadi Kandidat Terkuat Jawara UCL

BabakTambahan – Salah satu raksasa English Premier League, Chelsea sukses melangkahkan kakinya di partai semifinal Liga Champions 2020-2021. Pasukan Thomas Tuchel itu berhak lolos ke putaran tersebut setelah mengalahkan Porto dengan agregate 2 – 1.

Uniknya, Thomas Tuchel telah menjadikan Chelsea kembali berjaya di pentas UCL. Sebab partai semifinal kali ini merupakan yang pertama sejak tujuh musim terakhir.

Beberapa media menyebut bahwa sentuhan Thomas Tuchel bakal menjadikan The Blues sebagai kandidat terkuat jawara Liga Champions. Sebab SI Biru telah bermain sangat optimal dan efisien mulai dari babak penyisihan grup.

Terlebih kedatangan pelatih asal Jerman itu yang telah memberikan dampak bagus bagi perkembangan klub. Dan itu berarti bahwa mereka hanya perlu mematangkan beberapa komposisi pemain saat mengetahui hasil Drawing UCL babak semifinal mendatang.

Lebih Dari Sekedar Permainan

Mentalitas pemain Chelsea boleh jadi mengalami banyak perubahan yang sangat drastis. Dan hal itu telah muncul sejak nama Thomas Tuchel menjabat sebagai pelatih utama The Blues.

Pelatih 47 tahun itu menegaskan bahwa pertandingan UCL lebih dari sekedar permainan biasa. Karena semua tim sangat ingin melangkahkan kakinya dalam pentas tersebut. Selebihnya mereka sama – sama ingin menjadi juara utama.

“Kami sangat paham bagaimana cara mengatasi kondisi lapangan dan jenis laga. Untungnya kami masih memiliki semangat juang yang tinggi, sehingga hasil baik terus kami dapatkan,” ujar Tuchel kepada Sportskeeda.

Patahkan Tudingan Negatif

Thomas Tuchel merupakan salah satu pelatih top dunia. Kehadirannya di Stamford Bridge tak langsung mendapatkan dukungan penuh, sebab banyak media hingga fans yang menuding bahwa eks pelatih PSG itu tak kan bisa memberikan yang terbaik.

Namun setelah melakukan debutnya bersama The Blues, semua publik pun mulai mengenal siapa Tuchel sebenarnya. Karena Ia mampu mengantarkan timnya meraih catatan impresif lebih dari 10 kali Clean Sheet.

“Saya pun tidak peduli ketika ada komentar negatif yang kerap muncul. Karena bagi saya, hal itu merupakan dendam positif agar kami semakin maju dan terus berkembang,” seru Tuchel.

“Kalaupun kami mendapatkan tantangan besar dalam pentas UCL, mengapa tidak? Liga tersebut merupakan tolak ukur semua tim, dan kami adalah penantang terkuat musim ini,” tutupnya.