Barcelona Bakal Jual Frenkie de Jong, Xavi Hernandez: Itu Tidak Benar!

BabakTambahan – Pelatih utama Barcelona, Xavi Hernandez menegaskan bahwa Frenkie de Jong tidak akan pernah dijual sekalipun dengan harga mahal. Karena pemain berdarah Belanda itu telah menjadi sosok penting dalam permainan El Barca.

Seperti diketahui bahwa de Jong tengah menginjak tahun ketiganya di Camp Nou. Awalnya Ia didatangkan dari Ajax Amsterdam di musim 2019-2020.

Dalam kurun waktu 3 tahun, de Jong dinilai kurang apik dalam memberikan kontribusi. Kabarnya pemain 24 tahun itu santer digosipkan akan dilepas pada akhir musim nanti.

Hal itu terbukti bahwa gelandang serang tersebut belakangan ini memiliki jam bermain yang tidak terlalu banyak. Sebab El Barca sering memainkan Riqui Puig untuk menjadi tandem abadi Sergio Busquets.

Perlu Sedikit Waktu

Menurut laporan Sportsmole, Xavi menegaskan kalau timnya masih perlu sedikit waktu untuk memuaskan masa depan de Jong. Sebab menjualnya dengan segera hanya akan merusak rencana permainan tim.

Xavi pun menambahkan kalau sang gelandang tinggal mengatur jam bermain dan mendalami filosofi klub untuk tetap bertahan lebih lama. Karenanya jasa sang pemain masih terlalu krusial bagi klub.

“Jelas sekali bahwa kami sama sekali tidak berencana untuk melepas kepergiannya. Sebab tim ini harus berkembang pesat,” tutur Xavi.

“Kami yakin dia bisa mematahkan semua kemustahilan yang ada. Karena Ia mampu melewatinya,” tambahnya.

Harus Tampil Dominan

Lebih lanjut, Xavi mengatakan bahwa de Jong harus bisa tampil lebih dominan. Karena tidak mudah bagi semua pemain yang ingin menjadi skuad utama tanpa bekerja keras.

Di tambah lagi Barcelona terkenal dengan gaya main yang tidak mengedepankan keegoisan dan pamer skill individu. Sebab itulah mereka harus berjuang supaya menjadi bintang permanen pada laga penting.

“Barca tidak pernah menjual pemain yang terlihat bermasalah. Karena sepengetahuan saya, tim ini telah melindungi semua pemain hingga menjadi sukses,” kata Xavi.

“Saya tegaskan bahwa Barca bukan tim yang hanya mengambil keuntungan dengan memanfaatkan masa depan pemain. Karena bagi kami mereka harus bekerja sama demi mewujudkan kesuksesan bersama,” tutupnya.