AS Roma Kalah Mengenaskan, Jose Mourinho: Itu Pertandingan Terburuk!

BabakTambahan – Dalam lanjutan laga UEFA Conference League 2021, AS Roma harus menanggung malu atas tuan rumah FK Bodo/Glimt di Aspmyra Stadion, Kamis (21/10/2021) dini hari WIB.

Pada laga tersebut, AS Roma terpaksa pulang dengan membawa skor akhir 1 – 6. Kekalahan tersebut merupakan pertandingan terburuk yang dialami sang manajer, Jose Mourinho di pentas Eropa.

Sejatinya pertandingan tersebut berjalan tidak berimbang. Dimana AS Roma sering membuang – buang peluang. Terlepas dari itu, mereka pula tak mampu menahan serangan tuan rumah sejak awal babak pertama.

Menurut laporan Bola.net, Mourinho sangat menyayangkan kekalahan tersebut. Baginya, itu bukan merupakan kesalahan pribadinya, melainkan kekurangan tim inti.

Bikin Gaduh dengan Fans

Jauh – jauh datang ke Norwegia hanya ingin memberikan yang terbaik. Namun AS Roma tidak mampu memperlihatkan permainan terbaiknya.

Faktanya, salah satu bintang I Giallorossi terlibat adu mulut dengan para fans di tribun sesuai laga. Hal itu berawal dari Tammy Abraham yang ingin menenangkan mereka. Namun hal tersebut dianggap salah oleh para fans.

Sang kapten, Lorenzo Pellegrini yang melihat situasi tersebut langsung menghampiri fans. Ia mencoba untuk melerai kegaduhan tersebut dengan memberikan jerseynya. Akan tetapi mereka menolak jersey tersebut lantaran terlanjur kesal terhadap sang Striker.

Mourinho pun langsung turun tangan demi menghindari masalah yang lebih masif di luar stadion.

Kekurangan Tim Inti

Pasca pertandingan, Jose Mourinho langsung melontarkan kata – kata pedas terhadap awak media. Baginya, AS Roma sudah bermain dengan cukup baik. Namun mereka kekurangan tim inti yang membuatnya harus menelan kekalahan pahit.

Bagi pelatih sekelas Mourinho, kalah dalam pertandingan merupakan hal wajar. Namun kekalahan kali ini telah mencoreng nama baiknya sebagai pelatih top Eropa.

“Saya tidak memungkiri bahwa tim kami kehabisan stok pemain. Kami telah membawa 13 pemain inti, sementara sisanya pemain akademi,” pungkas Mourinho.

“Kekalahan itu boleh jadi tanggung jawab saya. Namun jika mereka dipaksakan bermain, maka kami akan kehilangan stok pemain di beberapa pertandingan berikutnya,” tutupnya.