Andrea Agnelli Nyatakan Tidak Pada European Super League

BabakTambahan – Presiden Juventus, Andrea Agnelli secara terang – terangan bahwa dirinya sangat ragu akan kelangsungan European Super League. Menariknya, pria asal Italia itu merupakan Wakil Presiden ESL.

Sejak pertama kali booming, ESL telah mendapatkan banyak kecaman dan ancaman dari berbagai pihak, salah satunya UEFA. Andrea Agnelli pun menyadari bahwa proyek tersebut cukup menjanjikan bagi semua peserta. Namun sepertinya rencana itu hanya akan membawa kabar buruk di kemudian hari.

Beberapa legenda sepak bola dunia pun turut mengomentari kompetisi ilegal tersebut. Bagi mereka, UCL dan UEL sangat penting dan lebih dari sekedar pertandingan biasa.

Beberapa hari lalu, secara serentak semua klub asal Inggris keluar dari peserta ESL. Karena mereka tidak ingin mengambil resiko setelah penetapan sanksi dari UEFA.

Melihat situasi tersebut, Andrea Agnelli pun memastikan bahwa turnamen ESL tidak dapat dilanjutkan. Karena sejumlah klub inisiator lebih mengutamakan kebijakan UEFA.

Bawa Dampak Besar

Andrea Agnelli menyebut, keputusan semua klub asal Inggris tersebut membawa dampak yang cukup besar terhadap turnamen ESL. Pria 45 tahun itu mengakui bahwa kompetisi penuh materi tersebut mungkin tak kan terjadi tahun ini.

“Mereka yang mundur telah melakukan keputusan yang tepat. Karena saya melihat bahwa UEFA bisa melakukan apa saja jika terdapat klub yang tidak sejalan dengannya,” tegas Agnelli.

“Mungkin belum waktunya bagi ESL untuk mengudara. Menghentikan proyek ini memang perlu dilakukan saat ini,” sambungnya.

Bakal Luncurkan Pernyataan Resmi

Beberapa laporan merumorkan bahwa beberapa klub yang masih bertahan pada turnamen ESL akan segera meluncurkan pernyataan resmi atas kemundurannya.

Seperti yang dikabarkan Goal International, mereka mungkin akan meniru jejak klub Inggris untuk mencari jalan keluar paling aman. Sebab ancaman UEFA tidak dapat disangkal dan ditolerir lagi.

Andrea Agnelli pun akan mengadakan pertemuan terhadap semua direksi pencetus ESL untuk mengumumkan pernyataan resmi.

“Sesegera mungkin kami akan mengonfirmasi hasil meeting terkait kelangsungan ESL. Jika pun harus ditutup untuk sementara waktu, mungkin itu merupakan pilihan terbaik,” kata Agnelli.