Akibat COVID-19, Timnas Indonesia Jalani Agenda Padat Musim Ini

BabakTambahan – Manajer Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong meminta timnya untuk tidak bermalas – malasan dalam menghadapi agenda padat di musim ini.

Diketahui bahwa Timnas Indonesia akan bertanding di Piala AFF 2020 beberapa bulan ke depan. Bagi Tae-Yong, skuad Garuda Muda memiliki peluang besar untuk menjadi juara. Namun sebelumnya, mereka harus tampil optimal pada laga mendatang.

Sejatinya kompetisi ini dijadwalkan mulai 23 November sampai 31 Desember 2020. Akan tetapi pandemi COVID-19 memaksa laga tersebut terhenti untuk sementara waktu.

Kemudian, jadwal tersebut telah diatur ulang akan bergema pada 5 Desember 2021. Tae-Yong bersikeras agar Timnas Indonesia bisa memberikan yang terbaik.

Karena sebelumnya, Tim Garuda Nusantara sering tumbang pada laga – laga penting. Dan pada kompetisi ini, pelatih asal Korea itu tak ingin meratapi hasil serupa.

Lebih lanjut, Tae-Yong telah dibebani tugas berat untuk bisa memberikan prestasi gemilang untuk Timnas Indonesia di ajang AFF Cup. Sebab masa depannya ditentukan pada kompetisi ini.

Meninjau rentetan kompetisi sebelumnya. Timnas Indonesia nihil gelar dalam Piala AFF. Catatan terakhir yang mereka buat yaitu menjadi Runner-Up sebanyak 5 kali pada musim 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016. Bisa dibilang bahwa perjuangan mereka cukup rumit di musim ini.

Dalam kompetisi AFF CUP 2020, Timnas Indonesia berada di Grup B tergabung dengan Laos, Vietnam Kamboja dan Malaysia. Nantinya pasukan Garuda Muda akan melakoni laga berat mulai 9 Desember melawan Kamboja. Disusul pada tanggal 12 melawan Laos dan selanjutnya tanggal 15 menjamu Vietnam dan ditutup dengan menantang Malaysia pada 19 Desember.

Terlepas dari itu, pasukan Garuda Nusantara akan berjuang keras untuk mengikuti gelaran SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam. Tae-Yong merasa yakin bahwa anak asuhnya bisa tampil dominan dalam laga itu. Sebab saat ini mereka telah menunjukan kualitas dan performa terbaiknya dalam laga uji coba.

Walau begitu, Tae-Yong akan mencoba untuk mengukir sejarah baru dengan menyelesaikan kompetisi Piala AFF 2020 dengan prestasi. Jika tidak, Ia akan mundur dari masa jabatannya.