Manchester United Siap Beri Kejutan Kala Bertamu ke Markas Chelsea

BabakTambahan – Pentas English Premier League akan menghadirkan laga Big Match di Matchday ke-26. Dimana Manchester United akan melawan Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (28/02/2021).

Manchester United bertekad untuk memberi kejutan kala bertamu ke markas The Blues. Pasalnya, tim besutan Thomas Tuchel itu masih belum tersentuh kekalahan sejak dirinya diangkat sebagai manajer baru di akhir bulan Januari lalu.

Berkat hasil ini, Chelsea sukses menembus posisi 5 besar klasemen sementara EPL. Sejak era kepelatihan Frank Lampard, Si Biru terbilang luntang – lantung. Sampai – sampai mereka keluar dari 10 besar klasemen.

Manchester United merupakan lawan tangguh bagi Chelsea. Terbukti bahwa The Red Devils memiliki catatan yang sangat apik di musim ini. Beberapa laporan menyebut bahwa tim besutan Ole Gunnar Solskjaer itu siap merusak pesta bulan madu Thomas Tuchel bersama The Blues.

Jago Tandang

Manchester United dikenal sebagai tim jago tandang. Pasalnya, mereka sangat apik kala menghadapi para lawannya di markas lawan. Musim ini, The Red Devils masih belum gagal memulangkan poin dalam laga Away.

Menurut catatan WhoScored, MU memetik 8 kali menang dan 4 kali imbang dalam 12 laga tandang terakhirnya. Dengan raihan itu, Setan Merah sukses mengemas 28 poin dari markas lawan.

Di satu sisi, poin laga tandang tersebut jauh lebih besar jika dibandingkan dengan poin kandang. Faktanya, MU sukses memperoleh 21 poin di Old Trafford.

Catatan Apik di Stamford Bridge

Manchester United juga telah mendapatkan catatan apik selama berlaga di Stamford Bridge. Dalam 3 laga tandang tersebut, Setan Merah menukil 3 kali menang, masing – masing dari pentas FA Cup, Carabao Cup hingga English Premier League.

Menurut laporan Transfermarket, rekor tersebut mereka ukir dari Februari 2019 sampai Februari 2020. Ini menandakan bahwa Thomas Tuchel akan mendapatkan ancaman yang sangat berarti.

Rekor Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer juga punya rekor apik kala berjumpa Chelsea. Laporan tersebut juga menyebut bahwa pelatih asal Norwegia itu memetik 4 kali menang, 2 kali imbang dan 2 kali kalah dalam 8 laga.

1 catatan kekalahan itu Ole petik kala masih menukangi Cardiff City sejak musim 2013 silam.

Tentang pertemuan antara Thomas Tuchel, keduanya sama – sama mencatatkan hasil imbang. Tercatat bahwa Ole menang 2 kali dan kalah 2 kali.

Thierry Henry Keluar Dari Montreal Impact, Kode Bakal Melatih Arsenal?

BabakTambahan – Thierry Henry telah melakukan hal yang di luar dugaan sebagai pelatih. Pasalnya, pria 43 tahun itu memutuskan untuk keluar dari kursi kepelatihannya bersama klub Major League Soccer, Montreal Impact.

Setelah pensiun sebagai pemain senior Arsenal, Thierry Henry langsung terjun ke dunia kepelatihan. Karirnya pun melonjak menjadi arsitek lapangan pada tahun 2014 silam.

Di tahun 2016, Thierry Henry mendapatkan tawaran pekerjaan untuk menjadi asisten pelatih Roberto Martinez bersama Tim Nasional Belgia. Namun masa kerjanya hanya bertahan selama 2 tahun lantaran terikat kontrak dengan AS Monaco.

Bersama Les Gones, pelatih asal Prancis itu mengabdi hingga bulan November 2019. Setelah itu, Ia resmi melatih Montreal Impact dengan durasi 2 tahun.

Keputusan yang Krusial

Thierry Henry masih belum menjadi sosok pelatih hebat seperti pelatih top lainnya. Akan tetapi, Ia mampu mengabdikan dirinya dengan baik dan terus belajar meracik taktik yang belum pernah ada.

Beberapa waktu lalu, eks penyerang Barcelona itu telah membuat suatu keputusan yang cukup krusial. Dimana Ia menyatakan mundur dari jabatannya di Montreal Impact. Alasannya ingin pulang ke London supaya berkumpul lagi bersama keluarga.

“Saya sangat sedih lantaran terlalu jauh dengan keluarga, terlebih anak – anak. Pada akhirnya saya menyatakan untuk keluar dari pentas MLS dan ingin kembali ke Inggris,” seru Henry seperti dikutip dari Mirror.

“Perpisahan tersebut bukan murni keinginan saya. Namun saya harus bersikap lebih profesional demi masa depan saya,” tambahnya.

Masa Depan Henry

Hingga kini Thierry Henry masih belum mendapatkan pekerjaan baru setelah resmi keluar dari Montreal Impact.

Masa depan eks pelatih AS Monaco itu bisa dibilang cukup suram. Pasalnya, beberapa bulan lalu Bournemouth sempat menunjuknya sebagai pelatih.

Namun kabar tersebut ditangkis oleh beberapa media. Faktanya, The Cherries telah mengumumkan Jonathan Woodgate sebagai pelatih utama.

Walau begitu, sejumlah laporan menyebut bahwa Henry bisa menjadi rekan setia Mikel Arteta di Arsenal. Karena sebelumnya, namanya telah masuk sebagai calon pelatih Arsenal.

Jamal Musiala Cetak Rekor Baru di Pentas Liga Champions

BabakTambahan – Ada sisi yang menarik dari kemenangan Bayern Munchen atas Lazio di pentas Liga Champions. Dimana Playmaker Die Roten, Jamal Musiala telah mencatatkan rekor baru sebagai pencetak gol termuda Inggris.

Pasukan Hans-Dieter Flick sukses menghajar Lazio dengan skor akhir 4 – 1 di stadion Olimpico, Rabu (24/02/2021) dini hari WIB. Gol kemenangan The Bavarians dicetak oleh Robert Lewandowski, Leroy Sane, Jamal Musiala dan gol bunuh diri dari Francesco Acerbi. Sedangkan tim tuan rumah hanya bisa membalasnya melalui aksi Joaquin Correa.

Hasil tersebut memuluskan laju Jamal Musiala dan kolega untuk lolos ke babak perempat final Liga Champions. Sebab mereka telah mengemas gol agregat yang cukup besar untuk bekal pertandingan di kandang.

Bintang Timnas Inggris Masa Depan

Pelatih Hansi Flick langsung menunjuk Jamal Musiala sebagai starter pada pertandingan itu. Uniknya, pemain 17 tahun itu sukses mencetak gol atas timnya.

Pemain jebolan akademi Bayern itu membuat gol dari luar kotak penalty. Ia telah menunjukkan kapasitasnya sebagai calon pemain profesional.

Ironisnya, catatan golnya itu di pentas Liga Champions kalah dengan eks Striker Barcelona, Bojan Krkic. Musiala mencetak gol pertamanya di usia 17 tahun 363 hari, sementara Bojan pada usia 17 tahun 217 hari.

Namun beberapa laporan mengatakan bahwa Musiala bakal jadi bintang Tim Nasional Inggris di masa depan. Bersama Die Roten, Ia telah mencatatkan 3 gol dalam 17 laga.

Pujian Dari Pihak Klub

Jamal Musiala telah mendapatkan pujian dari pihak klub, salah satunya dilayangkan oleh sang pelatih.

Hansi Flick mengatakan, dirinya sangat bangga dengan performa sang pemain. Karena tidak semua pemain muda mampu mencetak gol kemenangan di pentas Eropa. Apalagi tim yang dihadapi bukanlah tim sembarangan.

“Jamal telah bermain sangat bagus. Ia telah melakukan yang terbaik untuk tim. Saya yakin bahwa dirinya akan terus berkembang seiring usianya,” seru Flick di situs resmi Bayern Munchen.

“Kemenangan ini akan jadi pertanda bagus baginya pada sepak bola profesional. Dan saya akan terus mendukungnya hingga Ia benar – benar menjadi pemain hebat,” tutupnya.

Cesar Azpilicueta Ingin Menangkan Trofi Liga Champions Musim Ini

BabakTambahan – Kapten Chelsea, Cesar Azpilicueta telah berambisi besar untuk segera memenangkan trofi Liga Champions di musim ini. Harapan tersebut telah Ia ukir sejak beberapa musim pasca era kepelatihan Roberto Di Matteo.

Sejatinya, Cesar Azpilicueta menjadi bek andalan Chelsea sejak beberapa tahun terakhir. Pria asal Spanyol itu telah mengabdikan dirinya di Stamford Bridge sejak tahun 2012.

Terbukti bahwa Cesar Azpilicueta dan kolega sukses menyegel kemenangan 1 – 0 atas Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar UCL, Rabu (24/02/2021).

Gol Tunggal Olivier Giroud itu berhasil mengantarkan timnya meraih 1 gol agregate sebagai bekal pertandingan di markas The Blues.

Apalagi saat ini mereka tengah mendatangkan pelatih top dari Jerman, Thomas Tuchel. Bek 31 tahun itu sangat yakin bahwa eks pelatih PSG itu siap memberikan segalanya untuk tim.

Masih Ada Harapan

Cesar Azpilicueta sangat ngotot untuk segera mengangkat trofi si kuping besar itu bersama Chelsea. Selama ini, Ia merupakan pemain yang terlalu bersemangat sebagai starter.

“Masih ada harapan untuk mengembalikan masa – masa kejayaan Chelsea. Saya sangat yakin lantaran kami telah memiliki pelatih terbaik dunia,” ucap Azpilicueta.

“Target kami saat ini adalah menjuarai pentas UEFA Champions League. Setelah itu kami akan merebut posisi puncak klasemen English Premier League dari tangan Manchester City,” tambahnya.

Memulai Tren Positif

Cesar Azpilicueta menyebut bahwa timnya telah memulai tren positif di pentas Liga Champions. Kemenangan atas Atletico Madrid telah membuat mereka merasa yakin bahwa tak ada kesulitan hingga babak final nanti.

Namun sebelumnya, pasukan The Blues harus menjaga keutuhan skor saat menjamu Los Rojiblancos di leg kedua bulan Maret nanti.

“Kami hanya bisa berharap bahwa laga tersebut akan menjadi saksi bahwa Chelsea merupakan calon juara sejati,” tuturnya.

Catatan Impresif

Di pentas Liga Primer, Chelsea telah menuai catatan yang sangat impresif. Sejak mendatangkan Thomas Tuchel, The Blues masih belum tersentuh kekalahan.

Hal itu menandakan bahwa upaya meraih gelar juara Eropa akan berlangsung lebih mudah dari prediksi sebelumnya.

Shola Shoretire Bakal Jadi Bintang Masa Depan Manchester United

BabakTambahan – Striker muda Manchester United, Shola Shoretire sangat bangga setelah mendapatkan kesempatan bermain di tim utama. Pasalnya, Ia telah menjadi saksi kemenangan atas debutnya kala timnya menghajar Newcastle United dengan skor akhir 3 – 1 di Old Trafford, Senin (22/02/2021) dini hari WIB.

Berdasarkan catatan, Shola Shoretire merupakan pemain akademi Manchester United yang telah berkarir sejak berusia 10 tahun.

Di pertandingan kemarin, pemain 17 tahun itu mengaku senang pasca membawa timnya memetik 3 angka di markas sendiri. Tak banyak pemain muda yang turun ke tim utama dan meraih hasil positif seperti dirinya.

Shola Shoretire sangat gugup dalam menjalankan laga debutnya. Karena umumnya, tidak semua tim mampu memberikan kesempatan bagi pemain muda pada laga penting. Namun pelatih Ole Gunnar Solskjaer percaya bahwa penyerang asal Inggris itu memiliki skill yang cukup baik.

Kesempatan Langka

Telah menjadi fakta dan fenomena pada pertandingan sepak bola. Dimana Shola Shoretire telah mendapatkan kesempatan langka sebagai pengisi skuad utama di pertandingan besar English Premier League.

Shoretire menegaskan, Ia melakukan yang terbaik demi mendapatkan kesempatan bermain secara reguler. Karena sang pelatih saat ini tengah melakukan pemetaan terhadap semua lini.

“Debut pertama saya ini sungguh luar biasa. Bagi saya, setiap pemain berhak mendapatkan kepercayaan. Namun saya merasa gugup lantaran skill yang saya miliki masih di bawah standard. Namun saya telah berusaha semaksimal mungkin selama pertandingan berjalan,” ucap Shoretire kepada MUTV.

Bintang Masa Depan MU

Melihat penampilan pada laga debut Shola Shoretire, sejumlah laporan mengklaim bahwa Ia akan menjadi bintang masa depan Manchester United.

Shoretire pun juga mengaku bahwa Ia tengah mengagumi dua seniornya di MU yaitu Mason Greenwood dan Marcus Rashford. Ia bermimpi bahwa suatu saat akan mengikuti jejak mereka di pentas profesional.

“Saya tengah menjalankan apa yang telah dilakukan keduanya pada akademi. Saya rasa peran pelatih sangat bagus dalam mengelola mental dan kondisi para pemainnya,” ucap Shoretire.

“Saya banyak belajar dari keduanya, mereka tumbuh dan berkembang melalui tim akademi. Dan saya sangat bangga bisa menyatu dengan permainan mereka,” tutupnya.

Imbang Lawan Cadiz, Ronald Koeman: Hasil Ini Sungguh Mengecewakan!

BabakTambahan – Entrenador Barcelona, Ronald Koeman menilai bahwa hasil imbang saat timnya menjamu Cadiz merupakan hasil yang sungguh mengecewakan.

Seperti diketahui, Barcelona harus berbagi poin setelah mendapatkan skor akhir 1 – 1 atas Cadiz di Camp Nou, Minggu (21/02/2021).

Di pertandingan itu, pasukan Ronald Koeman sempat memimpin kemenangan melalui aksi Lionel Messi di babak pertama. La Pulga sukses menyarangkan gol tersebut setelah melakukan tugas penalty dengan baik.

Akan tetapi, tim tamu juga mampu membuat gol penyeimbang melalui skema yang sama melalui aksi Alex Fernandez. Dimana sebelumnya, Clement Lenglet tampak menjatuhkan Ruben Sobrino di kotak penalty.

Sangat Kecewa

Dengan hasil itu, anak asuhan Ronald Koeman tidak mampu memangkas jarak dengan sang pemuncak klasemen, Atletico Madrid. Padahal, Los Rojiblancos mengalami kekalahan saat bersua Levante.

Koeman pun mengatakan, hasil tersebut bukan seperti yang diharapkan. Karena jelas sekali bahwa pertandingan tersebut berjalan sangat mudah.

“Hasil ini sangat mengecewakan. Karena kami bisa mengambil alih permainan sejak menit – menit awal. Namun semuanya hancur di babak kedua,” tegas Koeman.

Sulit Dimengerti

Lebih lanjut, Ronald Koeman menyatakan bahwa dirinya sangat sulit untuk mengerti atas keadaan yang dialaminya. Sebab sebelumnya, mereka dihajar Paris Saint-Germain dengan hasil akhir 1 – 4 pada pentas Liga Champions.

“Saya sangat menyayangkan atas hasil tersebut. Terlepas dari itu, kami juga kehilangan poin untuk melaju ke babak 8 besar Liga Champions. Dan kami harus tampil lebih ekstra demi memetik kemenangan 3 gol tanpa batas di stadion Parc des Princes pekan depan,” seru Koeman.

Harapan Koeman

Ronald Koeman berharap bahwa akan datang keajaiban untuk kedua kalinya bagi Barcelona saat bersua PSG. Seperti musim sebelumnya, El Barca sukses membalikkan keadaan setelah mengalami kekalahan 4 gol di markas Les Parisiens.

“Berkaca dari laga kemarin, saya berjanji untuk membuat taktik yang mungkin sulit dibaca lawan. Ini bertujuan agar kami mampu mengatasi permainan PSG di hari nanti,” pungkas Koeman.

“Kami pun harus bekerja lebih ekstra lagi. Karena jika tidak, ini akan menjadi sejarah bahwa Barcelona gugur di babak 16 besar Liga Champions untuk pertama kalinya,” tutupnya.

Joan Laporta Janjikan Erling Haaland Untuk Barcelona

BabakTambahan – Calon presiden baru Barcelona, Joan Laporta janjikan Erling Haaland untuk bisa bermain di Camp Nou. Kabar tersebut telah santer belakangan ini sebelum pemilihan presiden Barcelona digelar.

Jika melihat neraca keuangan El Barca saat ini, sangat sulit sekali bagi mereka untuk mengeluarkan bintang Borussia Dortmund itu dengan mudah. Namun Joan Laporta diyakini mampu untuk mengatasi masalah tersebut lantaran sudah punya caranya.

Hingga kini, Joan Laporta diyakini bisa menggusur posisi Joseph Maria Bartomeu. Sebab pria 58 tahun itu telah memiliki kedekatan yang luar biasa dengan sang mega bintang, Lionel Messi.

Kendati demikian, keputusan pemilihan presiden masih belum mencapai titik final. Namun hal tersebut meyakinkan sejumlah media bahwa dirinya layak memimpin Tim Catalan itu.

Punya Caranya

Dengan kondisi keuangan yang dialami kubu Barcelona, sejumlah pemain bintang terasa sulit untuk didatangkan. Faktanya, mereka masih memiliki sejumlah utang, di tambah lagi masalah gaji pemain yang nilainya sangat fantastis.

Sebelumnya, mereka gagal menggaet Eric Garcia dari Manchester City lantaran nilai klausul pemain tersebut lumayan tinggi.

Walau begitu, Joan Laporta sudah punya cara yang siap memberikan kejutan untuk mempersembahkan Haaland di musim depan. Kabarnya Ia telah mengira – ngira bahwa mahar transfer pemain asal Norwegia itu tidak jauh dari angka 75 Juta Pounds.

Itu artinya segalanya akan jadi lebih mudah apabila dirinya terpilih sebagai petinggi klub baru. Sebab sampai detik ini, namanya telah unggul dan dipastikan sukses memenangkan pemilihan tersebut.

Dekat Dengan Agen Pemain Top

Joan Laporta sangat dekat dengan agen pemain top Eropa, Mino Raiola. Kedekatannya pun tidak perlu diragukan lagi.

Laporta tak hanya seperti kawan dengan agen asal Italia itu, melainkan seperti keluarga. Tentunya pemain sekelas Haaland akan sangat mudah Ia datangkan di akhir musim nanti.

Seperti yang dilaporkan Metro, keduanya sangat sering bertukar pendapat tentang masa depan pemain hebat Eropa. Dan kemungkinan besar bahwa Predator asal Dortmund itu menjadi target utamanya.

Meski saat ini, sejumlah klub terbaik Eropa lainnya juga menginginkan jasa Haaland, namun Laporta tampak tenang melihat situasi tersebut. Karena Ia yakin bahwa Raiola siap membantunya demi kepentingan bersama.

Bikin Pusing, Arsenal Bakal Lepas 6 Pemain di Akhir Musim Nanti

BabakTambahan – Klub papan atas Liga Primer, Arsenal kini tengah mengalami masa – masa sulit. Kabarnya mereka dipusingkan oleh sejumlah hal, salah satunya yaitu kondisi finansial.

Terbukti bahwa selama pandemi COVID-19, Arsenal tidak banyak mendulang keuntungan mulai dari pertandingan secara langsung, jatah sponsor dan lain sebagainya. Hal itu mengindikasikan bahwa The Gunners harus bersiap untuk menjual beberapa pemainnya di akhir musim nanti.

Telah diketahui, Arsenal berhutang kurang lebih 120 Juta Pounds kepada Bank of England. Mau tidak mau mereka harus melakukan pemecahan masalah tersebut secara besar – besaran.

The Sun melaporkan bahwa The Gunners akan kehilangan pemain inti di musim depan. Siapa saja mereka? Simak selengkapnya berikut ini!

Alexandre Lacazette

Alexandre Lacazette merupakan sosok Striker andalan Arsenal sejak didatangkan dari Olympique Lyonnais musim 2017 silam. Namun performa pemain asal Prancis itu belakangan ini kurang meyakinkan Mikel Arteta.

Lagipula Pierre Emerick-Aubameyang telah kembali ke skuad utama. Dan itu artinya, Lacazette tak kan mendapatkan kesempatan bermain kembali secara reguler di musim berikutnya.

Uniknya, beberapa tim top Eropa seperti Juventus dan Real Madrid mulai tertarik untuk mendatangkannya.

David Luiz

David Luiz hanya menyisakan 1 kontrak bersama Arsenal. Itu artinya pria kelahiran Brazil tersebut harus rela kehilangan masa bermain bersama klub terbaik EPL.

Terlebih lagi, Arteta tidak meyakini bahwa Luiz merupakan calon bek terbaik. Sebab beberapa pertandingan sebelumnya, Ia selalu membuat blunder yang berujung kekalahan.

Matteo Guendouzi

Matteo Guendouzi saat ini dipinjamkan ke Hertha Berlin dengan status permanen setelah musim ini berakhir.

Ia sama sekali tidak mendapatkan kesempatan bermain sejak Juni 2020. Pada akhirnya, Arteta memutuskan untuk melegonya ke klub Bundesliga tersebut. Rencananya, The Gunners akan melepasnya seharga 25 Juta Pounds.

Lucas Torreira

Nasib Lucas Torreira nyaris sama dengan Matteo Guendouzi. Sejak mendatangkan Thomas Partey dari Atletico Madrid, The Gunners jarang memainkannya.

Kabarnya, pemain asal Uruguay itu akan dilepas senilai 25 Juta Pounds.

Peluang Pemasukan Tambahan

Tak hanya itu saja, tim asal London itu juga sempat mendapatkan proposal negosiasi dari beberapa klub lain.

Beberapa pemain yang tengah menjadi incaran yaitu Eddie Nketiah, Reiss Nelson, Ainsley Maitland-Niles, Joe Willock dan Sead Kolasinac. Jika mereka berhasil terjual, maka pasukan Arteta hanya menyisakan skuad biasa – biasa saja.

Akan tetapi, mereka masih memiliki cukup dana untuk menambah kekuatan di musim berikutnya.

Terkapar Cedera, Leonardo Bonucci Dipastikan Absen Lama

BabakTambahan – Sang juara bertahan Serie A Italia, Juventus rupanya tengah mengalami krisis pemain belakang. Pasalnya, sang kapten Leonardo Bonucci terkapar cedera. Hal beberapa laporan menyebut bahwa bek tangguh 33 tahun itu dipastikan absen cukup lama.

Leonardo Bonucci merupakan tembok pertahanan terbaik Bianconeri. Apalagi sejak kembali dari AC Milan, pelatih Andrea Pirlo selalu mengandalkannya sebagai starter.

Namun masalahnya, Leonardo Bonucci tengah mengalami nasib buruk dan hal itu membuatnya harus keluar dari pentas Liga Domestik dan Liga Champions musim ini.

Corriele Dello Sport menyebut bahwa bek asal Italia itu memerlukan waktu istirahat yang cukup untuk segera pulih dari cedera. Karena Si Nyonya Tua bakal menghadapi FC Porto pada fase 16 besar UEFA Champions League musim ini.

Alami Cedera Sewaktu Latihan

Laporan tersebut mengatakan, Leonardo Bonucci bakal diturunkan Pirlo untuk memimpin timnya bersua Porto. Akan tetapi, Ia mengalami cedera sewaktu menjalani masa – masa latihan di Continassa, markas kebesaran Juventus.

Sebelumnya, Bonucci sempat pulih dari cedera. Namun kini Ia harus mengalami hal tersebut untuk kesekian kalinya. Dan itu artinya Pirlo akan kehilangan sosok bek tangguh untuk menjaga serangan – serangan tim lawan di partai mendatang.

Akan Memakan Banyak Waktu

Berdasarkan laporan tersebut, cedera yang dialami Leonardo Bonucci akan memakan banyak waktu. Itu berarti bahwa skuad utama Bianconeri hanya mengandalkan pilar yang ada seperti Matthijs de Ligt, Alex Sandro, Merih Demiral dan Georginio Chiellini.

Diprediksi bahwa Bonucci memerlukan waktu kurang lebih 1 bulan untuk memulihkan cedera. Namun hal tersebut akan maksimal jika serangkaian tes medis berjalan lancar.

Absennya Bonucci mungkin sedikit meresahkan Pirlo. Sebab Ia harus merotasi pemainnya demi mempertahankan stabilitas permainan timnya.

Cedera Susulan

Laporan tersebut juga mengatakan, tak hanya Bonucci saja yang mengalami cedera. Namun beberapa pemain lain seperti Arthur Melo dan Juan Cuadrado juga harus menepi.

Keduanya merupakan pilar terbaik Pirlo di musim ini. Mau tidak mau, Juventus harus memikirkan solusi terbaik agar mampu menjaga asa kemenangan saat melawan Porto di pentas UCL dan beberapa sisa pertandingan di pentas domestik.

Olivier Giroud, Sang Supersub English Premier League

BabakTambahan – Striker tunggal Chelsea, Olivier Giroud sangat layak mendapatkan gelar ‘Supersub’. Bukan berarti bahwa pria asal Prancis itu melempem sebagai pemain inti. Namun Ia memiliki rekor bagus saat bermain sebagai pemain pengganti.

Pada laga ke-24 EPL, Selasa (16/02/2021), Olivier Giroud mengantarkan Chelsea sukses memetik 3 poin kala menjamu Newcastle United dengan skor akhir 2 – 0.

Olivier Giroud membuka keran gol tersebut setelah menggantikan peran Tammy Abraham di menit ke-20. Pria 34 tahun itu langsung mencetak gol 11 menit kemudian. Sementara gol kedua lainnya dicetak oleh Timo Werner pada menit ke-39.

Dengan hasil ini, The Blues sukses mengkudeta posisi ke-4 klasemen sementara dengan raihan 42 poin. Namun pasukan Thomas Tuchel tak puas dengan hasil itu, mereka akan memetik segala kemenangan demi mengejar Manchester City di puncak klasemen.

Supersub Terbaik EPL

Tuchel terpaksa menarik Tammy Abraham lantaran cedera. Pelatih asal Jerman itu tak punya pilihan lain selain memasukkan Olivier Giroud sebagai penggantinya.

Alhasil, eks Bomber Arsenal itu merubah jalannya permainan. Terbukti bahwa Giroud hanya perlu beberapa menit untuk membuktikan kapasitasnya sebagai Supersub terbaik EPL. Ia mencetak gol sesuai melakukan kerja sama epik dengan Timo Werner.

Sejauh ini, Striker jangkung itu telah menorehkan 4 gol selama musim 2020-2021.

Tak hanya itu, Opta mencatat bahwa prestasi Giroud sangat baik sejak menjadi pemain pengganti. Tercatat bahwa predator haus gol itu telah mengemas 21 gol. Namun prestasi tersebut terpaut 3 gol dari eks penyerang Tottenham Hotspur, Jermain Defoe.

Catat 100 Pertandingan Sebagai Pengganti

Laporan itu juga menyebut bahwa Olivier Giroud telah mencatat 100 pertandingan sebagai pengganti. Tentunya tidak banyak pemain yang mampu menorehkan prestasi tersebut dengan hasil memuaskan.

Sejauh ini, Giroud menjadi salah satu dari 17 Striker English Premier League yang mengemas 100 laga sebagai pengganti. Catatan tersebut mungkin masih bisa Ia rubah selagi mendapatkan kesempatan bermain bersama Chelsea.

Namun data lain mengatakan bahwa Ia tak kan mungkin menjadi Supersub. Sebab Tammy Abraham masih terkapar lantaran cedera. Dengan kondisi ini, Tuchel pasti akan menurunkannya dalam skuad utama The Blues.

Arsenal Menang, Mikel Arteta: Pierre-Emerick Aubameyang Telah Kembali

BabakTambahan – Setelah beberapa pekan tanpa gol, kini penyerang andalan Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang telah kembali mencetak gol kemenangan. Tak tanggung – tanggung, Striker asal Gabon itu langsung memborong 3 gol (Hattrick) kala mengantarkan timnya menang 4 – 2 atas Leeds United di Emirates Stadium, Minggu (14/02/2021).

Matchday ke-24 English Premier League merupakan momen paling spesial bagi Pierre-Emerick Aubameyang. Karena pasalnya pelatih Mikel Arteta sangat puas dengan performa anak asuhnya. Eks penyerang Borussia Dortmund itu langsung menekan lawan sejak babak pertama.

Terbukti bahwa Pierre-Emerick Aubameyang mencetak 3 gol di babak pertama, masing – masing gol tersebut tercipta pada menit ke-12, 40’ dan 45+1’.

Kembali Tajam

Hattrick yang dicetak Pierre-Emerick Aubameyang pada laga itu merupakan momen spesial bagi timnya. Sejatinya, musim ini merupakan era yang kurang memuaskan bagi The Gunners. Sebelumnya, Striker 31 tahun itu juga mengalami paceklik gol yang berkepanjangan.

Namun Arteta menyebut bahwa Aubameyang telah kembali tajam seperti dulu. Pada sesi latihan saja, Ia telah menunjukkan kualitas terbaiknya. Dan pada laga kemarin, Ia sangat tampil energik hingga sukses mengamankan 3 poin untuk timnya.

“Saya tegaskan bahwa Aubameyang sungguh fenomenal hari ini. Ia telah melakukan agenda latihan dengan sangat baik dalam beberapa Minggu terakhir. Dan Ia sangat antusias untuk menjemput kemenangan demi kemenangan ke depannya,” ucap Arteta kepada Sky Sports.

“Ia telah menunjukkan ketajamannya. Tak hanya soal gol, tapi juga tentang penekanan pada jantung pertahanan yang tak pernah surut. Saya pikir Ia merupakan salah satu Striker hebat,” tambahnya.

Predator Tangguh

Arteta meyakini bahwa Pierre-Emerick Aubameyang adalah sosok predator tangguh untuk Arsenal. Karena selama ini, masih belum ada pemain yang sangat lincah sepertinya di pentas EPL.

“Saya sangat puas dengan performanya pada laga kemarin. Saya bisa meyakini bahwa tim kami akan selalu mendapatkan hasil positif jika Auba mampu merubah semuanya selama 90 menit,” seru Arteta.

“Jika Ia selalu bermain seperti ini, kami pun bisa mendekati rentetan kemenangan hingga sukses menembus 4 besar klasemen akhir EPL,” tutupnya.

Raih Sextuple, Bayern Munchen Cetak Rekor Baru Sepanjang Sejarah

BabakTambahan – Bayern Munchen sukses mencetak rekor baru dalam sejarah klub. Dimana Die Roten telah mengemas Sextuple di musim 2020-2021.

Kesuksesan Bayern Munchen tersebut berawal dari laga Final Club World Cup kontra Tigres UANL, Jumat (12/02/2021) dini hari WIB. Pasukan Hans-Dieter Flick menang dengan skor tipis 1 – 0.

Sejatinya, kompetisi tersebut dijadwalkan sebelum awal tahun 2021. Akan tetapi, berbagai agenda pertandingan mengalami perubahan lantaran epidemi COVID-19. Hal itu membuat pentas Piala Dunia Antarklub tertunda.

Pada pertandingan itu, Bayern Munchen langsung tampil menekan dan mengurung UANL di areanya sendiri. Tercatat bahwa mereka telah melepaskan 17 kali tendangan yang 8 di antaranya mengenai sasaran.

Aksi impresif kiper UANL, Nahule Guzman memaksa babak pertama berjalan tanpa gol. Namun di babak kedua, Die Roten telah menemukan titik lemah di barisan belakang lawan. Memanfaatkan keadaan, Benjamin Pavard sukses membuat gol kemenangan di menit ke-58.

Bukan yang Pertama

Bayern Munchen bukan tim pertama yang sukses menyabet Sextuple atau 6 gelar secara berturut – turut dalam satu musim.

Pada tahun 2009, Barcelona merupakan tim Eropa pertama yang mampu memenangkan 6 trofi sekaligus dalam satu tahun. El Barca meraih gelar tersebut saat dilatih Pep Guardiola. Sesuai data yang ada, 6 gelar yang mereka raih antara lain La Liga Santander, UEFA Champions League, Supercopa de Espana, Copa del Rey, Club World Cup dan UEFA Super Cup.

Namun kini, Die Roten tak kan bisa menambah trofi ketujuhnya. Sebab mereka tumbang di tangan Holstein Kiel di pentas DBF Pokal.

Tren Positif Hans-Dieter Flick

Saat menggantikan Niko Kovac di kursi kepelatihan Bayern Munchen. Hans-Dieter Flick telah menjadikan trofi Club World Cup sebagai gelar keenamnya.

Squawka menyebut bahwa Hansi Flick telah mencatatkan tren positif yang sangat baik. Dimana sebelumnya, Ia hanya mampu meraih maksimal 5 gelar sebelum menukangi Die Roten.

Laporan tersebut juga memberitakan, kemungkinan besar pelatih asal Jerman itu akan terus mendapatkan sejumlah prestasi membanggakan. Sebab Ia memiliki komposisi pemain yang kuat di semua lini.

Terpinggirkan di Chelsea, AC Milan Siap Amankan Hakim Ziyech

BabakTambahan – Pelatih baru Chelsea, Thomas Tuchel rupanya tidak main – main dalam mengatur susunan formasi timnya. Buktinya Hakim Ziyech yang merupakan pemain baru malah terpinggirkan sejak kedatangannya.

Di era kepelatihan Frank Lampard, Hakim Ziyech menjadi transfer terbaik Chelsea di musim 2020. Eks Winger Ajax Amsterdam itu didatangkan dengan mahar 40 Juta Euro.

Sebelumnya, pemain 27 itu mendapatkan peran vital dan sering memberikan kontribusi besar sehingga permainan The Blues makin moncer.

Namun kehadiran Tuchel di bangku kepelatihan seakan – akan merubah segalanya. Faktanya Hakim Ziyech masih belum mendapatkan kesempatan bermain secara reguler.

Perubahan Formasi Tim

Di musim lalu, Frank Lampard selalu memainkan formasi 4-2-3-1. Yang mana posisi Hakim Ziyech masih belum tergantikan lantaran Ia sangat piawai dalam menerobos jantung pertahanan melalui sayap kanan.

Namun nasib pemain asal Maroko itu sungguh sial di bawah kepelatihan Thomas Tuchel. Terbukti bahwa Ia tidak dimasukkan ke dalam skuad utama Chelsea pada beberapa pekan terakhir.

Seperti diketahui, pelatih asal Jerman itu kerap menggunakan formasi 3-4-2-1. Terang sekali bahwa posisi Ziyech tak lagi dibutuhkan. Sebab posisi 2 pemain di belakang Striker diberikan kepada Callum Hudson-Odoi dan Mason Mount.

Perubahan formasi tersebut sangat akurat, buktinya Tuchel sukses meraih 4 kali menang dan 1 kali hasil imbang dalam 5 laga terakhirnya. Namun kondisi tersebut merupakan Ziyech untuk bermain secara reguler.

AC Milan Siap Datangkan Ziyech

Calciomercato menyebut bahwa AC Milan siap mendatangkan jasa Hakim Ziyech jika pun Ia harus pindah klub di akhir musim nanti.

Meskipun kontraknya masih sangat lama, namun Rossoneri tak ingin melewatkan kesempatan itu demi memperkuat barisan depannya.

Karena saat ini pasukan Stefano Pioli sedang dalam performa bagus. Dan itu mengindikasikan bahwa kedatangan pemain berpengalaman akan semakin membuka peluang juara lebih lebar.

Sebelumnya, Milan sempat mendatangkan Fikayo Tomori dari Chelsea pada bulan Januari lalu. Sementara mereka mendapatkan angin segar lantaran Hakan Calhanoglu telah pulih dari cedera dan diprediksi akan merumput bulan depan.

Musim Depan Manchester City Incar Striker Haus Gol

BabakTambahan – Raksasa EPL, Manchester City rupanya telah memikirkan kekuatan sebelum akhir musim. Kabarnya The Citizens bakal mengincar beberapa Striker haus gol yang siap menjadi penerus Sergio kun Aguero.

Menurut beberapa laporan, Manchester City telah memasukkan nama penyerang top Eropa yang siap mengisi skuad utama. Mereka adalah Romelu Lukaku (Inter Milan), Danny Ings (Southampton) dan Erling Haaland (Borussia Dortmund).

Pada kenyataannya, Manchester City tak pernah kekurangan finansial ketika ingin mendapatkan pemain baru dari musim ke musim. Sebelumnya, mereka sukses mendapatkan tanda tangan bek veteran Nathan Ake dan Ruben Dias.

Namun kini, permasalahan Pep Guardiola terletak di barisan depan. Karena stok Striker yang ada saat ini sangat minim. Itu sebabnya mereka ingin memperkuat lini penyerangan demi merebut sejumlah gelar bergengsi.

Striker Andalan Baru

Selama ini Manchester City hanya mengandalkan Sergio kun Aguero di barisan depan. Sebab Striker asal Argentina itu merupakan Target Man terbaik The Citizens.

Akan tetapi, pria 32 tahun itu harus menepi lantaran cedera. Pada akhirnya, Juan Jesus harus bersusah payah mencetak gol di posisi terdepan. Guardiola pun menyadari bahwa satu penyerang saja masih kurang memadai untuk menjalani laga berat seperti EPL, UCL, FA Cup dan Carabao Cup.

Itu artinya The Citizens wajib menambah daya gedor baru di musim depan. Dan rumornya, Aguero telah dipantau Tim Scout Paris Saint-Germain. Besar kemungkinan bahwa eks pemain Atletico Madrid itu akan menginjakkan kakinya di pentas Ligue 1 musim depan.

Kandidat Paling Kuat

Manchester City sangat tertarik dengan permainan Erling Haaland. Namun upaya mereka untuk mendapatkannya dirasa sulit lantaran sang pemain menyisakan kontrak hingga musim 2022.

Sementara Romelu Lukaku merupakan sosok Striker andalan Inter Milan. Namun saat ini kondisi finansial Nerazzurri mengalami penurunan. Dan mereka diyakini akan rela melepasnya demi menstabilkan neraca keuangan.

Dan Danny Ings adalah sosok penyerang tangguh sejak memperkuat Southampton. Namun kabarnya Saints tak kan menjualnya lantaran telah mengajukan perpanjangan kontrak terhadap sang pemain.

Sejumlah laporan menyebut bahwa kandidat paling kuat sebagai suksesor Aguero tak lain adalah Lukaku. Kemungkinan besar hal tersebut akan jadi berita panas di bursa transfer nanti.

Kurang Puas, Messi Minta Barcelona Jual Philippe Coutinho

BabakTambahan – Sang mega bintang Barcelona, Lionel Messi dilaporkan mendesak pihak manajemen untuk segera menjual Philippe Coutinho. Karena La Pulga merasa bahwa pemain asal Brazil itu sama sekali tidak memberikan hasil maksimal sejak kembali dari Bayern Munchen.

Pada bursa transfer Januari 2018 lalu, Barcelona telah mendapatkan Philippe Coutinho dari Liverpool dengan kucuran dana sekitar 140 Juta Pounds. Akan tetapi, sang pemain tak kunjung memerankan performa aslinya seperti halnya bermain bersama The Reds.

Dengan sangat terpaksa, kemudian El Barca meminjamkannya ke Bayern Munchen untuk menjalani masa – masa adaptasi.

Sebelumnya Philippe Coutinho akan dilepas pada klub mana pun. Namun pemain 28 tahun itu masih menyisakan kontrak yang cukup lama. Ironisnya, Ia pun kini tertimpa cedera yang memungkinkan dirinya absen lebih dari 2 bulan.

Permintaan Langsung Dari Messi

Hingga kini kondisi finansial Barcelona masih tetap tidak stabil. Beberapa laporan mengatakan bahwa El Barca tengah dilanda masalah hutang.

Buktinya pihak manajemen tidak mendatangkan pemain baru pada bursa transfer bulan Januari kemarin. Dan lagi, mereka harus membayar gaji semua pemain.

Mengacu pada kondisi tersebut, Messi langsung turun tangan untuk mengatasi permasalahan yang ada. Hingga akhirnya Ia merelakan Philippe Coutinho untuk segera hijrah ke klub lain walaupun dengan harga miring.

AC Milan Destinasi Tepat

Manajemen AC Milan telah mengetahui bahwa Messi sangat ingin berpisah dengan Philippe Coutinho. Kabarnya pihak Barcelona tengah menyiapkan semua dokumen perpindahan mantan Playmaker Liverpool itu.

Don Ballon melaporkan, saat ini Rossoneri sangat ingin memperkuat timnya untuk mendapatkan gelar Scudetto. Apa pun mereka lakukan demi mengembalikan masa – masa kejayaan klub.

Faktanya, mereka sempat membeli sejumlah pemain sebagai bekal laga di pentas Liga Champions musim depan.

Dikabarkan bahwa Milan siap menghadirkan Coutinho ke San Siro, sebab Barcelona telah memangkas harga jual sang pemain kurang lebih 50 Juta Euro.

Kemungkinan langkah Rossoneri untuk mendapatkannya tak kan menemui kendala. Karena saat ini masih belum ada klub yang ingin meminang jasanya.

4 Kandidat Bek Tangguh Penerus Gerrard Pique di Barcelona

BabakTambahan – Bek veteran Barcelona, Gerrard Pique kini telah menginjak usia 34 tahun. Dan kemungkinan besar Ia tak kan bertahan lama di Camp Nou. Sejatinya Ia sering dicadangkan sejak awal musim ini.

Walau begitu, Gerrard Pique bertekad untuk gantung sepatu di Barcelona. Seperti diketahui, pria asal Spanyol itu masih menyisakan kontrak kerja hingga musim 2024. Namun hal tersebut bukan merupakan hadangan yang berarti jika sang pelatih, Ronald Koeman dan pihak manajemen ingin menambah kekuatan di barisan belakang.

Bola.net melaporkan bahwa posisi Gerrard Pique di jantung pertahanan El Barca semakin terancam. Dan itu artinya telah muncul sosok bek tangguh yang siap menggantikannya di musim berikutnya.

Dan berikutnya daftar pemain yang sangat layak mengisi posisi Centre Back Barcelona sepeninggalan Pique, di antaranya;

Eric Garcia

Eric Garcia salah satu pemain akademi La Masia Barcelona. Namun kini, bek 20 tahun itu mengabdikan dirinya bersama Manchester City sejak musim 2017 hingga akhir musim ini.

1 tahun kemudian, Ia sukses menjadi skuad utama The Citizens. Sampai saat ini, bek asal Spanyol itu telah mengemas 31 penampilan di semu ajang kompetisi.

Dan ini merupakan angin segar bagi kubu Barcelona untuk memulangkannya sebagai penerus peran Gerrard Pique.

Melayro Bogarde

Melayro Bogarde merupakan bek tengah Hoffenheim yang masih berusia 18 tahun. Walau begitu, bek asal Belanda itu telah menjadi starter selama 6 pertandingan.

Sejauh ini, banyak tim Scout dari klub papan atas yang tertarik padanya. Sebab masa baktinya bersama die Kraichgauer akan berakhir pada bulan Juni mendatang.

Bisa jadi bahwa Barcelona merupakan klub terdepan dalam mendapatkan tanda tangannya.

Dayot Upamecano

Sangat tidak wajar jika tidak memasukkan nama Dayot Upamecano sebagai kandidat penerus Gerrard Pique. Di musim lalu, bek RB Leipzig itu sukses mengantarkan timnya finish di posisi ke-3 klasemen Bundesliga.

Tak hanya itu, Ia juga berperan dalam membantu Die Bullen berlaga hingga babak semifinal Liga Champions untuk kali pertama.

Namun Barcelona harus berhati – hati, karena sejauh ini telah ada beberapa klub EPL yang ingin mengeluarkannya dari Red Bull Arena Leipzig.

Ronald Araujo

Dan nama terakhir yaitu Ronald Araujo. Seperti diketahui, Araujo telah dipercaya pelatih Ronald Koeman untuk bermain di tim utama Barcelona.

Musim lalu, pria kelahiran Uruguay itu sukses menembus skuad utama El Barca. Sesuai catatan, bek tangguh 21 tahun itu bertubuh tinggi dan sering memenangkan duel udara.

Dan pastinya Blaugrana sedikit lebih tenang dengan kehadirannya. Karena faktanya, Ia telah beradaptasi dengan baik terhadap filosofi permainan Barcelona.