Serba 11, Inter Milan Bakal Juara Serie A 2020-2021

BabakTambahan – Sang pemuncak klasemen sementara Serie A, Inter Milan sukses mendapatkan 3 poin saat menjamu Cagliari di Giuseppe Meazza, Minggu (11/04/2021).

Inter Milan hanya mampu mencetak 1 gol berkat aksi Mateo Darmian di menit ke-76. Skor tipis tersebut tidak mudah bersarang ke gawang Rossoblu. Pasalnya, pasukan Antonio Conte telah melakukan sejumlah peluang emas sejak babak pertama. Namun hasil akhir tersebut merupakan hadiah yang layak mereka dapatkan.

Kemenangan itu telah mengunci posisi Inter Milan untuk menyegel gelar juara Serie A musim 2020-2021. Nantinya pun mereka perlu 11 poin lagi untuk mematahkan dominasi Juventus.

11 Kali Menang Beruntun

Ada hal yang menarik dari kemenangan Inter Milan. Dimana Nerazzurri sukses mencatatkan 11 kali menang beruntun dalam Liga Italia Serie A musim ini.

Torehan tersebut tidak mudah bagi pasukan Conte. Karena sebelumnya mereka sempat mengalami masa – masa buruk sebelum paruh musim.

Namun berkat kerja keras dan semangat tim, Nerazzurri pantas mendapatkan catatan tersebut.

Defisit 11 Poin

Poin penuh pada laga kemarin merupakan kabar baik bagi Inter Milan. Pasalnya, mereka masih mampu menjauh dari kejaran pesaing abadinya di posisi kedua, AC Milan.

Berdasarkan statistik klasemen sementara, Nerazzurri memiliki defisit 11 poin dari Rossoneri. Setidaknya dalam 10 laga sisa, mereka cukup mendapatkan 11 angka untuk segera mengangkat gelar Domestik.

Keunggulan tersebut merupakan keajaiban bagi mereka. Karena Juventus saja masih belum mampu mencatatkan rekor tersebut walau sering keluar sebagai juara.

11 Poin Lagi

Dan tentunya Inter cukup mendapatkan 11 poin lagi agar segera keluar sebagai jawara Serie A musim ini. Setidaknya Si Biru Hitam perlu memenangkan 4 laga tanpa kekalahan demi mendekati trofi tersebut.

Jika melihat dari performa Nerazzurri yang sekarang, bukan suatu kemustahilan bahwa mereka mampu mewujudkan semua itu.

Terlebih lagi dalam beberapa partai mendatang, Inter hanya akan berhadapan tim – tim papan tengah hingga bawah. Tentu saja Conte bisa bernapas lega tanpa perlu mengutak – atik strategi baru sebagai bekal pertandingan.

Inilah 4 Alasan Real Madrid Bisa Pecundangi Barcelona di Laga El Clasico

BabakTambahan – Real Madrid berpotensi menang atas Barcelona dalam laga El Clasico jilid kedua, Minggu (11/04/2021). Dilaporkan bahwa El Real memiliki beberapa alasan yang cukup matang untuk mengamankan 3 poin di Estadio Alfredo di Stefano.

Menurut laporan Bola.net, laga antara Real Madrid vs Barcelona akan penuh drama. Sebab keduanya sama – sama mengincar tambahan poin demi mengkudeta posisi Atletico Madrid yang masih aman di urutan pertama.

Bermain di markas sendiri akan membuat Real Madrid tampil beda. Sekalipun mereka tidak diperkuat Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale, namun Zinedine Zidane memiliki harapan untuk menang. Dan berikut beberapa alasan yang memungkinkan Los Galacticos mampu mempecundangi El Barca.

Menang Dua Kali Pada Laga Terakhir

Real Madrid telah mengemas dua kali kemenangan kala bersua Barcelona. Catatan tersebut terjadi di pekan ke-26 La Liga musim 2019-2020 dengan skor akhir 2 – 0 dan pekan ke-7 La Liga musim 2020-2021 dengan hasil akhir 3 – 1.

Tentunya harapan kemenangan Los Galacticos sangat terbuka lebar. Karena saat ini, komposisi permainan tim tamu cukup meragukan.

Catatan Kemenangan Dalam Sejarah

Secara Head to Head, Real Madrid telah bersua Barcelona sebanyak 181 pertandingan. Hasilnya Los Blancos mencatatkan 74 kali menang, 35 hasil imbang dan 72 kali kalah.

Catatan kemenangan tersebut bisa dibilang cukup imbang. Akan tetapi, pasukan Zidane mampu memperlebar jarak tersebut di laga mendatang.

Barca Minim Coutinho dan Ansu Fati

Alasan lain yang menguatkan Madrid unggul atas Barca yaitu tim tamu bakal kehilangan Coutinho dan Ansu Fati. Kabarnya, keduanya tidak dimasukkan ke dalam skuad utama.

Fati mengalami cedera yang cukup parah. Sementara Coutinho terjangkit masalah 100 laga. Dimana pihak manajemen harus melakukan pelunasan terhadap Liverpool jika memainkan pria asal Brazil tersebut.

Performa Apik Zinedine Zidane

Dan alasan yang satu lagi yaitu Zidane telah memberikan performa apik terhadap Los Galacticos. Pada 10 laga El Clasico, pelatih asal Prancis itu mengemas 5 kali menang, 3 kali seri dan 2 kali kalah.

Selain itu, pelatih berkepala plontos itu juga sukses mencatatkan 1 kali kemenangan kala bersua Ronald Koeman di pentas berbeda.

Real Madrid Siap Angkut Paul Pogba, Tapi Dengan Satu Syarat

BabakTambahan – Raksasa La Liga, Real Madrid dilaporkan bakal mendatangkan Playmaker Manchester United, Paul Pogba dengan mudah di bursa transfer mendatang. Namun mereka wajib memenuhi permintaan sang pemain.

Di musim lalu, Paul Pogba telah masuk radar transfer Los Galacticos. Akan tetapi, manajemen The Red Devils masih mengikatnya dengan kontrak berdurasi lama hingga musim 2022 mendatang.

Laporan dari The Telegraph juga mengklaim bahwa peminat Paul Pogba bukan hanya Real Madrid saja, melainkan klub lamanya yaitu Juventus.

Namun sepertinya kepindahan gelandang 28 tahun itu bakal berjalan lancar jika manajemen El Real mampu memenuhi keinginan pemain asal Prancis itu.

Cukup Satu Syarat

Laporan tersebut mengabarkan bahwa Paul Pogba hanya minta satu syarat yang wajib dipenuhi pihak manajemen Madrid. Yaitu Zinedine Zidane harus tetap bertahan di musim depan.

Sebab pelatih asal Prancis itu sangat kenal baik dengan permainan Pogba. Dan apa jadinya jika dirinya masuk ke skuad utama El Real namun tanpa kehadiran pelatih berkepala plontos itu?

Hingga kini kabar pemecatan Zidane masih mengudara. Pihak klub sendiri tengah mengincar beberapa pelatih sebagai penggantinya.

Klub Favorit

Laporan itu juga menyebut bahwa Paul Pogba sangat ingin bermain di Santiago Bernabeu. Sebab Real Madrid merupakan klub favorit berikutnya yang siap Ia naungi.

Meskipun Juventus telah berupaya keras untuk memulangkannya, namun sepertinya kehendak sang pemain sangat mutlak.

Ada satu alasan mengapa dirinya ingin berseragam Madrid, salah satunya adalah meraih trofi Liga Champions. Sebab klub tersebut menjadi langganan setia trofi Si Kuping Besar.

Tetapkan Harga Jual

Manajemen Manchester United pun tidak keberatan jika sang pemain membelot ke Real Madrid di akhir musim nanti. Karena saat ini mereka tengah mengincar Playmaker dan Winger baru sebagai amunisi utama.

Kabarnya The Red Devils telah menetapkan harga jual terhadap sang pemain. Pogba hanya boleh pergi jika Madrid rela mengeluarkan mahar transfer sebesar 100 Juta Euro.

Tentu saja Madrid bakal kesulitan untuk menebusnya, sebab saat ini kondisi keuangan mereka terlihat turun drastis. Namun kabarnya mereka akan melepas beberapa pemain inti untuk mendapatkan tanda tangannya.

Soal Rencana Klub, Ronald Koeman: Cukup Diam!

BabakTambahan – Manajer Barcelona, Ronald Koeman tengah mengajukan permintaan terhadap presiden klub, Joan Laporta. Pelatih 58 tahun itu hanya ingin bahwa pihak manajemen tidak perlu membocorkan rencana klub hingga akhir musim panas nanti.

Sejatinya Laporta merupakan presiden paling ideal bagi El Barca. Ronald Koeman pun meyakini bahwa Barcelona bisa kembali berjaya di tangannya. Karena sebelumnya telah banyak muncul rencana transfer besar – besaran di bawah keinginannya.

Rumornya, Ronald Koeman akan cabut dari Camp Nou. Namun situasi tersebut lenyap setelah Josep Maria Bartomeu mundur dari kursi jabatannya.

Dan kemunculan Laporta disebut sebagai angin segar bagi eks pelatih Everton tersebut. Karena dia bakal mempertahankannya untuk beberapa musim ke depan.

Publik Tak Perlu Tahu

Ronald Koeman telah melakukan pertemuan secara individu dengan Laporta. Alhasil keduanya telah mendapatkan kesepakatan bersama untuk tidak melebar luaskan rencana klub.

Pelatih asal Timnas Belanda itu hanya ingin bahwa target Laporta di musim depan tidak boleh bocor ke publik. Karena hal itu akan membuat panas semua rumor.

Laporta menyebut bahwa kepemimpinan Koeman dapat diacungi jempol. Meskipun El Barca tersingkir dari pentas Liga Champions. Namun mereka tetap mampu memberikan yang terbaik. Buktinya saat ini mereka masih menempel ketat Atletico Madrid di posisi kedua.

Koeman pun punya target tersendiri tentang siapa pemain yang harus keluar dan masuk di akhir musim panas nanti. Itu artinya Laporta tidak memiliki banyak peran dalam proses transfer pemain.

Rumor Kepergian Dembele

Ronald Koeman telah mendapatkan kekacauan di ruang ganti Barcelona. Sebelumnya, Lionel Messi tampak tidak begitu bahagia selepas kepergian Quique Setien.

Pelatih baru tersebut kini telah menemukan kenyamanan dalam melatih Tim Catalan tersebut. Messi yang awalnya dikabarkan cabut, kini memutuskan untuk tetap bertahan.

Sementara rumor kepergian Ousmane Dembele yang kini begitu santer telah membuat Koeman mendapatkan PR berat. Dirinya menegaskan bahwa kedua pilar tersebut tak kan pergi.

“Saya rasa Messi dan Dembele adalah nyawa bagi kami. Dan saya tidak ingin melihat keduanya angkat kaki dari Camp Nou,” kata Koeman.

Enggan Perpanjang Kontrak, Gianluigi Donnarumma Dapat Tawaran Fantastis

BabakTambahan – Klub elit Serie A, AC Milan harus bersiap untuk merelakan kiper andalannya, Gianluigi Donnarumma. Sebab sang kiper enggan untuk memperpanjang kontrak di San Siro.

Seperti diketahui bahwa masa bakti Gianluigi Donnarumma bersama Rossoneri akan berakhir pada akhir Juli 2021. Melihat kondisi tersebut tentu pihak manajemen tidak mau kehilangan sosok kiper terbaik yang pernah ada.

Klub tak kan rela melepas Gianluigi Donnarumma begitu saja dengan beralih pandangan ke klub lain. Namun sang agen, Mino Raiola menegaskan bahwa kiper tersebut tidak tertarik gaji besar yang telah disodorkan pihak manajemen.

Menurutnya, kiper 22 tahun itu berhak untuk menentukan masa depannya dengan tidak hanya menetap pada satu klub. Karena itu akan membuatnya semakin berkembang pesat di musim berikutnya.

Milan Tawarkan Gaji Mahal

Gazzetta Dello Sport menyebut bahwa Milan telah menawarkan gaji fantastis terhadap Gianluigi Donnarumma. Kabarnya mereka akan membayarnya 8 Juta Euro per tahun.

Hal tersebut tidak membuat sang kiper merasa tertarik untuk tetap bertahan. Terlebih lagi sang agen yang enggan melihat kondisi klub belakangan ini masih tertatih – tatih.

Sang pemain yang menyikapi hal itu pun sangat setuju dengan keputusan Raiola. Apalagi saat ini telah muncul klub terbaik Eropa yang siap memberinya gaji 12 Juta Euro per musim.

Paris Saint-Germain Sangat Tertarik

Laporan tersebut menambahkan bahwa klub kaya raya asal Prancis, Paris Saint-Germain sangat tertarik untuk meminang Gianluigi Donnarumma.

Hingga kini Les Parisiens masih mempercayakan penjaga mistar gawang kepada Keylor Navas. Namun kiper tersebut tengah berusia 34 tahun. Tentunya hal tersebut sangat tidak efisien untuk dijadikan kiper utama.

Les Parisiens bakal rela melepas eks kiper Real Madrid itu kepada klub lain. Karena mereka ingin berinvestasi dengan kiper yang jauh lebih muda.

Dan hal itu bergantung kondisi Milan di musim depan. Donnarumma mungkin akan bertahan apabila timnya mampu menembus Liga Champions. Namun sang agen tengah membujuknya untuk segera pindah klub demi mendapatkan karir yang lebih baik.

Tambah Daya Gedor, Manchester United Targetkan Mauro Icardi

BabakTambahan – Raksasa English Premier League, Manchester United telah merencanakan untuk menggaet Striker Paris Saint-Germain, Mauro Icardi di bursa transfer akhir musim nanti. Kabarnya mereka akan kehilangan Edinson Cavani di lini serang.

Cavani merupakan pemain veteran yang kini menjadi ujung tombak The Red Devils. Akan tetapi kontrak kerja pemain asal Uruguay itu akan berakhir pada musim ini. Itu artinya MU harus memikirkan daya gedor baru sebagai penggantinya. Dan nama Mauro Icardi merupakan pilihan yang tepat mengingat ketangguhannya selala berada di jantung pertahanan lawan.

Terdengar kabar bahwa Cavani enggan untuk memperpanjang kontrak demi bertahan lama di Old Trafford. Bagi pihak klub, memasukkan Mauro Icardi akan memberikan dampak bagus. Sebab hingga kini masih belum ada Striker murni yang bertugas di posisi depan.

Target Lama

Sebelum mendatangkan Cavani, Manchester United sempat meminati Mauro Icardi. Akan tetapi, eks pemain Inter Milan itu lebih merasa nyaman bertahan di Parc des Princes.

Sebab pemain 29 tahun itu memiliki target tersendiri bersama Les Parisiens yaitu meraih gelar Liga Champions untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Sepertinya The Red Devils tak kan kesulitan untuk mendapatkannya. Sebab saat ini pasukan Ole Gunnar Solskjaer memiliki komposisi pemain yang sangat mumpuni.

Cukup Murah

Menurut laporan Gazzetta Dello Sport, Paris Saint-Germain perlu suntikan dana besar di akhir musim nanti. Sebab mereka ingin menyetarakan kondisi keuangan

PSG akan mempersilahkan United memboyong Mauro Icardi dengan harga 40 Juta Pounds. Tentu saja harga tersebut cukup murah bagi Setan Merah. Mengingat mereka akan kehilangan Cavani yang kabarnya menerima gaji mahal di musim ini.

Cedera Lama

PSG bukan tanpa alasan mempersilahkan Icardi cabut. Sebab sang pemain kerap mendapatkan masalah cedera yang cukup parah.

Belakangan ini, Ia tidak dimasukkan skuad utama Les Parisiens. Karena pihak klub telah memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Kylian Mbappe dan Moise Kean.

Namun The Red Devils sangat yakin bahwa pemain incarannya akan sembuh lebih cepat sebelum hadir di Old Trafford.

Tahan Messi, Neymar Junior Siap Kembali ke Barcelona

BabakTambahan – Bakal ada kabar baik bagi seluruh fans fanatik Barcelona. Dimana Striker Paris Saint-Germain, Neymar Junior menyatakan siap belik ke klub lamanya hanya demi membuat Lionel Messi tetap bertahan.

Sebelumnya Neymar Junior sempat merayu Messi agar hengkang dari Camp Nou dan bermain bersamanya di Parc des Princes. Namun hal tersebut sangat sulit terjadi lantaran La Pulga terikat kontrak jangka panjang.

Menurut media Catalan Ara, Neymar Junior telah menyanggupi kepindahannya kepada pihak klub demi membangun dan mengembalikan masa – masa kejayaan El Barca.

Mendengar kabar tersebut, manajemen El Barca langsung gerak cepat untuk merencanakan kepulangan sang mega bintang.

Misi Utama di Barcelona

Menurut laporan tersebut, Neymar Junior memiliki misi yang sangat besar saat pindah ke Barcelona. Pemain asal Brazil itu hanya ingin membantu klub demi meraih sejumlah trofi seperti pada beberapa tahun silam.

Pemain 29 tahun itu pun sangat meyakini bahwa kepindahannya nanti akan membuat Messi bertahan lebih lama di Camp Nou. Karena Ia sangat kenal baik tentang kepribadian penyerang asal Argentina itu.

Di lain hal, eks Barcelona itu pun tengah menunda proses perpanjangan kontrak dengan manajemen Les Parisiens. Karena Ia bersikeras untuk bertandem dengan mantan rekan setimnya di akhir musim nanti.

Barcelona Masih Bimbang

Laporan tersebut menambahkan bahwa Barcelona masih bimbang mendengar keinginan Neymar Junior untuk kembali pulang ke Camp Nou. Karena saat ini kondisi keuangan klub terlihat kurang stabil.

Di PSG, gaji utama Neymar terbilang sangat mahal. Dan Barca hanya bisa mewujudkan keinginan sang pemain jika dirinya rela berkorban untuk menurunkan gaji.

Di satu sisi, Joan Laporta tengah menyiapkan dana transfer kepada Striker Borussia Dortmund, Erling Haaland. Tak hanya itu saja, mereka pun kini bakal kedatangan penyerang Manchester City, Sergio kun Aguero dengan status Free Transfer.

Tentunya pihak klub perlu memiliki suntikan dana agar salah satunya pemain tersebut bisa hadir dengan mudah. Setidaknya mereka wajib menjual beberapa pemain demi menormalkan neraca keuangan.

Kontrak Alexandre Lacazette Bakal Habis, Mikel Arteta Pastikan Tetap Bertahan

BabakTambahan – Pelatih utama Arsenal, Mikel Arteta memberikan pujian selangit terhadap Alexandre Lacazette. Dimana pemain asal Prancis itu telah memberikan penampilan impresifnya sejak beberapa pekan terakhir.

Alexandre Lacazette telah mengalami kondisi yang sangat sulit sejak musim ini. Terbukti bahwa pemain 29 itu jarang mengemas berbagai gol bagi timnya. Ironisnya, masa bakti eks penyerang Lyon itu akan kadaluarsa pada musim depan.

Akan tetapi, Arteta memastikan bahwa Alexandre Lacazette akan tetap bertahan di Emirates Stadium. Karena Ia menilai bahwa sang pemain telah menemukan performa magisnya.

Di tambah lagi saat bertandem dengan Pierre-Emerick Aubameyang, sang pemain mampu membuat timnya kembali ke jalur kemenangan.

Makin Tangguh

Arteta tidak punya alasan yang kuat untuk membiarkan Alexandre Lacazette pergi dari Kota London. Sebab sang pemain telah mengemas 5 gol dalam 5 laga terakhirnya di ajang English Premier League.

Menurut kabar Goal, Arteta masih tetap menginginkan jasanya untuk mengisi skuad utama Arsenal. Karena sang pemain makin hari makin tangguh. Dan hal itu telah dibuktikannya sejak awal Maret lalu.

“Wajar sekali jika dia kehilangan tajinya di musim ini. Karena tandem terbaiknya sering terkapar cedera. Namun kini, saya telah melihat permainannya. Dan hasilnya Ia telah memberikan segalanya,” seru Arteta.

“Sejauh ini kami masih belum punya niatan untuk menggantinya. Sebab skill yang dimilikinya sangat luar biasa. Dan kami pun bakal mempertahankannya untuk beberapa musim ke depan,” tambahnya.

Tetap Bertahan

Sejatinya Alexandre Lacazette bisa saja pergi pada akhir musim ini. Rumornya telah banyak klub papan atas Eropa yang siap menampungnya.

Akan tetapi Arteta menegaskan bahwa sang pemain tetap bertahan. Karena saat ini dia merupakan ujung tombak The Gunners.

“Untuk sementara waktu, kami masih belum ingin membicarakan tentang masa depan Lacazette. Karena kami masih memiliki sejumlah jadwal padat sebelum musim ini berakhir,” tegas Arteta.

“Namun saya tidak ingin dia pergi. Karena Ia juga memiliki target yang ingin segera diraih pada musim depan,” tutupnya.

AC Milan Bakal Daratkan Julian Draxler Secara Gratis

BabakTambahan – Akhir musim 2020-2021 akan segera usai. Salah satu klub terbaik Eropa yang bakal sibuk menjalankan transfer pemain yaitu AC Milan. Kabarnya, Rossoneri bakal mendapatkan tanda tangan gelandang asal Paris Saint-Germain, Julian Draxler secara gratis.

Pertengahan Juli 2021 merupakan pintu terbukanya jendela transfer bagi semua klub Eropa. Sebelumnya, Milan telah memasukkan beberapa pemain muda berbakat ke dalam skuad utama. Namun kini, mereka tertarik untuk mendapatkan jasa Julian Draxler.

Hal itu dinakhodai oleh Ricky Massara dan Paolo Maldini. Sebab keduanya memiliki peran yang cukup vital bagi klub. Tak heran jika nama Julian Draxler bakal jadi prioritas transfer utama nantinya.

Terjunkan Tim Scout

Belakangan ini Milan tengah menerjunkan tim scout pada beberapa klub. Namun pemain yang lebih menjadi incaran utama mereka adalah Julian Draxler. Playmaker PSG itu sangat ganas dalam mengatur lini tengah. Buktinya Ia mampu mengantarkan timnya merebut berbagai gelar juara setelah lepas landa dari Schalke 04.

Ketertarikan pihak klub pada pemain asal Jerman itu lantaran pelatih PSG, Mauricio Pochettino dikabarkan tidak memasukkannya ke dalam skuad utama musim depan.

Sebab saat ini komposisi pemain Les Parisiens makin banyak dan berkualitas. Dan hal tersebut membuat pria 27 tahun itu harus rela kehilangan posisi inti di Parc des Princes.

Sementara Milan tidak ingin menyia – nyiakan kesempatan itu untuk segera mengangkutnya secara gratis.

Gaji Mahal

Kendati Milan sukses mendapatkan Julian Draxler secara gratis. Akan tetapi mereka harus membayar gaji sang pemain sesuai ketentuan. Di PSG, Draxler menerima gaji senilai 7 Juta Euro per musim.

Namun pihak manajemen perlu mempertimbangkan hal tersebut. Karena jika hal itu dilakukan, maka akan membuat iri sejumlah pemain inti lainnya.

Namun sepertinya Maldini memiliki rencana baru mengenai masalah itu. Kabarnya pihak klub akan memproyeksikannya sebagai pemain inti dan bertandem dengan Hakan Calhanoglu di barisan tengah.

Selain itu, pelatih Stefano Pioli juga menginginkan jasanya sebagai penguat lini tengah. Dan itu artinya pihak klub harus melakukan negosiasi lanjutan terkait masalah gaji sang pemain.

Pantang Menyerah, Manchester United Terus Goda Ousmane Dembele

BabakTambahan – Manchester United rupanya pantang menyerah untuk mendatangkan Striker utama Barcelona, Ousmane Dembele. Sejak musim lalu, The Red Devils terus menggoda sang pemain agar berlabuh di Old Trafford.

Seperti yang dilaporkan Sport, Manchester United sangat kekurangan stok winger. Itu membuat pelatih Ole Gunnar Solskjaer sangat menginginkan jasa Ousmane Dembele untuk memperkuat barisan depan timnya.

Namun musim ini mereka gagal mendaratkan Ousmane Dembele. Sebab sang pemain masih menjadi andalan utama Ronald Koeman pada skuad Barcelona. Dan hal tersebut membuat Setan Merah kehilangan kesempatan untuk menariknya dari Camp Nou.

Pilar Utama

Setelah Lionel Messi, Ousmane Dembele menjadi pilar utama Barcelona sejak keluarnya Luis Suarez ke Atletico Madrid. Pemain asal Prancis itu tampak nyaman berada di posisi Winger.

Sempat mengalami cedera lama, namun kini penyerang 23 tahun itu kembali ke skuad utama.

Di bawah kepelatihan Koeman, Dembele terlihat makin matang. Terbukti bahwa dirinya mampu memberikan tambahan poin atas timnya.

Teken Kontrak Baru

Koeman sangat tidak ingin melihat Ousmane Dembele pergi begitu saja. Sebab sang pemain merasa tidak ingin pergi begitu cepat. Apalagi Presiden baru Barcelona, Joan Laporta telah menyodorkan kontrak baru.

Eks penyerang Borussia Dortmund itu bakal bertahan lebih lama di Barcelona. Bagi Koeman, dia adalah aset yang sangat berharga. Sebab dirinya dibekali kecepatan, kemampuan dan kecerdasan di atas rata – rata.

Tak hanya kontrak baru, Ia pun akan mendapatkan tambahan gaji yang akan membuatnya makin betah di Camp Nou. Dan hal ini merupakan kabar buruk bagi Manchester United.

Incar Pemain Lain

Manchester United tentu tidak berfokus pada Dembele di bursa transfer musim panas nanti. Mereka pun tengah menyiapkan beberapa pemain baru untuk bermain di posisi Winger.

Kabarnya, Setan Merah tengah memiliki daftar pemain tersebut, di antaranya Jadon Sancho, Moussa Diaby dan Ismaila Sarr.

Dan baru – baru ini, Solskjaer telah meminta pihak manajemen untuk mendapatkan Harry Kane dari Tottenham Hotspur. Dan tentunya mereka wajib melepas beberapa pemain untuk mendaratkannya lantaran kondisi keuangan klub saat ini kurang stabil.

Buat Kesalahan Fatal, Danny Makkelie Minta Maaf Pada Portugal

BabakTambahan – Publik sepak bola dunia dikejutkan oleh wasit pemimpin laga antara Serbia vs Portugal yaitu Danny Makkelie. Dimana wasit asal Belanda itu telah membuat kesalahan yang terbilang sangat fatal dan merugikan kubu Portugal.

Berdasarkan catatan pertandingan, kedua kubu telah bertanding pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup A. Dimana laga tersebut berakhir dengan skor 2 – 2.

Namun seharusnya Portugal menang pada laga itu. Sebab Cristiano Ronaldo berhasil membobol gawang Serbia di menit ke-90+2. Akan tetapi Danny Makkelie menganggap bahwa bola tersebut masih belum melewati garis gawang.

Setelah laga usai, official Portugal melihat gol tersebut. Dan jelas – jelas banyak itu merupakan gol yang sah. Setelah itu, Danny Makkelie langsung menyatakan permintaan maafnya kepada Portugal, lebih – lebih sang pencetak gol.

Mengaku Bersalah

Keputusan yang telah dilakukan Danny Makkelie membuat Cristiano Ronaldo merasa emosi dan terzolimi. CR7 sempat melakukan proses kepada hakim garis pasca mencetak gol. Ironisnya, Striker asal Juventus itu malah mendapatkan kartu kuning.

Emosi Ronaldo boleh dibilang sangat tinggi. Sebab Ia langsung pergi ke luar lapangan sebelum laga usai. Sang wasit sangat mengaku bersalah lantaran Ia tidak mampu membuat keputusan yang tepat layaknya VAR.

“Saya mengaku salah atas keputusan itu. Sebab VAR tidak tersedia pada laga internasional. Dan itu membuat saya dan rekan lainnya sangat kesulitan dalam bekerja,” buka Makkelie seusai laga.

“Saya minta maaf atas kejadian ini. Karena ini bukan faktor kesengajaan, melainkan kekurangan kami sebagai wasit,” tambahnya.

Rasa Kecewa Fernando Santos

Pelatih Portugal, Fernando Santos telah melayangkan rasa kekecewaannya terhadap Danny Makkelie sesuai pertandingan. Ia sangat tidak puas dengan kinerja sang wasit.

Ia pun mengeluhkan VAR yang selama ini menjadi wasit kedua dalam setiap laga. Namun entah mengapa teknologi tersebut tidak muncul pada level Internasional.

“Sangat tidak boleh bila kompetisi resmi digelar tanpa bantuan VAR. Karena selama ini teknologi tersebut terbilang sangat Fairplay. Namun kami tidak menikmatinya hari ini,” keluh Santos.

“Saya tahu bahwa Makkelie seorang manusia biasa. Namun saya rasa bahwa mereka memiliki VAR. Jadi untuk itulah VAR ada,” tutupnya.

Ingin Duetkan Haaland dan Mbappe, Real Madrid Bakal Lepas 6 pemain

BabakTambahan – Raksasa La Liga, Real Madrid kembali membuat gempar publik sepak bola. Kabarnya Los Galacticos akan menjual 6 pemainnya demi menduetkan Erling Haaland dan Kylian Mbappe.

Real Madrid bukan tim pertama yang mencatatkan rekor pembelian pemain termahal dunia. Namun setelah sukses mendatangkan Gareth Bale dari Tottenham Hotspur beberapa tahun silam. Mereka kembali akan mencatat rekor yang mungkin tidak mampu dipecahkan klub lain.

Sejauh ini, Real Madrid sangat menginginkan dua Striker asal Borussia Dortmund dan Paris Saint-Germain itu. Karena komposisi pemain yang mereka miliki saat ini masih belum stabil. Sehingga mereka kehilangan asa untuk menjadi juara La Liga musim 2021.

Harga Jual Sangat Tinggi

Real Madrid mungkin harus bersiap untuk kehilangan seluruh dana yang ada untuk mendatangkan kedua Striker tersebut. Sebab usia mereka yang masih muda dan tampil impresif tentu tidak dapat diboyong dengan harga murah.

Menurut kabar Daily Star, harga Haaland bakal ditafsir senilai 75 Juta Euro. Akan tetapi harga tersebut bakal lebih tinggi lantaran sang pemain masih menyisakan kontrak bersama Borussia Dortmund hingga musim 2024.

Sementara mahar transfer Kylian Mbappe juga terlihat sangat fantastis. PSG hanya akan melepasnya lebih dari 100 Juta Euro.

Kedua pemain tersebut sangat gacor dalam merusak sisi pertahanan lawan. Namun Madrid harus sadar bahwa mendapatkan keduanya tak kan berjalan mudah.

Relakan 6 Pemain Inti

Sepertinya Real Madrid sangat ngotot untuk mendapatkan keduanya di akhir musim nanti. Sejauh ini pihak klub telah menemukan titik terang yaitu merelakan 6 pemain inti.

Pemain yang harus cabut pada bursa transfer mendatang adalah Gareth Bale, Sergio Ramos, Eden Hazard, Raphael Varane, Marcelo dan Francisco Alarcon.

Laporan tersebut sangat memahami bahwa kondisi finansial El Real sangat menipis sejak pandemi COVID-19. Terbukti bahwa mereka minim pembelian pemain pada jendela transfer musim lalu.

Dengan melepas keenam pemain tersebut, maka neraca keuangan klub bakal stabil. Dan tentunya mereka memiliki kesempatan untuk mendatangkan Mbappe dan Haaland.

Ketimbang Maguire, Roy Keane Lebih Memilih John Stones

BabakTambahan – Legenda hidup Manchester United, Roy Keane menyebut bahwa John Stones lebih layak mengisi posisi bek utama Timnas Inggris ketimbang Harry Maguire.

Keane pun menambahkan, pelatih Timnas Inggris Gareth Southgate tak kan lagi kebingungan dalam menentukan siapa pengawal terbaik pada barisan belakang The Three Lions.

Sebelumnya John Stones sempat mengalami banyak hal buruk bersama Manchester City. Terbukti bahwa pelatih Pep Guardiola jarang menurunkannya pada posisi beka tengah. Hal itu membuatnya tidak masuk ke dalam skuad utama Timnas Inggris sejak November 2019.

Namun belakangan ini John Stones mulai mencuri perhatian Guardiola dan Southgate. Sebab pria 26 tahun itu telah mengalami perubahan yang cukup signifikan.

Antarkan Inggris Menang

Pada pentas Kualifikasi Piala Dunia 2022, John Stones diberi kepercayaan untuk mengawal barisan belakang The Three Lions.

Hasilnya Ia mampu mengantarkan timnya berhasil menang telak atas San Marino dengan skor akhir 5 – 0. Meskipun Ia turun sebagai pemain pengganti di babak kedua, namun kualitasnya sebagai bek sangat luar biasa.

Terbukti bahwa Ia mampu mematahkan beberapa serangan lawan yang tak berujung tendangan gawang.

Keane menyebut bahwa permainan yang Ia tampilkan begitu menawan. Tak seperti pemain lainnya, Ia selalu hadir tepat waktu dalam menjaga Striker lawan.

“Southgate bakal bimbang atas penampilan Stones. Karenanya, Ia harus memainkannya selama 90 menit waktu normal di laga mendatang untuk mengetahui performa terbaiknya,” tegas Keane.

Gusur Posisi Maguire

John Stones mungkin tidak seperti Maguire dalam menjaga arena pertahanan. Sebab Ia sering maju untuk membantu rencana serangan. Akan tetapi, kecepatan dan ketangguhan yang dimilikinya mampu merubah segalanya.

Jika dibandingkan dengan Maguire, permainan Stones terbilang sangat memukau. Bisa jadi bahwa eks pemain Everton itu bakal gantikan posisi Maguire sebagai bek tengah.

“Saya telah melihat bagaimana cara Ia bermain dan hingga sukses berkembang seperti saat ini. Karena City telah membuat dirinya semakin tangguh sejak dilatih Guardiola,” ucap Keane.

“Bukan tidak mungkin bahwa Ia bakal jadi pilihan utama Southgate di ajang Piala Dunia nanti. Karena saat ini masih belum ada nama terbaik yang siap mengisi posisi beka tengah,” tutupnya.

Masa Depan Cerah, Suatu Saat Amad Diallo Layak Raih Ballon d’Or

BabakTambahan – Mantan kiper utama AC Milan, Giovanni Galli menyebut bahwa masa depan Amad Diallo sangat cerah. Ia pun meyakini bahwa pemain anyar Manchester United itu bakal jadi peraih Ballon d’Or suatu saat nanti.

Seperti diketahui bahwa The Red Devils telah memboyong Amad Diallo dari Atalanta musim panas lalu. Akan tetapi, pemain asal Pantai Gading itu tidak langsung diplot sebagai skuad inti.

Pelatih Ole Gunnar Solskjaer sangat paham bahwa Amad Diallo masih berusia 18 tahun. Dan itu membuatnya harus menggali ilmu lebih dalam dari para seniornya. Belakangan ini, Diallo sudah mengikuti program latihan reguler.

Pada Leg Kedua Liga Europa, pelatih asal Norwegia itu baru menurunkannya kala bertamu ke markas AC Milan. Hasilnya, debut pertamanya berlangsung manis lantaran sukses mencetak gol dan mengantarkan Setan Merah melaju ke babak 8 besar.

Sangat Istimewa

Goal International mengatakan, Galli sangat takjub dengan penampilan Amad Diallo. Padahal saat itu Ia merupakan pemain pengganti yang turun di babak kedua. Namun rasa percaya diri yang Ia punya telah membuktikan kapasitasnya sebagai winger terbaik.

“Dia merupakan pemain yang sangat istimewa. Sebab tidak semua pemain mampu menjalankan debut manisnya selama 45 menit dan sukses membawa timnya meraih kemenangan,” tega Galli.

“Hasil yang Ia dapatkan pada laga itu merupakan awal dari kesuksesan mendatang. Dan saya pun bisa meyakini bahwa masa depannya akan jauh lebih cerah,” sambungnya.

Calon Peraih Ballon d’Or

Trofi Ballon d’Or merupakan puncak tertinggi yang menjadi rebutan para pesepakbola profesional. Galli percaya bahwa Amad Diallo merupakan calon terkuat yang mampu meraih penghargaan tersebut.

“Diallo hanya butuh implementasi yang kuat dan stabil saat berada di atas lapangan. Ia pun harus mengikuti semua arahan yang diberikan sang pelatih demi kemajuan pribadinya,” seru Galli.

“Saya melihat bahwa masih belum ada pemain seusianya yang bisa memberikan kontribusi besar bagi tim. Jika dia selalu tampil maksimal di semua laga ke depannya, maka Ia layak menjadi suksesor Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo,” tutupnya.

Lepas Pirlo, Juventus Inginkan Jasa Zinedine Zidane

BabakTambahan – Gosip transfer musim depan tak kunjung surut. Namun kali ini lebih menjuru pada kursi kepelatihan. Dilaporkan bahwa Juventus ingin melepas Andrea Pirlo dan menggantinya dengan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.

Sejatinya posisi Pirlo saat ini mulai tidak aman. Tercatat bahwa pelatih asal Italia itu tidak mampu memberikan yang terbaik bagi pihak klub. Setelah Ia gagal dalam Liga Champions, Ia pun juga harus rela kehilangan asa juara Serie A yang musim ini bakal jadi milik Inter Milan.

Situasi tersebut membuat manajemen Bianconeri geram melihat performa yang diberikannya. Kabarnya Si Nyonya Tua telah membidik nama Zinedine Zidane sebagai pelatih ideal.

Sangat Berkualitas

Gazzetta Dello Sport mengklaim bahwa Zinedine Zidane merupakan sosok pelatih yang sanga berkualitas dalam memimpin sebuah tim.

Terbukti bahwa pelatih asal Prancis itu telah memberikan segalanya bagi Real Madrid. Tercatat bahwa pelatih berkepala plontos itu sukses memberikan 2 gelar juara La Liga dan 3 trofi Liga Champions terhadap Los Galacticos.

Tentunya CV Zidane yang memuaskan itu sangat mapan untuk menukangi Juventus di musim depan. Karena Ia bisa merubah permainan Juve pasca memimpin jalannya laga di tepi lapangan.

Bakal Terjadi

Laporan tersebut juga menambahkan bahwa kepindahan Zinedine Zidane pasti bakal terjadi. Sebab pelatih 48 tahun itu merupakan alumni playmaker Bianconeri pada eranya.

Pastinya Ia sangat tahu betul seluk – beluk permainan Si Nyonya Tua. Apalagi dalam skuad utama Juve telah hadir mantan pemain terbaiknya selama di Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

Hal itu akan membuatnya semakin mudah untuk pindah ke Turin di akhir musim nanti.

PR Terberat

Saat ini Zinedine Zidane tengah dihadapkan dengan sejumlah PR terberat. Dimana manajemen El Real akan mempertahankannya jikalau dirinya sanggup memberikan trofi di musim ini.

Di satu sisi, berbagai gosip telah beredar bahwa pihak klub telah mengincar pelatih Jerman, Joachim Loew.

Tentunya Zidane akan mendapatkan dua kabar baik dan buruk. Kabar baiknya Ia akan bertahan jika berhasil mempersembahkan gelar. Dan buruknya Ia akan keluar dari Santiago Bernabeu.

Mengejutkan, Antonio Conte Berada di Ambang Pintu Keluar Inter Milan

BabakTambahan – Publik sepak bola tahu bahwa Antonio Conte merupakan salah satu pelatih top yang dimiliki Inter Milan saat ini. Akan tetapi masa baktinya bersama Nerazzurri bakal berakhir cepat di akhir musim nanti.

Sejatinya Antonio Conte meneken kontrak bersama Inter sejak musim 2019 silam. Kepiawaian pelatih 51 tahun itu mampu mengembalikan masa – masa kejayaan klub yang telah hilang.

Di musim lalu, Antonio Conte sukses membawa timnya menjadi rival terbesar Juventus. Namun sayangnya mereka tidak mampu mempersembahkan gelar juara.

Meski begitu, Inter makin tampil moncer di musim ini. Sempat mengalami beberapa rintangan besar yang pada akhirnya terlempar dari 4 besar klasemen. Namun sejak Januari 2021, pelatih asal Italia itu mampu membawa timnya memuncaki klasemen dan nyaris tidak terkejar oleh para pesaingnya.

Kontradiktif Tentang Transfer Pemain

Musim ini merupakan momen spesial bagi Antonio Conte. Pasalnya, timnya telah bersiap untuk meraih gelar Scudetto musim 2020-2021. Namun Kebersamaannya dengan Nerazzurri dirumorkan tak kan bertahan lama.

Sejauh ini eks pelatih Chelsea itu terlalu sering mengalami masalah kontradiksi dengan pihak manajemen. Terutama dalam hal transfer pemain. Terbukti bahwa dirinya jarang mendapatkan kepuasan dalam menghadirkan pemain baru.

Faktanya, Christian Eriksen dan Ivan Perisic masih tetap dipertahankan. Padahal seharusnya kedua pemain tersebut bisa dibilang tidak layak berseragam Inter.

Saat ini kondisi keuangan pihak klub sangat bermasalah. Dan kemungkinan besar mereka tidak akan belanja pemain saat bursa transfer musim panas nanti dibuka.

Kejadian yang Sama

Seperti diketahui bahwa Antonio Conte telah mengalami kejadian tersebut semasa menukangi Juventus. Pada akhirnya, Ia bertekad untuk keluar dari Allianz Stadium dan direkrut Chelsea.

Menurut laporan Tuttosport, Conte memiliki alasan yang cukup kuat mengapa dirinya tidak pantas lagi bersama Bianconeri. Sebab Si Nyonya Tua sering mengecewakan dirinya pada jendela transfer.

Ia sangat menyayangkan apabila kejadian serupa terulang kembali di musim depan. Jika itu terjadi, maka Ia pun tak kan mau memperpanjang kontrak bersama Inter.

Di sisi lain, telah muncul beberapa tim top Eropa yang siap mengamankan jasanya. Mereka adalah Tottenham Hotspur dan Manchester United.