Raheem Sterling Akhiri Paceklik Gol, Gareth Southgate: Dia Tak Percaya Kutukan!

BabakTambahan – Pada Matchday pertama Grup D EURO 2020, Inggris sukses mencuri kemenangan tipis 1 – 0 saat menjamu Kroasia di Wembley Stadium, Minggu (13/06/2021). Gol tunggal The Three Lions dicetak oleh Raheem Sterling.

Gol tersebut menjadi pembeda bagi pelatih Gareth Southgate. Pasalnya Raheem Sterling kerap mendapatkan kritikan pedas lantaran mengalami masa – masa sulit di pentas internasional sebelumnya.

Namun sang manager membela Raheem Sterling bahwa dirinya sama sekali tidak percaya kutukan. Beberapa publik sempat meragukan kemampuannya di Timnas Inggris. Hal tersebut mungkin tak sebanding saat bermain bersama Manchester City.

Namun pada laga tersebut, pria 26 tahun menjawab tantangan terbesarnya untuk membawa timnya meraih 3 angka.

Tak Ada Kutukan

Southgate menyebut bahwa anggapan publik terhadap Raheem Sterling terlalu berlebihan. Padahal banyak Striker yang jarang mencetak gol namun mampu menjadi pembeda di setiap pertandingan.

Penyerang Manchester City itu sangat tidak percaya kutukan yang menaunginya. Karena sebelumnya, Ia pun selalu memberikan yang terbaik untuk tim. Hanya saja anggapan negatif berdatangan dan menganggap bahwa tugas utama Striker adalah mencetak gol.

“Dalam hal ini, saya tidak terlalu setuju dengan anggapan itu. Semua pemain pasti tidak mempercayai adanya kutukan soal mencetak gol. Karena yang terpenting bagi tim sepak bola adalah mendapatkan kemenangan dan 3 angka,” seru Southgate.

“Dia bermain dengan sangat bagus. Kami rasa golnya terlahir berkat kemampuannya bukan dari akhir masa kutukan,” tandasnya.

Sangat Solid

Permainan Inggris sejak awal babak pertama terlihat sangat solid. Terbukti bahwa mereka jarang kehilangan bola meskipun harus bermain imbang hingga turun minum.

Di pertengahan babak kedua, Raheem Sterling pun menunjukkan kualitasnya sebagai seorang Striker. Ia mampu mengelabui Jan Oblak sebelum akhirnya melakukan selebrasi gol di pentas tersebut.

“Tak hanya Sterling, pemain lain pun juga berkontribusi besar terhadap kemenangan ini. Kami rasa bukan waktu yang tepat untuk membahas kutukan,” ucap Southgate.

“Di laga mendatang, kami harus menghadapi 2 tim lagi untuk mengamankan 3 angka. Dan kami akan berupaya keras untuk meraihnya,” tutupnya.

Sukses Dapatkan 3 Poin Perdana, Roberto Mancini: Kini Italia Lebih Ganas!

BabakTambahan – Dalam laga awal EURO 2020, grup A telah menampilkan laga perdana antara Italia vs Turki di Stadio Olimpico, Sabtu (12/06/2021). Pasukan Roberto Mancini sukses mengamankan 3 poin krusial pada laga itu.

Roberto Mancini meyakini bahwa timnya mampu menang mudah sebelum laga dimulai. Namun di babak pertama, keduanya masih belum memecah kebuntuan.

Gol yang ditunggu – tunggu pun hadir pada menit ke-52. Tim besutan Roberto Mancini sukses mencuri gol pertama berkat gol bunuh diri Merih Demiral. Kemudian Ciro Immobile menambah kedudukan di menit ke-65. Dan gol terakhir Gli Azzurri ditutup oleh Lorenzo Insigne 12 menit berselang.

Pelatih 56 tahun itu kehabisan kata – kata melihat anak asuhnya tampil ganas di babak kedua. Ia pun langsung memberikan komentar bahwa Italia merupakan lawan terkuat di pentas international.

Sudah Banyak Perubahan

Tak hanya mampu mendapatkan kemenangan krusial. Kini Roberto Mancini telah memoles Timnas Italia menjadi lebih tangguh dan ganas. Hal tersebut terlihat bahwa Gli Azzuri sudah banyak mengalami perubahan yang sangat signifikan.

Sang kapten tim, Giorgio Chiellini telah menampilkan performa terbaiknya walau usianya tak muda lagi. Rekan – rekan setimnya pun sangat nyaman memerankan setiap posisinya hingga memberikan permainan yang menghibur.

Di Piala Dunia 2018 silam, Italia yang sukses meraih juara dunia tak berkutik di fase grup. Namun kini, pelatih asal Italia itu bakal menjamin bahwa pasukannya siap tempur hingga menembus partai final.

Tampil Percaya Diri

Roberto Mancini menegaskan, timnya saat ini siap tampil percaya diri. Hal tersebut menarik decak kagum legenda Manchester City, Micah Richards. Ia memberi tanggapan bahwa pelatih tersebut bakal jadi dalang kesuksesan tim di pentas EURO 2020.

“Beberapa tim pasti berjuang keras sejak laga pertama. Namun Mancini telah memberikan gebrakan yang luar biasa,” tegas Richards kepada BBC Radio 5 Live.

“Saya rasa semua pihak pantas mendapatkan pujian. Karena saat ini, Italia bukan lagi tim lemah. Dan saya yakin bahwa mereka pun bakal mampu mempersembahkan trofi,” tutupnya.

Saingi Inter Milan dan Juventus, Barcelona Segera Rampungkan Transfer Memphis Depay

BabakTambahan – Salah satu raksasa Spanyol, Barcelona tak ingin kalah saing dengan Inter Milan dan Juventus untuk mendapatkan jasa Winger Lyon, Memphis Depay.

Kabarnya Barcelona telah memasukkan nama Memphis Depay ke dalam daftar belanja di musim panas kali ini. Walau begitu, rencana El Barca untuk mendaratkan pemain 27 tahun tak kan berjalan mudah. Pasalnya duo raksasa Italia tersebut juga telah berniat untuk meminangnya.

Di musim lalu, Memphis Depay sempat masuk agenda Barcelona. Akan tetapi, kondisi finansial klub pada saat itu menjadi kendala utama. Dan di musim ini, Blaugrana dinilai cukup memiliki dana lantaran kedatangan Presiden Baru, Joan Laporta.

Sangat Percaya Diri

Barcelona tak peduli seberapa besar kekuatan dana yang dimiliki Inter dan Juventus untuk menarik Memphis Depay. Karena pihak klub sangat percaya diri bisa memikatnya secara mudah.

Seperti diketahui, kontrak penyerang asal Belanda itu akan habis di akhir Juni mendatang. Dan itu artinya kesempatan Los Azulgrana untuk merampungkan proses transfer jadi lebih cepat.

Menurut kabar Mundo Deportivo, tim scout Barcelona telah melakukan pertemuan intern dengan agen sang pemain. Kabarnya mereka tinggal menyepakati kontrak kerja untuk ke depannya.

Tak Ingin Seperti Wijnaldum

Berkaca dari kegagalan sebelumnya, Barcelona seharusnya sukses mendapatkan Playmaker Liverpool, Georginio Wijnaldum.

Akan tetapi, mereka kalah saing dengan PSG yang pada saat itu bergerak lebih cepat. Meresmikan Memphis Depay merupakan target utama pihak klub setelah mendapatkan 4 pemain baru.

Pelatih Ronald Koeman akan ditunjuk sebagai dalang kehadiran pemain tersebut. Karena keduanya pernah menjalin hubungan kerja sama dengan Timnas Belanda.

Janjikan Posisi Utama

Di satu sisi, Barcelona telah menjanjikan posisi utama jika Depay mau memutuskan untuk bermain di Camp Nou.

Karena saat ini, pihak klub telah berencana untuk melego sejumlah pemain bintangnya. Nama Sergio Busquets yang merupakan pemain penting pun bakal segera dilepas.

Kondisi ini sedikit memungkinkan Depay untuk mendapatkan jam bermain lebih banyak dari pada berlabuh di pentas Serie A.

Terlilit Hutang, Barcelona Bakal Jual 16 Pilar Terbaiknya!

BabakTambahan – Kondisi finansial Barcelona saat ini bisa dibilang makin parah. Kabarnya, raksasa La Liga itu bakal menjual 16 pilar terbaiknya di bursa transfer musim ini.

Seperti diketahui, hutang Barcelona boleh dibilang makin menumpuk. El Barca diyakini akan merombak total skuad utama demi menstabilkan krisis keuangan tersebut.

Menurut laporan Goal, Barcelona terlilit hutang mencapai 862 Juta Pounds atau setara 17,3 Triliun Rupiah. Kondisi itu mulai tercium sejak awal pandemi COVID-19. Kemudian gaji para pemain yang melebihi batas anggaran.

Keadaan itu memaksa klub untuk tidak terlalu boros dalam belanja pemain di jendela transfer. Faktanya mereka berhasil mengangkut 2 pemain baru tanpa biaya apapun alias Free Transfer.

Amankan 5 Pemain Inti

Berita ini merupakan pukulan telak bagi para fans Barcelona. Karena kondisi tersebut belum pernah terjadi di era sebelumnya.

Laporan tersebut meyakini bahwa Blaugrana telah memikirkan keputusan yang matang untuk menjual 16 pemain terbaiknya. Beberapa nama tersebut didominasi oleh pemain veteran.

Saat ini, Presiden klub Joan Laporta telah memiliki daftar jual pemain. Namun Ia masih mengamankan 5 pemain inti yang diyakini bisa mempertahankan status kejayaan klub.

Kelima pemain itu adalah Lionel Messi, Frenkie de Jong, Pedri, Ansu Fati dan Ronald Araujo. Sejatinya Messi sudah tak muda lagi, namun kehadiran sang kapten di skuad utama sangat penting.

Apalagi saat ini La Pulga kedatangan rekan abadinya di Timnas Argentina, Sergio Aguero. Tentunya pihak klub tak ingin ambil resiko dengan melepasnya.

16 Pemain yang Bakal Keluar

Laporan tersebut juga menambahkan beberapa pemain lain yang juga bakal meninggalkan Barcelona. Di antaranya adalah Samuel Umtiti, Miralem Pjanic dan Philippe Coutinho. Ketiganya masih belum mendapatkan negosiasi kontrak baru.

Beberapa pemain lainnya yang telah direncanakan untuk keluar dari Camp Nou yaitu Matheus Fernandes, Martin Braithwaite, Riqui Puig dan Junior Firpo. Mereka merupakan pemain muda yang kurang mampu memberikan performa sesuai ekspektasi klub.

Dan pemain senior yang jelas akan didepak adalah Antoine Griezmann, Clement Lenglet, Sergi Roberto, Jordi Alba, Sergio Busquets, Francisco Trincao, Gerard Pique, Sergino Dest dan Ousmane Dembele.

Sebetulnya mereka bisa bertahan asal bersedia untuk menerima potongan gaji di musim berikutnya.

Nasib Buruk Donny van de Beek: Merana di MU dan Absen di EURO 2020

BabakTambahan – Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, ini mungkin ungkapan yang tepat untuk menggambarkan situasi pemain Manchester United, Donny van de Beek. Pasalnya Ia harus kehilangan masa depannya sejak gabung The Red Devils musim 2020-2021.

Bersama Setan Merah, Donny van de Beek gagal bersinar. Sehingga pemain 24 tahun itu harus puas memanaskan bangku cadangan.

Di sisi lain, Federasi Sepak Bola Belanda baru – baru ini mengabarkan bahwa Donny van de Beek terpaksa dicoret dalam skuad utama Orange dalam pentas EURO 2020 lantaran terkapar cedera.

Kabar tersebut merupakan nasib terburuk bagi sang gelandang. Karena Liga Negara tersebut akan segera dimulai. Namun eks pemain Ajax Amsterdam itu harus rela mengubur mimpinya untuk berlaga di pentas 4 tahunan sekali.

Gagal Curi Hati Ole Gunnar Solskjaer

Sejak didatangkan dari Ajax musim lalu, permainan Donny van de Beek boleh jadi cukup memuaskan. Namun beberapa laga kemudian, Ia kesulitan untuk beradaptasi. Sehingga pelatih Ole Gunnar Solskjaer terpaksa memasukkannya ke dalam daftar pemain cadangan.

Van de Beek gagal bersaing dengan gelandang top seperti Paul Pogba dan Bruno Fernandes. Beberapa publik menilai bahwa Ia berada di klub yang salah.

Seperti diketahui, pria asal Belanda itu mencatatkan 36 laga di semua ajang kompetisi dan hanya mengemas 1 gol. Secara keseluruhan, Ia pun hanya memainkan 1.456 menit di Old Trafford.

Itu artinya sang pemain hanya bermain sebagai pemain pengganti bahkan ditarik keluar sebagai laga usai.

Selamat Tinggal EURO 2020

Musim 2020-2021 bukan momen terbaik Donny van de Beek bersama Manchester United. Sejatinya Ia memiliki kesempatan untuk unjuk gigi di pentas internasional.

Akan tetapi, kasus cedera tersebut memaksa dirinya untuk berucap selamat tinggal pada laga EURO 2020. Artinya karir sang pemain untuk ke depannya pun mulai surut.

Walau begitu, pelatih Timnas Belanda Frank De Boer masih belum memasukkan pengganti van de Beek. Diketahui bahwa Orange hanya berangkat dengan membawa 25 pemain pada fase Grup C melawan Ukraina, Senin (14/06/2021).

Tikung Manchester United, Pep Guardiola Amankan Jasa Harry Kane dan Jack Grealish

BabakTambahan – Sang kampiun EPL, Manchester City tampak agresif dalam bursa transfer musim ini. Pelatih Pep Guardiola dilaporkan tengah berupaya untuk mengamankan dua pemain incaran Manchester United.

Jika ditelisik lebih dalam, Pep Guardiola mewarisi para pemain hebat di berbagai sektor. Tak hanya itu, pelatih asal Spanyol itu pun juga memiliki skuad cadangan yang mumpuni.

Terbukti bahwa Pep Guardiola sukses mengawinkan gelar Carabao Cup dan English Premier League musim 2020-2021. Namun dirinya tetap ngotot ingin memperkuat timnya dengan memasukkan nama pemain bintang.

ESPN melaporkan bahwa The Citizens ingin seperti tim lain yang selalu nyaman saat menikmati skuad lengkap. Namun eks pemain Barcelona itu tengah menyiapkan dua pemain baru yang wajib diangkut ke Etihad Stadium, mereka adalah;

Harry Kane

Seluruh publik sepak bola pun tahu bahwa penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane telah menjadi incaran lama Manchester United sejak musim lalu.

Namun Pep Guardiola sangat menginginkannya sebagai pengganti Sergio Aguero yang telah bergabung Barcelona pekan lalu.

Potensi Manchester City untuk mengamankan jasa Kane semakin terbuka lebar. Kabarnya Striker asal Inggris itu enggan memperpanjang kontrak dan ingin mencari klub yang mambu memberikan gelar bergengsi.

Apalagi saat ini Manchester Biru telah memiliki kucuran dana besar. Tentunya mereka mampu mengalahkan The Red Devils demi mendapatkan Kane.

Jack Grealish

Manchester United telah memasang minat yang cukup kuat terhadap gelandang serang Aston Villa, Jack Grealish. Kabarnya mereka telah melakukan pertemuan dengan sang agen beberapa waktu lalu.

Melihat situasi itu, Pep Guardiola pun langsung terjun untuk merayu sang pemain agar singgah di Etihad Stadium. Sebab playmaker 25 tahun itu akan diplot sebagai penerus Fernandinho.

Pemain asal Argentina itu memiliki gaya main yang cocok dengan sang pelatih. Maka tak heran jika pihak klub rela mengeluarkan dana transfer sekitar 100 Juta Euro untuk meminangnya.

Kepindahan Grealish ke Manchester City terlihat sangat berpeluang. Sebab Ia tidak masih belum mendapatkan kontrak baru dengan The Lions.

Butuh Sosok Veteran, Didier Deschamps Panggil Karim Benzema

BabakTambahan – Sebuah kabar baik datang dari Timnas Prancis. Dimana pelatih Didier Deschamps memanggil Karim Benzema sebagai sosok veteran untuk koleganya.

Seperti diketahui, laga EURO 2020 hanya menghitung hari lagi. Karim Benzema yang merupakan monster terbaik Eropa mendapatkan dukungan penuh dari rekan setimnya, Olivier Giroud.

Giroud pun tampak bangga mengetahui keputusan sang pelatih. Sebab sebelumnya, Karim Benzema telah lama absen dari skuad utama Les Bleus.

Namun kini, pemain 33 tahun itu dipercaya untuk memberikan sentuhan magis seperti yang didapatkannya selama bermain di Real Madrid.

Keputusan yang Mengejutkan

Beberapa publik pun meyakini bahwa Karim Benzema tak kan pernah tampil dalam laga akbar 4 tahunan tersebut. Namun sang pelatih memiliki keinginan untuk mewariskan yang dimilikinya terhadap para pemain junior.

Striker El Real itu sangat piawai dalam duel satu lawan satu dan segala tantangan. Kesuksesannya bersama Los Blancos pun tidak perlu diragukan lagi.

Deschamps yang melihat hal tersebut langsung memanggilnya agar Prancis kembali berjaya seperti memenangkan Piala Dunia 2018.

Dapat Dukungan Penuh

Olivier Giroud memang bukan pemain muda, melainkan termasuk Striker senior. Namun Ia telah mendukung keputusan pelatih dengan mempercayakan barisan depan pada Karim Benzema.

Sejatinya keduanya sempat terlibat konflik hingga menyebabkan Benzema terlempar dari skuad utama. Namun kini, penyerang Chelsea itu pun bersiap untuk memandu serangan demi kepentingan tim.

“Saya pun tidak keberatan jika Benzema menjadi pilihan utama. Karena bagi saya, yang terpenting adalah prestasi tim,” tegas Giroud seperti dilaporkan Goal.

Tantang Balapan Gokart

Giroud pun tak segan – segan melayangkan tantangan terhadap Benzema jika dirinya bisa mengantarkan Prancis menjuarai EURO 2020.

Kabarnya mereka berdua akan terjun ke arena Gokart apabila piala tersebut tiba di markas kebesaran Prancis.

“Saya pun melupakan masalah yang terjadi. Karena itu sudah berlangsung lama. Dan kini, saya hanya ingin menikmati pentas pertandingan tanpa menuai banyak konflik,” ucap Giroud.

“Apa yang menjadi keputusan pelatih sangat mutlak. Jadi saya hanya ingin memberikan yang terbaik seperti ekspektasi tim dan fans,” tutupnya.

Pekan Depan, Memphis Depay Bakal Mendarat di Barcelona

BabakTambahan – Raksasa La Liga, Barcelona akan segera meresmikan rekrutan terbaru mereka pekan depan. Kabarnya El Barca telah mencapai kesepakatan final dengan Lyon untuk memboyong Memphis Depay.

Pergerakan Barcelona di jendela transfer musim ini terbilang sangat cepat dan agresif. Terbukti bahwa sebelum mereka mencantumkan nama Memphis Depay, telah ada 3 pemain baru yang resmi tiba di Camp Nou, mereka adalah Emerson Royal, Eric Garcia dan Sergio Aguero.

Menurut laporan Sport, Blaugrana hanya menunggu hari untuk segera memperkenalkan Memphis Depay. Karena sejatinya mereka telah menunggu keputusan itu sejak musim lalu.

Target Lama

Kabar tersebut melaporkan bahwa Memphis Depay merupakan target lama Barcelona. Hal itu terbukti pada saat bursa transfer musim lalu dibuka, pelatih Ronald Koeman telah melayangkan tawaran terhadap Les Gones. Namun mereka masih mengikat sang Winger dengan berbagai alasan.

Sang pelatih yang merupakan rekan setim Depay di Timnas Belgia pun sangat tahu bagaimana dirinya bermain dalam berbagai macam kondisi dan tekanan. Maka tak heran jika Depay bisa lolos begitu saja untuk bergabung Barcelona musim depan.

Tinggal Menghitung Hari

Menurut laporan lain, acara perkenalan Memphis Depay hanya tinggal menghitung hari. Itu karena progress negosiasi antara kedua klub telah mencapai 90 %.

Mereka telah menyepakati kontrak berdurasi panjang terhadap sang pemain. Namun hingga kini masih belum ada kejelasan soal mahar transfer.

Walau begitu pria 27 tahun itu siap menjadi pelayanan Lionel Messi dan Sergio Aguero di barisan depan.

Tunggu Rekan Baru

Berdasarkan laporan Bola.net, beberapa hari lagi Depay akan tiba di Camp Nou untuk menjalankan tes medis. Kemudian eks pemain Manchester United itu akan menandatangani kontrak secara resmi.

Di satu sisi, Barcelona juga ingin mendatangkan rekan abadinya di Timnas Belanda, Georginio Wijnaldum. Sebab pemain Liverpool itu masih belum meresmikan perpanjangan kontrak di Anfield Stadium.

Terlepas dari itu, Wijnaldum juga sempat masuk radar transfer Barca di musim lalu. Namun pihak klub gagal mendatangkannya lantaran terbentur kondisi keuangan.

Cuci Gudang, Mikel Arteta Rombak Total Skuad Arsenal!

BabakTambahan – Salah satu tim terbaik English Premier League, Arsenal akan disibukkan pada jendela transfer. Sang pelatih utama, Mikel Arteta bakal merombak total skuad terbaik untuk mengarungi musim depan.

Sebelumnya proyek Mikel Arteta tidak berjalan mulus. Sebab dirinya hanya meneruskan rancangan skuad yang dibangun Unai Emery. Namun kini, pelatih 39 tahun itu diberi kepercayaan penuh untuk membangun tim berdasarkan filosofinya.

Musim lalu bukan merupakan panggung terbaik bagi Arsenal. Terbukti bahwa Mikel Arteta gagal mempersembahkan yang terbaik. The Gunners hanya mampu finish di posisi ke-8. Dan itu merupakan pertama kalinya dalam sejarah klub sejak tahun 1995. Dengan ini, mereka tidak tampil di pentas Eropa.

Pelatih asal Spanyol itu pun kerap mendapatkan tantangan terbesar untuk menyusun mega proyek klub. Pada akhirnya Ia memutuskan untuk melepas para pemainnya dan memasukkan wajah baru.

Mega Proyek Arteta

The Guardian melaporkan bahwa Mikel Arteta telah memiliki mega proyek yang dinilai cukup serius. Kabarnya Ia akan melego 10 pemain inti, termasuk David Luiz.

Kepergian Luiz memang tidak asing lagi di sejumlah media. Sebab pilar terbaik asal Brazil itu belum mendapatkan sodoran kontrak anyar.

Sementara pemain lainnya yang bakal meninggalkan Emirates Stadium yaitu Alexandre Lacazette, Granit Xhaka dan Hector Bellerin.

6 pemain lainnya masih belum tercium. Namun beberapa hari mendatang sang pelatih akan merilis daftar jual pemain baik sesuai harga jual hingga berstatus free transfer.

Ingin Datangkan Dembele

Lacazette yang mengalami penurunan performa sejak beberapa bulan terakhir menjadi PR terbesar Mikel Arteta. Sang pelatih tidak ingin memainkan Striker yang tak mampu memberikan dampak besar terhadap klub.

Laporan tersebut juga menyebut bahwa masa bakti Lacazette memang akan berakhir dalam hitungan hari. Ironisnya, pihak klub tidak melayangkan perpanjangan kontrak.

Arteta ingin sekali memboyong Striker Lyon, Moussa Dembele untuk menggantikan peran Lacazette. Ia menilai bahwa sang Striker memiliki kemampuan di atas rata – rata dan mampu bermain di bawah tekanan.

Kabarnya untuk mendapatkan pemain pinjaman Atletico Madrid itu tampak mudah. Sebab Los Colchoneros telah memiliki predator terbaik sekelas Luis Suarez.

Ada Gianluigi Donnarumma, Posisi Wojciech Szczesny Makin Terancam

BabakTambahan – Bursa transfer musim panas baru saja dimulai. Juventus bersiap untuk mendapatkan tanda tangan kiper nomor 1 AC Milan, Gianluigi Donnarumma.

Sejatinya Gianluigi Donnarumma acap kali menjadi buah bibir sejumlah media Italia tentang kabar kepergiannya sejak beberapa musim lalu. Namun kiper 22 tahun itu merasa nyaman saat mengawal mistar gawang di San Siro.

Namun belakangan ini, Gianluigi Donnarumma enggan untuk meneken kontrak baru. Itu karena sang agen, Mino Raiola telah melakukan proses negosiasi dengan Juventus.

Kedatangan sang kiper bakal mengancam posisi Wojciech Szczesny. Pastinya kiper asal Polandia itu tak kan pernah mendapatkan posisi utama. Selain usianya yang tak muda lagi, pihak klub ingin mendapatkan pengganti yang lebih baik darinya.

Sosok Kiper Terbaik

Sebelumnya, Juventus telah mengumumkan Massimiliano Allegri sebagai pelatih baru. Beberapa hari kemudian, nama Gianluigi Donnarumma telah santer dikabarkan bakal tiba di Turin dalam waktu dekat.

Bianconeri menilai bahwa ada kecocokan antara keduanya saat berada di lapangan. Donnarumma merupakan sosok kiper terbaik yang sangat alot dikeluarkan Milan. Namun adanya Allegri akan membuat kendala tersebut jadi lebih mudah.

Sementara Szczesny yang harus bersaing dengan Gianluigi Buffon malah akan mendapatkan kesialan jika Donnarumma resmi sebagai kiper baru.

Eks kiper Arsenal itu diyakini bakal bereuni dengan klub lamanya, AS Roma untuk mendapatkan sentuhan strategi Jose Mourinho.

Tak Kan Berjalan Sulit

Mendatangkan Gianluigi Donnarumma memang menjadi masalah utama bagi Bianconeri. Namun lantaran sang kiper ingin segera hengkang dari San Siro, proses negosiasi itu tak kan berjalan sulit.

Menurut kabar yang beredar, kesepakatan antara Juve dang sang kiper hampir mencapai titik final. Sejumlah Tifosi Si Nyonya Tua pun sangat tidak sabar untuk melihat kepiawaiannya mengawal barisan belakang tim kesayangannya.

Roma yang sudah kehilangan Allison Becker masih belum menemukan pengganti yang tepat. Szczesny yang bakal pulang ke Olimpico akan mendapatkan kepercayaan Mourinho.

Di tambah lagi mereka akan segera mengeluarkan Cristiano Ronaldo yang sudah tidak nyaman di Juventus. Sepertinya progress transfer market kali ini akan sangat seru.

Eric Garcia Resmi Jadi Pembelian Kedua Barcelona

BabakTambahan – Raksasa Spanyol, Barcelona telah resmi mempermanenkan eks pemain Manchester City, Eric Garcia, Selasa (01/06/2021).

Sebelumnya, Tim Catalan itu juga mendatangkan Sergio Aguero yang juga merupakan pemain andalan The Citizens. Uniknya, El Barca tidak mengeluarkan biaya apa pun saat mendatangkan kedua bintang tersebut.

Sejatinya, Eric Garcia merupakan jebolan akademi Barcelona. Namun pada musim 2017 silam, pemain asal Spanyol itu gabung Manchester City untuk mendapatkan pengalaman baru. Tentunya pria 20 tahun sangat mengenal karakter permainan Blaugrana.

Kontrak Jangka Panjang

Barcelona telah mengajukan rencana kepulangan Eric Garcia sejak musim lalu. Namun mereka masih belum memiliki cukup dana untuk menebusnya dari Etihad Stadium.

Dan di awal pembukaan jendela transfer musim panas, City pun mengeluarkannya dengan status Free Transfer. Sang pemain pun langsung mendapatkan kontrak jangka panjang di Camp Nou. Tercatat bahwa Ia akan diikat kontrak hingga musim 2025-2026.

Menurut laporan media Spanyol, Garcia akan tiba di markas kebesaran Barcelona awal Juli mendatang.

Calon Kapten Masa Depan

Sejak bergabung dengan akademi La Masia, Eric Garcia mendapatkan kepercayaan pelatih untuk memimpin rekan – rekan setimnya.

Pada eranya, Garcia mengemban tugas sebagai kapten dan selalu memilih nomor punggung 3. Dirinya sangat ingin menjadi penerus Javier Mascherano, Carles Puyol dan Gerrard Pique.

Garcia pun juga menjadi kapten Timnas Spanyol dalam kelompok usia U-16, U-17 hingga U-21. Beberapa media meyakini bahwa Ia merupakan calon kapten masa depan Barcelona.

Euro 2020 Jadi Ajang Pembuktian

Bersama Manchester City, Eric Garcia tidak banyak memiliki jam bermain lantaran mengalami rentetan cedera. Di musim 2020-2021, Ia hanya turun 6 laga di pentas Liga Inggris.

Walau begitu, pelatih Timnas Spanyol Luis Enrique telah memasukkan namanya ke dalam skuad utama dalam gelaran EURO 2020 mendatang.

Laga akbar 4 tahunan sekali itu akan menjadi ajang pembuktian kualitasnya sebagai pemain profesional. Kabarnya Ia berhasil mengkudeta posisi Sergio Ramos sebagai beka tengah.

Manajemen El Barca pun meyakini bahwa dirinya mampu memberikan yang terbaik untuk Timnas dan klub.

Dapat Ijin Resmi Polri, Shopee Liga 1 dan Liga 2 Akan Segera Bergulir

BabakTambahan – Publik sepak bola Indonesia tak kan lagi menunggu lama menikmati atmosfir pertandingan Shopee Liga 1 dan Liga 2. Sejatinya, kompetisi tersebut telah mendapatkan perizinan resmi dari Polri.

Berdasarkan pernyataan resmi Kapolri, Listyio Sigit Prabowo, perizinan pentas Shopee Liga 1 dan Liga 2 telah diputuskan di Mabes Polri, Jakarta pada hari Senin (31/05/2021).

Kapolri menyebut bahwa Shopee Liga 1 boleh diselenggarakan asalkan mengikuti semua ketentuan yang berlaku, salah satunya menerapkan protokol kesehatan.

Beberapa waktu lalu, Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali mengadakan pertemuan secara intern dengan Kapolri. Keduanya pun menyepakati bergulirnya kompetisi tersebut setelah memikirkan berbagai aspek penting baik dalam hingga luar lapangan.

Berkaca Dari Piala Menpora 2021

Kapolri menyinggung kejadian yang merugikan berbagai pihak dalam gelaran Piala Menpora 2021. Dimana saat itu Persija Jakarta keluar sebagai juara setelah mengalahkan Persib Bandung dengan agregat 4 – 1.

Para pendukung Mayan Kemayoran meramaikan aksi konvoi di sepanjang jalan Ibu Kota pasca kemenangan tim andalannya. Sementara suporter Maung Bandung melakukan tindakan kriminal terhadap sejumlah fasilitas umum lantaran timnya tidak mampu pulang dengan membawa trofi.

Berkaca dari peristiwa itu, Listyio tidak ingin kejadian yang sama menimpa Shopee Liga 1 dan Liga 2. Karena hal itu akan berdampak buruk pada kelangsungan kompetisi untuk ke depannya.

“Kami rasa pihak panitia telah melakukan tugasnya dengan sangat baik. Namun kami tidak menyangka bahwa peristiwa itu semakin memicu penyebaran COVID-19,” kata Listyio.

Terbit Mulai Juli

Setelah menjalankan berbagai keputusan, pada akhirnya Kapolri menetapkan bahwa Shopee Liga 1 akan berlangsung mulai Sabtu (10/07/2021). Sementara Liga 2 akan menjalankan Kick-Off pada 24 Juli 2021.

Menurut keterangan terbaru, divisi utama hanya akan berlaga di Pula Jawa untuk mengantisipasi terjadinya serangan COVID-19 susulan.

Sedangkan divisi kedua akan selalu berpindah lokasi berdasarkan situasi terbaru. Kedua divisi tersebut akan menggunakan format gelembung.

Di sisi lain, hasil rapat darurat Exco PSSI menyatakan bahwa mereka masih menerapkan sistem promosi dan degradasi.

Gagal Persembahkan Trofi UCL, Pep Guardiola: Jalan Masih Panjang!

BabakTambahan – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyebut bahwa tim besutannya sudah memberikan yang terbaik dalam partai final UCL. Meskipun mereka tidak mampu memulangkan trofi Si Kuping Besar, setidaknya kekalahan mereka cukup wajar.

Pep Guardiola gagal mempersembahkan trofi UCL lantaran kandas di tangan Chelsea dengan skor 0 – 1 di Estadio do Dragao, Minggu (30/05/2021).

Sejatinya pasukan Pep Guardiola telah mendominasi permainan sejak awal babak pertama. Namun mereka kurang beruntung lantaran barisan belakang The Blues sangat solid dan sulit ditembus.

Petaka mereka datang pada penghujung babak pertama. Dimana Kai Havertz sukses menyarangkan gol kemenangan bagi timnya. Dan gol tersebut tetap bertahan hingga akhir pertandingan.

Jalan Masih Panjang

Usai laga, Pep Guardiola pun berkomentar bahwa perjalanan Manchester City masih sangat panjang. Faktanya, The Citizens berhasil menembus babak final untuk kali pertamanya.

Sebelumnya, mereka sering terhenti di babak 16 besar dan yang teranyar semi final. Namun kedatangan pelatih 50 tahun itu benar – benar memberikan angin segar.

“Kami pun senang bisa berada di puncak pertandingan. Meskipun hasil yang didapatkan tidak sesuai. Namun apa yang kami raih merupakan suatu kebanggaan,” kata Guardiola.

“Chelsea bermain dengan sangat bagus. Sementara kami pun gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas. Begitulah sepak bola. Kami pun tak mau putus asa, karena masih banyak kesempatan di musim berikutnya,” sambungnya.

Melebihi Batas Maksimal

Pep Guardiola menyadari bahwa timnya kerap mendapatkan kritikan yang beragam pasca gagal di pentas Eropa. Akan tetapi, timnya telah melebihi batas maksimal sejak musim ini.

Sejatinya mereka telah memenangkan trofi English Premier League dan Carabao Cup. Sebelumnya mereka diyakini akan meraih Treble Winners musim 2020-2021. Namun kekalahan atas Chelsea memaksa mereka harus puas dengan raihan 2 gelar.

“Tidak mudah berada di partai puncak. Sebab ini merupakan pengalaman kami di pentas penuh drama. Namun kami layak mendapatkan apresiasi, karena tidak semua tim mampu menembus laga terakhir Liga Champions,” seru Guardiola.

“Saat ini kami hanya ingin menikmati liburan musim panas. Karena berikutnya masih banyak target lain yang menunggu saat dimulainya musim 2021-2022,” tutupnya.

Inter Milan Pilih Simone Inzaghi Untuk Gantikan Antonio Conte

BabakTambahan – Sang juara Liga Italia Serie A, Inter Milan rupanya telah menemukan pengganti yang paling tepat di kursi kepelatihan. Simone Inzaghi dinilai sangat cocok untuk meneruskan perjuangan Antonio Conte di musim depan.

Menurut beberapa media Italia, Simone Inzaghi telah mencapai kata sepakat dengan Nerazzurri terkait negosiasi kontrak jangka panjang untuk bertugas di Giuseppe Meazza.

Melepas Conte merupakan drama terbaik dalam sepak bola Italia. Sebab eks pelatih Chelsea itu keluar setelah mengantarkan timnya juara. Berbeda dengan yang lainnya, kebanyakan mereka didepak lantaran gagal memberikan yang terbaik terhadap klub.

Namun Inter punya alasan sendiri mengapa mereka harus melakukan hal tersebut terhadap Conte. Yakni lantaran kondisi keuangan yang kian menipis sejak pandemi COVID-19.

Beberapa waktu lalu, manajemen Inter telah menghubungi Simone Inzaghi untuk mengisi kursi kepelatihan. Dan hal itu memaksa dirinya untuk segera keluar dari Lazio.

Segera Tinggalkan Lazio

Inter Milan rupanya melakukan pergerakan dengan sangat cepat untuk mendapatkan pengganti Conte. Sebelumnya mereka memang pernah mendekati Simone Inzaghi. Namun pada saat itu, pria 45 tahun tersebut masih menukangi Biancoceleste.

Dan musim ini pun merupakan era yang tepat bagi Nerazzurri. Sebab mereka sangat mudah untuk mendapatkan tanda tangannya. Sebab masa kontrak Inzaghi di Olimpico bakal rampung beberapa bulan mendatang.

Beberapa laporan mengatakan bahwa Inzaghi akan meneken kontrak baru. Namun sepertinya Ia akan beralih pandangan dengan klub yang lebih baik. Sebab Ia sangat ingin membawa Inter berjaya di pentas Liga Champions musim depan.

Tunggu Pengumuman Resmi

Bola.net menyebut bahwa Inter Milan hanya menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkan Simone Inzaghi sebagai pelatih baru.

Akan tetapi beberapa laporan lain mengatakan, keduanya telah mencapai kesepakatan final. Dan kabarnya, Inzaghi akan diperkenalkan secara resmi beberapa hari mendatang.

Terlihat bahwa belakangan ini Inzaghi tertangkap kamera lantaran tengah asyik berada di Milan. Besar kemungkinan bahwa kabar panas itu akan menjadi fakta.

Namun semua itu tergantung keputusan klub. Jika Ia merupakan pelatih resmi Nerazzurri, maka Ia pun bersiap untuk mengembang tanggung jawab yang besar di musim 2021-2022.

Tolak Real Madrid, Massimiliano Allegri Bakal Pulang ke Juventus

BabakTambahan – Teka – Teki masa depan Massimiliano Allegri kini telah terungkap. Pria 53 tahun itu rupanya enggan mengabdikan dirinya untuk melatih Real Madrid musim depan. Kabarnya Ia bakal pulang ke Juventus menggantikan Andrea Pirlo.

Publik sepak bola pun tahu bahwa Massimiliano Allegri telah mengalami masa hiatus sejak musim 2019. Setelah keluar dari kursi kepelatihan Juve, Ia pun memilih untuk menikmati masa liburan.

Sebelumnya sempat ada tawaran menarik dari berbagai klub terbaik Eropa. Namun Massimiliano Allegri enggan untuk menyepakati kontrak tersebut.

Seperti diketahui, manajemen Real Madrid telah mengkonfirmasi pemecatan Zinedine Zidane, Kamis (27/05/2021) waktu setempat.

Pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano mengklaim bahwa Allegri tak kan melatih Los Galacticos. Sebab Ia akan mengulang kesuksesan bersama Bianconeri.

Mencapai Kesepakatan

Romano mengatakan, Si Nyonya Tua dan Massimiliano Allegri telah mencapai kesepakatan untuk melakukan hubungan kerja sama di musim depan.

Sang presiden klub, Andrea Agnelli pun turun tangan sendiri untuk merayu sang mantan allenatore. Keduanya tampak melakukan negosiasi secara intern. Dan hasilnya mereka akan segera mengarungi pentas penuh drama.

Kabarnya pria asal Italia itu akan mendapatkan kontrak jangka panjang dan gaji besar melebihi yang telah didapatkan sebelumnya.

Kalah Saing

Romano juga mengklaim bahwa manajemen El Real terlalu lama untuk melakukan pendekatan terhadap Massimiliano Allegri. Mereka kalah saing dengan raksasa Juventus.

Sebelumnya, Allegri sempat menunggu tawaran dari Los Blancos. Akan tetapi, mereka lebih memilih untuk mempertahankan Zidane. Naasnya, pelatih asal Prancis itu gagal memberikan gelar bagi klub musim ini.

Allegri yang merasa jasanya digantung oleh presiden klub Florentino Perez pun tak ingin ambil pusing. Sehingga dirinya memutuskan untuk bereuni dengan mantan timnya.

Pemecatan Pirlo

Kabar tentang pemecatan Andrea Pirlo makin memanas hingga detik ini. Sebab sang pelatih tidak mampu mempersembahkan yang terbaik di musim ini.

Romano mengindikasikan bahwa Bianconeri akan segera memutus kontrak dengan Pirlo sebelum jendela transfer Juni dibuka.

Kemudian mereka akan segera meresmikan Allegri sebagai pelatih utama Juventus.

Sempat Mati Suri, Kini Fernando Torres Bangkit Kembali

BabakTambahan – Mantan Striker Atletico Madrid, Fernando Torres telah mengejutkan publik sepak bola dunia. Sempat mati suri dalam satu musim, kini pemain asal Spanyol itu akan bangkit kembali dan siap mengolah si kulit bundar.

Seperti diketahui, Fernando Torres telah menutup karirnya bersama klub Jepang, Sagan Tosu Agustus 2019 silam. Kemudian Ia menghilang dari pentas sepak bola lantaran berlatih tinju.

Uniknya lagi, kini kondisi tubuh Fernando Torres semakin gagah dan berotot. Pria 37 tahun itu kerap berlatih di gym agar terlihat lebih kuat.

Bola.net, melaporkan bahwa dirinya pun siap menghijaukan dunia sepak bola di musim depan.

Perjalanan Singkat Torres

Pada tahun 2001, Fernando Torres memulai debut perdananya bersama klub terbaik La Liga, Atletico Madrid. Ia menghabiskan masa baktinya bersama Los Colchoneros selama 6 musim.

Di musim 2007-2008, Torres memilih pergi dari Wanda Metropolitano lantaran ingin menjajal atmosfir yang cukup panas. Kemudian Liverpool merekrutnya sebagai pemain inti.

Saat bermain di Anfield Stadium, El Nino pun menjelma sebagai monster dan predator terbaik EPL.

3 tahun berselang, Ia pun hijrah ke klub rival, Chelsea. Di awal musim 2014, Torres menjajal kekuatan AC Milan hingga akhir musim 2016.

Lalu Ia kembali pulang ke Atletico hingga musim 2018. Dan setahun kemudian Ia menetap di Sagan Tosu hingga memutuskan pensiun.

Bakal Merumput Lagi

Setelah lebih dari satu setengah tahun meninggalkan atmosfir sepak bola profesional. Kini Fernando Torres telah membuat keputusan, dirinya menyatakan siap mengarungi lapangan hijau.

Sebelumnya Ia sempat memamerkan postingan jersey nomor punggung 9 pada akun Instagram pribadinya. Hal tersebut mengundang perhatian publik bahwa Ia akan segera terjun ke pentas penuh drama.

Terlepas dari itu, Ia pun menuliskan pesan yang berisi tentang klub mana yang akan diperkuat. Akan tetapi, Ia masih tutup mulut soal tim tersebut.

“Salah satu cara saya untuk memahami kehidupan yaitu bermain. Maka dari itu saya akan mengumumkan tujuan terakhir saya hari Jumat,” tulisnya.